3 Dampak Merugikan yang Muncul Saat Anda Benci Kepada Diri Sendiri

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 11/12/2019
Bagikan sekarang

Perasaan benci terhadap diri sendiri merupakan emosi yang mengganggap diri Anda tidak cukup baik dan bernilai di dunia ini. Emosi ini mungkin sering kali muncul ketika Anda membandingkan diri dengan orang lain yang terlihat lebih mahir atau bahagia di kehidupannya. Di balik perasaan tersebut, ada bahaya tersembunyi yang dapat memengaruhi hidup Anda dan orang lain. Apa saja bahaya tersebut?

Dampak yang muncul akibat benci terhadap diri sendiri

Kebencian merupakan salah satu bentuk emosi yang cukup kuat dan bisa bertahan lama pada seseorang, bahkan kepada diri sendiri.

Bentuk emosi ini termasuk racun dalam kehidupan Anda yang bisa memengaruhi kesehatan fisik dan jiwa. Berikut dampak yang muncul mulai dari makan berlebihan sampai merusak hubungan:

1. Makan secara berlebihan

penyebab makan berlebihan

Salah satu bahaya yang bisa ditimbulkan dari kebencian terhadap diri sendiri adalah makan berlebihan. 

Seperti yang dilansir dari Psychology Today, orang yang mempunyai kelainan makan, seperti makan berlebihan atau anoreksia ternyata memiliki alasan tertentu.

Misalnya, Anda tidak terlalu peduli dengan kesehatan, penampilan, dan gaya hidup. Makanan digunakan sebagai media untuk menambah rasa benci dan menghukum diri sendiri. 

Alih-alih menggunakannya sebagai asupan energi untuk tubuh, makanan digunakan sebagai pelampiasan akan kebencian tersebut. 

Suara-suara di kepala Anda mungkin mensugesti Anda untuk menghukum diri dengan makan berlebihan. Perilaku ini mungkin dilakukan karena Anda merasa tidak bernilai dan berguna.

2. Tidak percaya diri dan insecure

pola pikir tidak bahagia sedih depresi stres pusing

Selain makan berlebihan, benci terhadap diri sendiri juga menyebabkan perasaan insecure dan tidak percaya diri terus muncul. 

Pasalnya, perasaan benci ini dapat muncul akibat terlalu sering mengkritik diri sendiri.

Akibatnya, ketika Anda terlalu sering mendengarkan kritikan tersebut, perasaan tidak aman dan ketidakpercayaan diri pun akan terus timbul. 

Misalnya, ketika Anda menerima pujian, Anda merasa tidak berhak mendapatkan pujian tersebut karena kurang percaya diri.

Padahal, usaha dan kerja keras Anda selama inilah yang membuat orang lain memberikan pujian tersebut. 

3. Merusak hubungan dengan yang mencintai Anda

menjalin hubungan

Salah satu dampak yang cukup berbahaya saat Anda benci terhadap diri sendiri adalah rusaknya hubungan dengan orang yang menyayangi Anda. 

Pada saat Anda membenci diri sendiri, secara tidak langsung perasaan bahwa Anda tidak berhak menerima kasih sayang dari orang lain pun muncul.

Kebencian tersebut akan terus tumbuh, sehingga Anda kesulitan menerima cinta dari orang lain. 

Dampak ini mungkin disebabkan oleh salah satu faktor yang menyebabkan Anda membenci diri sendiri, misalnya trauma masa kecil. 

Contoh, anak yang mengalami kekerasan emosional dari orangtua atau keluarganya biasanya merasa tidak berharga.

Hal ini mungkin disebabkan oleh ucapan yang terlontar dari mulut orangtuanya sendiri, seperti merasa menyesal karena telah melahirkan anak seperti ini. 

Akibatnya, kata-kata tersebut terus terngiang dalam pikirannya dan berkembang menjadi kebencian terhadap dirinya sendiri.

Pada akhirnya, orang yang membenci diri sendiri mungkin terjebak dalam lingkaran setan.

Tidak dapat menerima kasih sayang dari orang lain, sehingga cenderung memilih teman atau pasangan yang sering tidak menghargainya. 

Mulai sekarang, cobalah untuk mengurangi perasaan benci terhadap diri sendiri karena hanya akan memperburuk kualitas hidup Anda.

Jika Anda merasa kesulitan untuk mengurangi dan menghentikannya, sebaiknya konsultasikan dengan terapis atau ahlinya untuk mendapat solusi terbaik.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Cara Efektif Meredam Bisikan Hati yang Suka Mengkritik Diri Sendiri

Suka mengkritik diri sendiri boleh, tapi jangan berlebihan hingga akhirnya bikin depresi. Berhenti jadi musuh dalam selimut bagi diri sendiri!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini

5 Tanda Anda Terjebak Dalam Hubungan Asmara yang Tak Sehat

Hubungan yang tidak sehat biasanya tidak diakui oleh orang yang mengalaminya. Nah, untuk membantu hal tersebut, berikut siklus untuk mengenalinya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi

Tidak Percaya Diri Saat Harus Berbicara Dengan Orang Lain? Yuk, Coba 4 Tips Ini!

Anda termasuk orang yang takut atau tidak percaya diri saat harus berbicara dengan orang lain? Yuk, latih cara berkomunikasi Anda lewat tips berikut ini!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri

Pasangan Tidak Percaya Diri? 4 Cara Ini Bisa Bantu Kembalikan Semangatnya

Masalah-masalah tertentu kadang bikin pasangan tidak percaya diri. Jangan ikut sedih, yuk, bantu si dia kembali PD dan semangat dengan cara mudah ini!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri

Direkomendasikan untuk Anda

demam panggung

Mengenal Istilah ‘Demam Panggung’ dan Cara Menghadapinya

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 10/03/2020
alexithymia adalah

Mengenal Alexithymia, Kondisi yang Bikin Anda Susah Ungkapkan Emosi

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 16/12/2019
membenci diri sendiri

Mengapa Ada Orang yang Membenci Dirinya Sendiri? Plus Cara Menghentikannya

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 30/11/2019
menyalahkan diri sendiri

Mengapa Ada Orang yang Suka Menyalahkan Diri Sendiri?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 08/09/2019