Ketahui Bahaya Kandungan Gula dalam Minuman Bersoda

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 November 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Tampilan buih gelembung soda yang terlihat menyegarkan, kadang membuat seseorang jadi tidak tahan untuk tidak minum minuman bersoda. Sensasi menggelitik di tenggorokkan juga sering membuat orang jadi ingin minum soda di cuaca terik.  Akan tetapi tahukah Anda, bahwa minuman kaleng soda yang Anda biasa minum itu menyimpan bahaya besar untuk tubuh Anda? Apa saja bahaya minum soda untuk kesehatan?

Fakta minum minuman soda

Di Amerika, sumber kalori terbesar yang didapat masyarakatnya bukan dari sayuran, roti, pasta, atau burger, melainkan dari minuman bersoda. Rata-rata orang Amerika mengonsumsi 2 botol soda per hari. Hal ini sudah menjadi sebuah rahasia umum Kebiasaan ini sama dengan mengonsumsi 18-20 sendok teh gula hanya dari 2 kaleng minuman.

Dalam minuman soda ukuran kecil 350 ml setara dengan 100 kalori, 40 gram gula, atau 9 sendok teh gula. Padahal , asupan gula per hari untuk tubuh normalnya berkisar 4 sendok teh saja.

Dalam 20 tahun terakhir, konsumsi gula telah meningkat. Dalam waktu sesingkat itu, konsumsi gula di Amerika Serikat telah naik 519% (dari 11 kg menjadi 61 kg gula per orang per tahun).

Hubungan antara kenaikan konsumsi gula dan penyakit kronis seperti seperti diabetes, gangguan metabolisme, hipoglikemia, candidiasis, atau lemahnya sistem imun juga jadi sangat umum terjadi.

Selain itu, faktanya minum minuman yang mengandung pemanis akan meningkatkan risiko penyakit jantung sebanyak 20%. Harvard School of Public Health menemukan bahwa risiko ini meningkat seiring dengan meningkatnya konsumsi gula.

Bagaimana kalau diganti dengan diet soda rendah kalori?

mengonsumsi diet soda baik atau buruk

Diet Soda atau minuman bersoda yang rendah kalori kini menjadi salah satu klaim alternatif minum soda tapi tetap sehat.  Apa itu diet soda?Apa benar sehat?

Diet soda adalah minuman berkarbonasi bebas kalori, namun memiliki pemanis berupa aspartame, suclarose, acesulfame-kalium, dan pemanis lainnya yang tidak berkalori.

Secara umum, minuman soda jenis ini tidak berbahaya bagi kesehatan, keseimbangan tubuh, atau komposisi tubuh. Namun, penelitian baru-baru ini  menyebutkan diet soda memiliki kaitan dengan masalah kesehatan.

Memang belum ada penelitian yang membuktikan bahwa diet soda memiliki risiko kesehatan jangka panjang, namun ada berbagai penyakit yang dikaitkan dengan efek dari diet soda.

Kandungan seperti pemanis buatan, yang ditemukan pada diet soda, memiliki rasa manis yang lebih kuat dibandingkan dengan gula. Brooke Alpert, RD, penulis The Sugar Detox, yang dikutip situs Health, menyebutkan bahwa pemanis ini dapat menyebabkan memudarnya indra pengecap kita terhadap makanan yang mengandung pemanis alami, seperti buah.

Apa saja bahaya minum soda kebanyakan?

Pada umumnya, kebanyakan minum minuman bersoda (diet soda ataupun soda biasa) buruk bagi kesehatan Anda. Salah satu studi telah membuktikan bahaya minum soda terlalu banyak.

Dalam penelitian tersebut diketahui bahwa siapapun yang meminum diet soda secara rutin lebih berisiko 40% terkena serangan jantung atau stroke. Di bawah ini adalah 6 fakta buruk tentang bahaya minum soda untuk kesehatan Anda dilihat dari kandungan di dalamnya:

Aspartame: Bahan utama pada diet soda ini dapat meningkatkan rasa lapar, jadi meski yang Anda minum itu bebas kalori, Anda dapat berakhir dengan makan lebih banyak.

