8 Cara Sederhana untuk Merasa Lebih Bahagia

Oleh

Apakah Anda sudah merasa bahagia? Ketika Anda stres, mungkin Anda tidak ingin melakukan apa-apa, dan hal ini sering kali disalahartikan oleh orang-orang. Mereka berasumsi bahwa Anda hanya sedang sedih, atau malas. Faktanya kurang bahagia dapat membuat Anda tidak merasa bergairah menjalani rutinitas kehidupan. Lalu, apa yang harus dilakukan agar Anda merasa lebih bahagia?

Bagaimana cara agar merasa lebih bahagia?

Melatih otak agar berpikir bahagia memang tidak mudah. Tapi, tahukah Anda bahwa otak bisa disetting ulang agar merasa bahagia? Berikut ini hal-hal sederhana yang bisa Anda lakukan untuk melatih otak agar merasa lebih bahagia:

1. Kendalikan stres Anda

Apakah aktivitas keseharian membuat Anda stres? Stres memang suatu kondisi yang tidak dapat dihindari. Terkadang kita dibuat tertekan oleh banyak hal, seperti pekerjaan, tugas sekolah, rencana pengeluaran harian, mendidik anak-anak, dan hal-hal lainnya. Tanpa kita sadari, tekanan-tekanan yang menumpuk tersebut menjadi besar. Stres yang kita miliki pun tingkatnya tidak lagi rendah. Jika sudah seperti ini, Anda harus mencoba mengurangi stres tersebut, seperti belajar untuk mengatur waktu harian Anda.

Memiliki kendali atas waktu Anda merupakan cara yang efektif untuk mengelola stres. Membuat prioritas apa yang terpenting untuk Anda kerjakan dapat membantu Anda fokus dan meraih hasil yang baik. Jangan lupa luangkan waktu untuk berolahraga dan untuk diri Anda sendiri. Jika stres berasal dari perasaan Anda yang mudah cemas, cobalah untuk latihan meditasi. Melatih pernapasan dapat membuat Anda rileks. Anda juga bisa mengatasi kecemasan dengan membuat sebuah jurnal afirmasi positif.

2. Tuliskan pikiran positif dan negatif Anda

Buat dua kolom pada diary Anda, kolom pertama berisi pikiran negatif, kolom kedua adalah pikiran positif. Ketika Anda memiliki pikiran negatif, tuliskan di kolom negatif di jurnal Anda, lalu tuliskan pikiran positif untuk melawan pikiran negatif yang baru saja terbersit di benak Anda. Contohnya, “Saya pasti gagal dalam ujian ini, tidak mungkin berhasil”, Anda bisa tuliskan balasan pikiran positifnya dengan, “Tidak ada yang tidak mungkin, selama saya berusaha semua pasti bisa, yang terpenting saya usaha dulu, hasilnya biar saja belakangan.” Salah satu kunci keberhasilan afirmasi adalah Anda percaya pada afirmasi tersebut.

3. Jangan lupakan humor, dan nikmati hal yang Anda sukai

Dalam keadaan tertekan, sulit bagi kita untuk melihat hal lain. Tapi, cobalah untuk selalu melihat sisi lucu dari situasi yang terjadi, humor akan membuat Anda merasa lebih baik. Meskipun Anda tidak ingin bercanda, cobalah untuk lebih rileks. Anda tidak harus bercanda dengan orang, yang perlu Anda lakukan adalah memiliki lelucon dari situasi yang sedang terjadi untuk diri Anda sendiri. Namun, jika Anda bisa bercanda dengan orang lain, tentu saja itu juga bagus untuk dilakukan. Humor akan membuat kecemasan yang kita pikirkan menjadi tidak terasa begitu penting. Pastinya, ketika Anda tertawa, atau tersenyum, Anda pun merasa lebih ringan dan bahagia.

Anda juga bisa melakukan sesuatu yang Anda gemari. Kenali hobi Anda, dan lakukan. Hal tersebut baik untuk kesejahteraan emosi Anda. Tidak perlu yang sulit, misalnya Anda bisa menonton pertandingan olahraga yang Anda gemari bersama teman, pijat, main game, pergi dan berdiskusi dengan teman di kedai kopi. Hal-hal mudah tersebut terdengar mudah, namun membawa dampak positif bagi Anda setelahnya.

