4 Alasan Psikologis Mengapa Cinta Bisa Memudar

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 September 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Anda yang punya hobi menonton drama bergenre romantis, pasti pernah membayangkan bahwa cinta Anda dan pasangan akan bertahan selamanya. Atau untuk Anda yang belum menemukan pasangan, pasti pernah berkhayal akan menemukan belahan jiwa yang dapat hidup dan mati bersama. Jatuh cinta tentu adalah hal yang normal untuk setiap orang, namun jangan lupa, jika Anda membicarakan indahnya jatuh cinta, Anda juga harus siap dengan rasa kesedihan akibat cinta memudar.

Ya, rasa cinta Anda kepada pasangan dapat hilang bahkan tanpa bekas. Tidak terkecuali untuk Anda yang terikat di dalam pernikahan. Menurut Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), angka perceraian di Indonesia menempati urutan pertama di Asia Pasifik, jumlahnya meningkat 15-20 persen dari tahun 2010-2015.

Perceraian memang bukan tanda bahwa cinta Anda dengan pasangan sudah memudar, banyak faktor lain yang mempengaruhi, namun jika pernikahan Anda bermasalah biasanya rasa cinta juga akan turut hilang. Ada beberapa alasan yang menyebabkan cinta Anda dan pasangan hilang, berikut adalah 4 alasan mengapa cinta Anda memudar.

1. Realitas kehidupan

Keseharian Anda yang begitu sibuk ternyata sangat berpengaruh dengan kehidupan cinta Anda, karena faktanya banyak pasangan yang tidak bisa membagi waktu dengan baik. Akibatnya, banyak yang merasa bahwa mereka tidak memiliki pasangan untuk berbagi.

Pasangan yang mengalami ini biasanya akan timbul rasa tidak percaya dan jika dibiarkan akan memperburuk keadaan, terutama untuk mereka yang ada di dalam pernikahan. Rasa tidak percaya ini yang akan menimbulkan pikiran negatif terhadap satu sama lain. Hal ini dengan mudah akan menghilangkan rasa cinta kepada pasangan secara perlahan.

2. Komunikasi

Anda yang memiliki kesibukan luar biasa tentu juga memiliki kehidupan cinta. Biasanya untuk Anda yang sibuk, komunikasi sebagian besar menjadi masalah utama. Menurut ahli psikologi Will Meek komunikasi adalah hal yang paling penting tentang bagaimana Anda membagi apa yang sedang Anda pikirkan dan bagaimana Anda memahami perasaan orang lain.

Komunikasi tentu tidak selalu identik dengan bertemu, namun tentang bagaimana Anda mau mendengarkan pikiran dan perasaan pasangan. Jika hal ini tidak berjalan dengan baik, maka Anda dan pasangan tidak bisa memahami pikiran dan perasaan masing-masing. Selanjutnya hal ini akan berpengaruh pada rasa cinta Anda kepada pasangan.

3. Waktu

Dalam hal cinta, tentu perasaan menjadi faktor paling penting. Menurut Lisa Firestone seorang ahli psikoterapi, cinta mungkin tidak menghilang dari kehidupan asmara Anda, namun perasaan cinta terhadap pasangan bisa berubah berdasarkan waktu. Intensitas cinta Anda kepada pasangan bisa sangat berbeda pada saat awal Anda bertemu, dan dapat bertambah ataupun berkurang dari waktu ke waktu hingga perasaan hilang dan cinta Anda terhadap pasangan memudar.

4. Melihat perubahan dalam diri pasangan

Hal ini juga bisa menjadi alasan cinta Anda kepada pasangan menjadi memudar. Saat jatuh cint,a Anda melihat semua hal yang baik dalam diri pasangan. Namun, setelah Anda mengetahui sisi buruk dari pasangan, rasa cinta Anda akan sangat diuji, Anda akan mengalihkan sebagian perasaan Anda terhadap hal yang Anda tidak sukai dari pasangan, dan hal ini sangat mempengaruhi cinta dan hubungan Anda.

Setiap pasangan pasti memiliki cara yang berbeda-beda untuk menghadapi masalah hubungan mereka. Jika Anda sudah menikah tentu perasaan cinta Anda terhadap pasangan yang mulai hilang akan sangat berpengaruh terhadap kehidupan pernikahan Anda. Ada baiknya Anda dan pasangan segera menyelesaikan masalah ini bersama atau menemui orang yang tepat untuk menyelesaikannya.

BACA JUGA

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Tanda Stres yang Sering Tidak Anda Sadari

Gejala-gejala berikut ini sering diabaikan dan dianggap normal, padahal ini adalah tanda jika Anda sedang mengalami stres.

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Hidup Sehat, Psikologi 1 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

5 Hal yang Harus Anda Lakukan Ketika Menyaksikan Bullying

Anda sering melihat bullying tapi tidak tahu harus berbuat apa? Anda ingin menolong korban tapi takut? Cari tahu di sini apa yang harus Anda lakukan!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Psikologi 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Penyakit Mental

Pahami semua tentang penyakit mental mulai dari penyebab, faktor risiko, gejala, hingga bagaimana cara mengatasinya dalam ulasan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 17 September 2020 . Waktu baca 9 menit

3 Cara Melatih Otak Supaya Lebih Percaya Diri

Beberapa literatur mengungkapkan bahwa dengan melatih otak agar percaya diri, kepercayaan diri Anda juga perlahan dapat meningkat.

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Hidup Sehat, Tips Sehat 20 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bahaya cyber bullying

Benarkah Bahaya Cyber Bullying Bisa Memicu Bunuh Diri?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 14 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
menghadapi anak masturbasi

Yang Perlu Ortu Lakukan Saat Memergoki Anak Masturbasi

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 8 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
gerakan senam otak

3 Gerakan Dasar Senam Otak untuk Tingkatkan Fokus dan Kreativitas

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 8 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
bullying pada remaja

Tanda yang Muncul Jika Anak Anda Jadi Korban Bullying

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit