Berapa Kali Harus Ganti Pembalut Saat Sedang Menstruasi?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Setiap bulan pasti setiap wanita mengalami menstruasi atau haid. Pada saat ini terjadi perubahan hormon dalam tubuh yang membuat wanita juga bisa mengalami perubahan mood. Ini merupakan suatu hal yang wajar terjadi. Tapi, saat menstruasi datang, apa Anda yakin sudah benar dalam menjaga kebersihan organ intim Anda? Coba, berapa kali Anda ganti pembalut dalam sehari?

Berapa kali harus ganti pembalut?

Pembalut tidak bisa dilepaskan saat Anda menstruasi. Benda ini membantu Anda dalam menampung dan menyerap darah haid yang keluar dari vagina Anda. Setiap orang mungkin mempunyai aliran darah haid yang berbeda setiap harinya, sehingga memengaruhi pemilihan pembalut yang mereka pakai.

Tapi, bagaimanapun bentuk, panjang, dan ketebalan pembalut yang Anda pilih, pastikan Anda secara teratur mengganti pembalut yang Anda pakai. Pembalut yang tak kunjung diganti dapat menimbulkan bau dan infeksi dari bakteri dari darah haid. Selain itu, jika aliran darah Anda sangat banyak sementara pembalut sudah tidak mampu menampungnya, hal ini dapat menyebabkan kebocoran. Tentu, bukan hal yang Anda inginkan, bukan?

Untuk itu, kenali seberapa deras aliran darah Anda. Jika aliran darah deras dan pembalut yang Anda pakai tidak cukup banyak menyerap darah Anda, Anda mungkin harus ganti pembalut lebih sering. Sementara, waktu yang disarankan untuk Anda ganti pembalut adalah setiap 4-6 jam pemakaian. Artinya, dalam sehari sebaiknya Anda ganti pembalut sebanyak 4-6 kali.

vagina wangi dan segar

Bagaimana cara membersihkan vagina saat haid?

Tidak hanya mengganti pembalut secara teratur, membersihkan vagina saat haid juga tak kalah pentingnya. Namun, jangan sembarangan dalam membersihkan vagina. Vagina cukup dibersihkan dengan sabun polos dan air saat mandi. Setidaknya, bersihkanlah vagina saat haid lebih dari sekali untuk menjaga kesehatan vagina.

Pilihlah sabun untuk membersihkan vagina yang tidak mengandung pewangi dan antiseptik. Kandungan tersebut dapat memengaruhi keseimbangan bakteri dan tingkat pH vagina, dan bahkan bisa menyebabkan iritasi pada beberapa orang.

Sabun wangi untuk membuat vagina Anda menjadi wangi sebenarnya tidak Anda perlukan. Bau vagina bisa dihindari cukup dengan membersihkan vagina secara rutin. Bahkan, membersihkan vagina dengan air hangat saja sebenarnya sudah cukup. Perlu Anda ketahui, vagina bisa membersihkan dirinya sendiri dengan cairan yang dihasilkannya. Sehingga, sabun dengan antiseptik juga tidak Anda perlukan.

Bersihkan area vagina dengan baik sebelum ganti pembalut. Saat haid, darah bisa masuk ke ruang-ruang kecil di sekitar area vagina, sehingga penting bagi Anda untuk membersihkan vagina dan labia. Juga, bersihkan area perineum, yaitu area sekitar vagina dan anus.

Satu lagi, jangan salah langkah dalam membersihkan vagina. Anda harus membersihkan vagina dengan arah dari vagina ke anus, jangan sebaliknya. Membersihkan dengan arah dari anus ke vagina memungkinkan bakteri dari anus bisa masuk ke dalam vagina dan uretra. Sehingga, hal ini bisa saja menyebabkan infeksi.

Waspada dengan ruam pada kulit

Ruam bisa terjadi saat Anda menstruasi, terutama jika aliran darah sedang deras. Hal ini bisa terjadi karena pembalut sudah banyak menampung darah, sudah lama dipakai, dan menimbulkan gesekan dengan paha.

Untuk menghindari hal ini, sebaiknya jaga agar daerah vagina Anda tetap kering selama menstruasi dan ganti pembalut Anda secara teratur. Anda juga bisa mengoleskan salep antiseptik setelah mandi atau sebelum tidur di sekitar daerah ruam.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tidak Semua Perawatan Vagina Baik untuk Kesehatan, Ini 4 yang Bahaya

Siapa sangka ada beberapa perawatan vagina yang bisa menimbulkan bahaya bagi kesehatan organ intim wanita tersebut? Yuk, kenali apa saja!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 31 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit

Apa Saja Penyebab dan Cara Mengatasi Migrain Saat Haid?

Siklus bulanan seperti haid tidak hanya membuat perut terasa kram, tapi juga bisa menyebabkan migrain. Simak penyebab migrain saat haid di bawah ini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Nyeri Kronis, Health Centers 18 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit

Apakah Masker Vagina Aman untuk Digunakan? Ini Jawabannya

Tidak sekadar mengikut tren, penggunaan masker vagina sebaiknya dilakukan dengan hati-hati. Apa sebenarnya masker vagina? Apakah produk ini aman?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 29 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Berapa Lama Masa Pakai Menstrual Cup?

Menggunakan menstrual cup lebih hemat biaya dan ramah lingkungan. Namun, sebenarnya berapa lama masa pakai menstrual cup yang ideal?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 25 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

menghadapi anak masturbasi

Yang Perlu Ortu Lakukan Saat Memergoki Anak Masturbasi

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 8 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
pubertas atau masa puber

Ciri-Ciri Pubertas pada Remaja Perempuan dan Laki-laki

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 20 September 2020 . Waktu baca 12 menit
kista ovarium harus dioperasi

Kapan Kista Ovarium Dianggap Bahaya dan Harus Dioperasi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 9 September 2020 . Waktu baca 4 menit
bercak darah saat tidak sedang haid

Ada Bercak Darah Saat Tidak Sedang Haid? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 14 Juli 2020 . Waktu baca 3 menit