Perlukah Mencukur Rambut Kemaluan Pria?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 6 September 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Salah satu cara yang dilakukan pria untuk menjaga kebersihan tubuh adalah dengan mencukur rambut kemaluan. Namun, apakah sebenarnya mencukur rambut kemaluan pria itu perlu dilakukan? Apakah ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum mencukur? Simak ulasannya di bawah ini.

Yang harus diketahui tentang rambut kemaluan pria

Sebelum mengetahui apakah pria perlu mencukur rambut kemaluan, ada baiknya Anda memahami beberapa hal mengenai rambut kemaluan pria:

1. Tidak bisa mencegah penyakit seks menular

Banyak orang yang mengira bahwa dengan membiarkanrambut kemaluan tumbuh dapat mencegah kemungkinan terjangkit infeksi menular seksual.

Sesungguhnya, hal ini tidak sepenuhnya benar. Rambut kemaluan yang terlalu lebat justru berpotensi menjadi sarang berkembangbiaknya bakteri dan kuman.

Sayangnya, masih banyak orang yang menyangka bahwa rambut dapat melindungi kemaluan dari kutil kelamin. Padahal, dikutip dari Women’s Health, peluang virus HPV berkembang pada rambut kemaluan justru lebih tinggi.

2. Tidak memengaruhi kenikmatan seksual

Selain itu, banyak orang berpendapat bahwa mencukur rambut kemaluan pria penting untuk kenikmatan saat berhubungan seksual. Katanya, rambut kemaluan menyebabkan gesekan berlebih pada saat sedang berhubungan seksual.

Beberapa perempuan merasa bahwa rambut kemaluan pria menyebabkan penetrasi penis ke dalam vagina terasa kurang maksimal, sehingga seks tidak terlalu nikmat.

Padahal, sebenarnya hal tersebut hanya masalah preferensi. Banyak juga yang tetap menikmati hubungan seks meski pria memiliki rambut kemaluan.

Lagi pula, kenikmatan seks lebih dipengaruhi oleh rangsangan yang diberikan sebelum seks dimulai.

3. Tidak semua wanita suka pria yang rambut kemaluannya dicukur

Mungkin salah satu alasan Anda ingin mencukur rambut kemaluan adalah untuk estetika dan memikat wanita, terutama ketika berhubungan seksual.

Nyatanya, belum tentu semua wanita menyukai pria yang mencukur rambut kemaluan hingga habis. Beberapa wanita justru merasa lebih terangsang saat melihat pria dengan rambut kemaluan yang tebal.

Jadi, apakah pria perlu mencukur rambut kemaluan?

Setelah mengetahui beberapa hal penting mengenai rambut kemaluan pria, mungkin Anda masih bertanya-tanya apakah penting bagi pria untuk mencukur rambut kemaluan.

Jawabannya, semua tergantung pada kenyamanan dan preferensi Anda. Jika Anda merupakan orang yang lebih memerhatikan estetika dan menyukai bagian kemaluan Anda bebas dari rambut halus, sah-sah saja mencukurnya.

Begitu juga sebaliknya, apabila Anda memutuskan untuk tidak mencukur, Anda sudah tahu bahwa peluang untuk terkena penyakit menular seksual lebih tinggi.

Maka dari itu, Anda harus memberikan perhatian ekstra pada rambut kemaluan yang tidak Anda cukur. Caranya adalah dengan rajin membersihkan dan menjaganya agar tetap kering, sehingga kuman dan bakteri enggan bersarang di sana.

Anda juga dapat mendiskusikan hal ini dengan pasangan Anda. Tanyakan apakah dia lebih menyukai kemaluan Anda bersih dari bulu, atau ternyata dia akan meminta Anda membiarkan rambut kemaluan Anda tumbuh apa adanya.

Sekali lagi, tidak ada aturan pakem yang mengharuskan pria mencukur rambut kemaluan atau tidak. Hal ini tergantung pada pilihan dan selera masing-masing.

Cara mencukur rambut kemaluan pria

Apabila setelah ini Anda tetap memutuskan untuk memiliki kemaluan bebas dari rambut, Anda perlu memahami bagaimana cara mencukur rambut kemaluan pria yang tepat dan aman.

Berikut adalah langkah-langkah yang perlu Anda perhatikan:

  • Memotong rambut kemaluan dengan gunting terlebih dahulu
  • Mandi dengan air hangat
  • Gunakan sabun atau scrub berbahan lembut
  • Mulai mencukur dengan mata pisau yang tajam, hindari pisau cukur yang tumpul
  • Cukur ke arah rambut tumbuh
  • Keringkan area yang dicukur dengan handuk, jangan digosok terlalu kasar
  • Gunakan lotion yang ringan atau aftershave di area yang sudah dicukur

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Seberapa Sering Pria Harus Mencukur Jenggot dan Kumis?

Untuk pria, idealnya mencukur bulu jenggot dan kumis harus seberapa sering, sih? Simak jawabannya pada artikel berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Pria, Hidup Sehat 5 Desember 2019 . Waktu baca 3 menit

Jangan Terlalu Sering Dicukur, Ini Fungsi Bulu Kemaluan Bagi Kesehatan

Tak ada salahnya mencukur bulu kemaluan, tapi melakukannya terlalu sering dapat menghilangkan fungsi bulu kemaluan itu sendiri. Apa saja fungsinya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Perawatan Kewanitaan 28 November 2019 . Waktu baca 3 menit

Mencukur Atau Membiarkan Bulu Kemaluan? Kenali Dulu Manfaat dan Bahayanya

Mencukur bulu kemaluan ataupun membiarkannya tumbuh, keduanya memiliki manfaat dan bahaya masing-masing. Lantas, mana yang harus Anda pilih?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 10 November 2019 . Waktu baca 3 menit

Apakah Perlu Merawat Kebersihan Vagina Dengan Facial Vagina?

Belakangan ini hadir sebuah tren baru untuk membersihkan vagina yang disebut facial vagina alias vajacial. Seperti apa caranya, dan apakah aman?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 22 Juni 2018 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mencegah mimpi basah saat puasa

3 Cara Jitu Mencegah Mimpi Basah Saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 24 April 2020 . Waktu baca 6 menit
cara bercukur yang benar

Dari Ketiak Hingga Rambut Kemaluan, Ini Cara Bercukur yang Benar

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 6 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit
mewarnai rambut kemaluan

Mewarnai Rambut Kemaluan, Amankah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit

4 Jenis Masker Pria untuk Wajah yang Lebih Cerah dan Bebas Jerawat

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 9 Desember 2019 . Waktu baca 5 menit