3 Dampak Merugikan yang Muncul Saat Anda Benci Kepada Diri Sendiri

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 11 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Perasaan benci terhadap diri sendiri merupakan emosi yang mengganggap diri Anda tidak cukup baik dan bernilai di dunia ini. Emosi ini mungkin sering kali muncul ketika Anda membandingkan diri dengan orang lain yang terlihat lebih mahir atau bahagia di kehidupannya. Di balik perasaan tersebut, ada bahaya tersembunyi yang dapat memengaruhi hidup Anda dan orang lain. Apa saja bahaya tersebut?

Dampak yang muncul akibat benci terhadap diri sendiri

Kebencian merupakan salah satu bentuk emosi yang cukup kuat dan bisa bertahan lama pada seseorang, bahkan kepada diri sendiri.

Bentuk emosi ini termasuk racun dalam kehidupan Anda yang bisa memengaruhi kesehatan fisik dan jiwa. Berikut dampak yang muncul mulai dari makan berlebihan sampai merusak hubungan:

1. Makan secara berlebihan

penyebab makan berlebihan

Salah satu bahaya yang bisa ditimbulkan dari kebencian terhadap diri sendiri adalah makan berlebihan. 

Seperti yang dilansir dari Psychology Today, orang yang mempunyai kelainan makan, seperti makan berlebihan atau anoreksia ternyata memiliki alasan tertentu.

Misalnya, Anda tidak terlalu peduli dengan kesehatan, penampilan, dan gaya hidup. Makanan digunakan sebagai media untuk menambah rasa benci dan menghukum diri sendiri. 

Alih-alih menggunakannya sebagai asupan energi untuk tubuh, makanan digunakan sebagai pelampiasan akan kebencian tersebut. 

Suara-suara di kepala Anda mungkin mensugesti Anda untuk menghukum diri dengan makan berlebihan. Perilaku ini mungkin dilakukan karena Anda merasa tidak bernilai dan berguna.

2. Tidak percaya diri dan insecure

pola pikir tidak bahagia sedih depresi stres pusing

Selain makan berlebihan, benci terhadap diri sendiri juga menyebabkan perasaan insecure dan tidak percaya diri terus muncul. 

Pasalnya, perasaan benci ini dapat muncul akibat terlalu sering mengkritik diri sendiri.

Akibatnya, ketika Anda terlalu sering mendengarkan kritikan tersebut, perasaan tidak aman dan ketidakpercayaan diri pun akan terus timbul. 

Misalnya, ketika Anda menerima pujian, Anda merasa tidak berhak mendapatkan pujian tersebut karena kurang percaya diri.

Padahal, usaha dan kerja keras Anda selama inilah yang membuat orang lain memberikan pujian tersebut. 

3. Merusak hubungan dengan yang mencintai Anda

menjalin hubungan

Salah satu dampak yang cukup berbahaya saat Anda benci terhadap diri sendiri adalah rusaknya hubungan dengan orang yang menyayangi Anda. 

Pada saat Anda membenci diri sendiri, secara tidak langsung perasaan bahwa Anda tidak berhak menerima kasih sayang dari orang lain pun muncul.

Kebencian tersebut akan terus tumbuh, sehingga Anda kesulitan menerima cinta dari orang lain. 

Dampak ini mungkin disebabkan oleh salah satu faktor yang menyebabkan Anda membenci diri sendiri, misalnya trauma masa kecil. 

Contoh, anak yang mengalami kekerasan emosional dari orangtua atau keluarganya biasanya merasa tidak berharga.

Hal ini mungkin disebabkan oleh ucapan yang terlontar dari mulut orangtuanya sendiri, seperti merasa menyesal karena telah melahirkan anak seperti ini. 

Akibatnya, kata-kata tersebut terus terngiang dalam pikirannya dan berkembang menjadi kebencian terhadap dirinya sendiri.

Pada akhirnya, orang yang membenci diri sendiri mungkin terjebak dalam lingkaran setan.

Tidak dapat menerima kasih sayang dari orang lain, sehingga cenderung memilih teman atau pasangan yang sering tidak menghargainya. 

Mulai sekarang, cobalah untuk mengurangi perasaan benci terhadap diri sendiri karena hanya akan memperburuk kualitas hidup Anda.

Jika Anda merasa kesulitan untuk mengurangi dan menghentikannya, sebaiknya konsultasikan dengan terapis atau ahlinya untuk mendapat solusi terbaik.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Alexithymia, Kondisi yang Bikin Anda Susah Ungkapkan Emosi

Bagi orang-orang yang mengalami alexithymia, mengungkapkan emosi adalah suatu tantangan tersendiri. Apa itu alexithymia, dan bisakah diatasi?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 16 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit

Mengapa Ada Orang yang Membenci Dirinya Sendiri? Plus Cara Menghentikannya

Membenci diri sendiri adalah sebuah perasaan yang berpengaruh cukup besar terhadap hidup seseorang. Segera cari tahu penyebab dan cara atasinya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Psikologi 30 November 2019 . Waktu baca 6 menit

Mengapa Ada Orang yang Suka Menyalahkan Diri Sendiri?

Hampir semua orang pasti pernah menyalahkan diri sendiri ketika menghadapi sebuah masalah. Mengapa fenomena pelecehan emosional itu terus terjadi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Psikologi 8 September 2019 . Waktu baca 3 menit

3 Cara Efektif Meredam Bisikan Hati yang Suka Mengkritik Diri Sendiri

Suka mengkritik diri sendiri boleh, tapi jangan berlebihan hingga akhirnya bikin depresi. Berhenti jadi musuh dalam selimut bagi diri sendiri!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Psikologi 11 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

melatih otak agar percaya diri

3 Cara Melatih Otak Supaya Lebih Percaya Diri

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 20 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit
manfaat menulis jurnal mental

3 Manfaat Menulis Jurnal untuk Kesehatan Mental dan Cara Memulainya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 7 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit
kecerdasan emosional terlalu tinggi

5 Dampak Memiliki Kecerdasan Emosional yang Terlalu Tinggi

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 6 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
demam panggung

Mengenal Istilah ‘Demam Panggung’ dan Cara Menghadapinya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 10 Maret 2020 . Waktu baca 6 menit