Cara lainnya adalah mencari tahu bakat Anda, misalnya memasak, atau menari. Fokus pada kemampuan tersebut, sehingga Anda tidak merasa sia-sia. Terkadang kesedihan datang karena Anda tidak yakin Anda bisa melakukan sesuatu.

Jika Anda berpikir bahwa Anda tak memiliki waktu untuk itu mengasah bakat Anda, mungkin pengaturan waktu Anda masih belum baik. Cobalah untuk mengaturnya dan cari tahu apakah Anda bisa mendapatkan pencapaian baru. Tapi, ada hal yang perlu Anda hindari, yaitu kesenangan semu. Anda mungkin akan menikmatinya di awal, tetapi membuat perasaan Anda lebih buruk setelahnya, contohnya meminum banyak alkohol, atau memakan makanan cepat saji secara berlebihan.

4. Tingkatkan kepercayaan diri Anda

Perlakukan diri Anda dengan cara yang sama seperti Anda memperlakukan teman yang Anda sayangi, dengan positif dan jujur, itu adalah langkah terbaik untuk meningkatkan kepercayaan diri. Ketika Anda tidak percaya diri, kecemasan pun akan bertambah, sehingga Anda tidak merasa bahagia. Katakan sesuatu yang positif tentang diri Anda setiap hari. Cobalah untuk melihat sisi baik dari permasalahan yang terjadi, contohnya daripada Anda menyalahkan diri sendiri karena tidak mendapat pekerjaan, lebih baik Anda menyusun strategi agar wawancara lain waktu akan jauh lebih baik. Sisi baik dari kegagalan wawancara tersebut adalah latihan untuk lebih percaya diri dalam mempresentasikan diri sendiri

5. Batasi asupan alkohol

Alkohol mungkin hal yang menggoda saat Anda menjalani hari-hari yang berat, sebab alkohol mampu membuat ‘mati rasa’ perasaan sakit atau tertekan. Tapi, perlu Anda ketahui, alkohol juga dapat membuat Anda menjadi agresif dan merasa mudah marah. Jika sudah begitu, bukan bahagia yang Anda dapatkan, perasaan yang lebih buruk mungkin akan memperparah situasi Anda.

6. Pilihlah makanan untuk diet yang seimbang

Makanan sehat yang cukup dapat membuat Anda lebih bahagia dan membuat emosi Anda menjadi lebih kuat. Diet sehat adalah sesuatu positif yang baik untuk dilakukan. Dengan melakukan hal positif, Anda dapat meningkatkan kepercayaan diri juga. Selain itu, diet yang baik juga dapat membantu kinerja otak untuk bekerja lebih efisien. Tugas Anda tidak perlu menumpuk, sehingga dapat membuat Anda bisa melakukan hal-hal lain yang membuat Anda bahagia.

7. Tidur yang cukup

Kurang tidur akan membuat tubuh memproduksi hormon stres dan hormon lapar. Inilah alasan kurang tidur dapat membuat nafsu makan Anda bertambah. Anda mungkin tidak akan senang dampak dari makan tak terkendali pada malam hari. Tidur yang cukup dapat membuat metabolisme tubuh Anda bekerja dengan benar, suasana hati pun tidak kacau.

8. Beri reaksi positif

Terkadang yang membuat Anda tidak bahagia adalah cara Anda bereaksi. Reaksi adalah bagian dari kebiasaan berpikir. Beberapa orang merasa tidak bahagia ketika melihat orang lain bahagia. Anda bisa berhati-hati dalam memilih reaksi. Coba tanyakan pada diri Anda? Bagaimana ketika Anda mendapat pujian? Bagaimana ketika Anda dimanfaatkan oleh orang? Ketika Anda merasa sedih karena orang lain, Anda bisa mengabaikan orang tersebut dari pada larut dalam dendam. Mengabaikan bukan berarti Anda berpura-pura tidak melihat kebenaran. Mengabaikan membuat pikiran Anda terhindar dari pikiran negatif.

BACA JUGA:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca