Bisakah Sembuh dari Penyakit Dengan Kekuatan Pikiran?

Oleh

Pernahkah Anda mendengar tentang ‘the power of dream’ atau ‘kekuatan mimpi’? Sesungguhnya pikiran kita hebat. Ketika kita percaya bisa meraih suatu hal, hal tersebut bisa terjadi. Tahukah Anda bahwa kita bisa mengandalkan pikiran kita untuk menyembuhkan penyakit yang kita derita? Terdengar klise? Faktanya, di dunia medis pun, kekuatan pikiran terhadap kesembuhan sudah diteliti lebih lanjut oleh para ahli. Berikut ini penjelasannya.

Apa  itu penyembuhan dengan kekuatan pikiran?

Kesembuhan bisa didapat dengan mengandalkan metode pikiran-tubuh atau mind-body. Metodenya adalah dengan mengandalkan pikiran dan emosi untuk mempengaruhi kesehatan tubuh. Jangan salah, pengobatan ini telah diaplikasikan semenjak dahulu kala, seperti pada pengobatan tradisional Cina atau pengobatan Ayurvedic. Berbeda dengan pengobatan yang dari Barat, pengobatan tradisional tersebut menghubungkan kaitan antara pikiran dan tubuh.

BACA JUGA: Pikiran yang Positif Bisa Membantu Penyembuhan Penyakit Hati

Kalau begitu, mengandalkan kekuatan pikiran termasuk ke dalam pengobatan tradisional? Tidak juga. Pada tahun 1964, psikiater George Salomon menemukan bahwa seorang pasien yang menderita rematik arthritis semakin memburuk ketika mereka depresi.  Salomon menginvestigasi dampak dari emosi terhadap sistem kekebalan tubuh, ia menemukan adanya kaitan antara psikologi, saraf, dan imunitas.

Pikiran-tubuh mulai dianalisis lebih lanjut pada tahun 1975 ketika Robert Ader, seorang psikolog, menunjukkan bahwa mental dan emosional dapat mempengaruhi sistem tubuh. Kita sering mendengar bahwa ketika seseorang stres, ia menunjukkan gejala perubahan fisik. Sama halnya ketika kita berpikir bahwa kita akan sembuh dari penyakit, tubuh pun akan merefleksikan apa yang berasal dari pikiran.

BACA JUGA: Hubungan Antara Asma, Pikiran, dan Tubuh

Bagaimana pikiran bekerja dalam mempengaruhi kesembuhan?

Ketika Anda stres secara fisik dan emosi, tubuh akan mengeluarkan hormon stres yang dapat mempengaruhi sistem dan organ tubuh. Saat kita cemas, tidak hanya stres yang menjadi dampaknya, jantung Anda pun akan mengalami gangguan. Stres yang menumpuk dapat menyebabkan depresi, inilah yang membuat tubuh sulit untuk menyembuhkannya sendiri. Perlu Anda ketahui bahwa tubuh memiliki kemampuan alami untuk menyembuhkan diri.

Ketika Anda sakit, tak jarang Anda pun menjadi stres. Mungkin Anda memikirkan keluarga yang mengurusi Anda, biaya pengobatan, masalah di sekolah maupun kantor, hingga pengobatan yang lama. Stres merupakan dampak pikiran negatif. Memang belum ada bukti pasti bahwa pikiran negatif dapat menimbulkan suatu penyakit, namun para peneliti menunjukkan bahwa emosi negatif merupakan hal yang tidak sehat jika dibiarkan. Peneliti juga tidak tahu pasti penjelasan ilmiah mengenai cara kerja pikiran positif terhadap kesembuhan seseorang. Intinya adalah, pikiran positif bukan untuk menyelamatkan seseorang, tetapi untuk membentuk kesejahteraan dari dalam jiwa.

BACA JUGA: 4 Langkah Menangani Stres

Penelitian baru-baru ini, yang dikutip situs Psychcentral, melakukan survei pada mahasiswa Hukum pada tahun pertamanya. Pada pertengahan semester, mahasiswa yang optimis menghadapi semester depan, menunjukkan fungsi sel kekebalan tubuh yang lebih baik dibanding dengan mahasiswa yang cemas. Hyphothalamus mampu mentransfer emosi menjadi respon fisik melalui neuropetides (hormon pembawa pesan antara pikiran dan tubuh). Hypothalamus juga mengontrol nafsu makan, level gula darah, temperatur tubuh, adrenal, jantung, paru-paru, pencernaan dan sistem peredaran darah. Tubuh dan pikiran kita memang didesain untuk saling berhubungan. Maka dari itu, saat Anda sakit, hanya pikirkan kesembuhan dan pikiran positif lainnya saja.

Adakah teknik tertentu yang harus dilakukan untuk mempercepat penyembuhan dengan kekuatan pikiran?

Kunci dari mengandalkan kekuatan pikiran adalah pada pikiran itu sendiri. Anda harus melatihnya agar pikiran Anda fokus pada tubuh Anda tanpa adanya distraksi. Beberapa teknik yang bisa dilakukan:

1. Terapi perilaku kognitif

Teknik ini digunakan untuk menolong orang mengenali pikirannya yang buruk. Terapi ini merupakan salah satu jalan menuju terbentuknya pikiran positif, sebab Anda mencoba diajak menyadari tentang apa yang Anda pikirkan.

2. Teknik relaksasi

Ada begitu banyak teknik relaksasi yang dapat Anda aplikasikan. Yang paling terkenal adalah meditasi. Teknik ini juga merupakan suatu untuk menumbuhkan pikiran positif dalam otak Anda. Berikut ini penjelasannya:

BACA JUGA: Menguak Hipnotis, Metode Terapi Yang Sering Disalahartikan

  1. Meditasi: mungkin Anda sering mendengar meditasi mindfulness? Ya, meditasi ini mengajarkan Anda untuk merasa sadar sepenuhnya pada saat ini. Manfaatnya adalah menghindari pikiran Anda lompat ke mana-mana. Pikiran Anda dilatih untuk memikirkan saat ini saja, proses yang terjadi, dan sensasi yang Anda rasakan. Sudah banyak penelitian yang mengaitkan manfaat meditasi dengan kesembuhan. Hal ini akan semakin menguatkan pikiran untuk fokus pada kesembuhan saja, bukan hal yang lain
  2. Hipnosis: Hipnosis merupakan salah satu tahap dari hipnoterapi. Anda akan diberikan sugesti-sugesti positif untuk mengubah pola pikir atau perilaku Anda yang salah. Tentu saja sugesti tersebut tidak asal dimasukkan. Terapis akan membuat Anda dalam keadaan rilaks, sehingga ia dapat memberikan sugesti pada alam bawah sadar Anda

Sumber