6 Manfaat Sahabat Bagi Kesehatan Kita

Oleh

Manusia adalah makhluk sosial. Dan sebagai makhluk sosial, manusia tidak bisa hidup sendiri. Manusia membutuhkan kebersamaan dalam hidup. Persahabatan merupakan salah satu wujud dari citra manusia sebagai makhluk sosial. Selain memberikan manfaat dalam bentuk kebahagiaan, persahabatan juga memiliki dampak pada kesehatan. Bahkan, memiliki sahabat juga akan membantu Anda untuk bertahan hidup lebih lama.

Berdasarkan sebuah studi, penderita kanker ovarium yang memiliki banyak teman akan mendapatkan manfaat dari kemoterapi lebih efektif dibanding yang tidak; karena pertemanan akan memberikan dukungan sosial yang besar bagi seseorang yang sedang sakit. Selain itu, studi lain juga menemukan bahwa orang dengan sedikit teman cenderung akan meninggal lebih cepat setelah mengalami serangan jantung daripada orang dengan pertemanan yang kuat.

Bagaimana dengan orang yang suka menyendiri? Apakah mereka akan berisiko untuk terserang penyakit atau terjerumus ke hal-hal yang buruk? Jawabannya, bisa saja. Karena faktanya, penggunaan narkoba di kalangan anak muda lebih sering dialami oleh orang-orang yang mengatakan bahwa mereka kesepian. Dalam sebuah studi juga ditemukan bahwa orang yang tidak memiliki jaringan sosial yang baik dan mengaku kesepian akan memiliki respon imun yang rendah. Mereka juga cenderung memiliki kadar hormon stres yang tinggi dalam darah mereka.

Apa saja efeknya pada tubuh jika Anda punya sahabat?

Berikut adalah beberapa bukti akan manfaat pertemanan bagi kesehatan Anda:

1. Jarang sakit

Dalam sebuah studi ditemukan bahwa orang dengan hubungan sosial yang lebih beragam dan kuat, tidak mudah terserang pilek daripada mereka yang secara sosial terisolasi.

2. Tidur Anda akan lebih nyenyak

Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Universitas Chicago, rasa kesepian akan membuat Anda tidur dalam keadaan gelisah sehingga membuat Anda akan lebih sulit tidur. Sebaliknya, orang yang memiliki hubungan sosial yang kuat justru akan lebih mudah untuk dapat tidur dengan nyenyak.

3. Mempertajam pikiran Anda

Menurut beberapa penelitian, memiliki hubungan sosial yang kuat dapat mengurangi risiko penurunan kognitif.

4. Memperpanjang hidup Anda

Orang-orang yang memiliki hubungan sosial yang kuat cenderung akan meninggal sebelum waktunya dari orang-orang yang terisolasi (suka menyendiri). Bahkan, menurut sebuah studi, efek dari adanya hubungan sosial atau pertemanan yang baik pada kehidupan adalah dua kali lebih kuat seperti manfaat dari berolahraga, dan berhenti merokok.

Selain itu, orang dewasa dengan dukungan sosial yang kuat memiliki penurunan risiko berbagai masalah kesehatan yang signifikan, termasuk depresi, tekanan darah tinggi dan indeks massa tubuh yang tidak sehat. Studi bahkan menemukan bahwa orang dewasa yang lebih tua dengan hubungan sosial yang kuat cenderung hidup lebih lama daripada rekan-rekan mereka dengan lebih sedikit.

Penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di Universitas Brigham Young pada tahun 2010 telah membuktikan adanya hubungan antara hubungan sosial dan risiko kematian. Pada studi tersebut mereka menemukan bahwa orang yang memiliki hubungan sosial atau jalinan pertemanan yang kuat akan memiliki peningkatan kelangsungan hidup 50% lebih tinggi dari waktu ke waktu dibandingkan dengan orang dengan hubungan sosial atau jalinan pertemanan yang lemah atau tidak ada.

5. Melawan stres

Teman akan membantu Anda dalam melalui masa-masa sulit. Teman, akan selalu berada di dekat Anda, mendengarkan keluh kesan Anda, atau bahkan akan memberikan solusi atas kesulitan yang Anda hadapi. Hal tersebutlah yang dapat membantu Anda dalam mengurangi beban tantangan kehidupan.

6.Membuat Anda lebih bahagia

Sebuah studi yang dilakukan oleh peneliti Harvard menemukan bahwa orang-orang yang paling ‘terhubung’ atau memiliki hubungan sosial yang kuat adalah termasuk orang yang paling bahagia. Dengan kata lain, orang-orang yang memiliki kontak sosial yang lebih cenderung lebih bahagia. Teman akan membantu Anda menikmati momen sehari-hari sehingga akan meningkatkan kebahagiaan Anda.

Share now :

Direview tanggal: Januari 10, 2017 | Terakhir Diedit: September 6, 2017

Yang juga perlu Anda baca