Pewarna karamel: pewarna coklat yang mengandung 2-methylimidazole and 4-methylimidazole akan berdampak pada paru-paru, hati, dan kanker tiroid.

Sodium: Diet soda sangat berkaitan dengan risiko stroke, dan peneliti beranggapan bahwa kadar sodium tinggilah yang menjadi penyebabnya. Kebanyakan sodium dalam tubuh bisa sebabkan hipertensi

Phosphoric Acid dan Kafein: peneliti berspekulasi bahwa Phosphoric acid dan kafein yang terkandung dalam soda juga menyebabkan osteoporosis. Hal ini merupakan masalah bagi wanita. Sekelompok peneliti menemukan bahwa seorang wanita yang diketahui mengonsumsi 3 soda dalam seminggu, rata-rata 4% memiliki tulang yang keropos pada bagian yang penting di pinggang dibanding para wanita yang meminum minuman lain.

Perasa buatan: Gula bukanlah satu-satunya bahan pada soda yang dapat merusak gigi Anda. Kandungan asam pada soda sangatlah tinggi (dengan pH 3.2) demikian juga dengan perasa makanan buatan (seperti jahe, cheri, dan lemon-lime) yang telah terbukti juga berkontribusi dalam proses erosi enamel gigi. Gigi Anda jadi mudah kuning dan bolong. 

Bisphenol A (BPA): BPA adalah disruptor endokrin yang berhubungan dengan apapun tentang penyakit jantung, gangguan reproduksi, kegemukan, dan gangguan sistem imun tubuh. Kaleng dan botol plastik yang dijadikan wadah minuman bersoda dapat mengontaminasi minuman Anda dengan BPA. 

Phil adalah praktisi kesehatan dan seorang ahli transformasi tubuh starfitnesssaigon.com. Hubungi Phil di phil-kelly.com atau Facebook.com/kiwifitness.philkelly

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Artikel dari ahli Phil Kelly

8 Aturan Diet yang Salah Besar dan Tak Perlu Anda Percaya Lagi

Tak semua aturan diet harus Anda ikuti. Ya, ternyata ada beberapa aturan diet yang dibuat untuk dilanggar! Aturan diet yang seperti apa? Cari tahu di sini.

Ditulis oleh: Phil Kelly
aturan diet yang salah
Nutrisi, Hidup Sehat 19 Desember 2016

6 Vitamin yang Bisa Membantu Menghilangkan Lemak di Tubuh Anda

Olahraga bukanlah satu-satunya cara untuk menghilangkan lemak dan membentuk tubuh. Anda juga butuh asupan vitamin yang tepat. Lantas, vitamin apa saja?

Ditulis oleh: Phil Kelly
menghilangkan lemak
Nutrisi, Hidup Sehat 19 Desember 2016

Apakah Olahraga Kardio Menyebabkan Lemak di Perut?

Latihan kardio memang memiliki banyak manfaat. Sayangnya, jika dilakukan secara berlebihan, latihan ini justru dapat menyebabkan penumpukkan lemak di perut.

Ditulis oleh: Phil Kelly
lemak di perut
Kebugaran, Hidup Sehat 19 Oktober 2016

Yang juga perlu Anda baca

10 Cara Mudah Turun Berat Badan Tanpa Olahraga

Apakah saat ini Anda sedang menjalani program penurunan berat badan? Apakah Anda rutin menjadwalkan untuk olahraga? Jika ya, berhasilkah cara Anda? Terkadang kita sudah berusaha keras untuk menurunkan berat badan ...

Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Berat Badan Ideal, Hidup Sehat 29 November 2020 . Waktu baca 7 menit

10 Makanan Terbaik untuk Anda yang Cepat Lapar

Anda sering merasa lapar atau ingin mengunyah sesuatu meski sudah makan? Sudah saatnya mencoba menu makanan berikut ini agar Anda tidak cepat lapar.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 29 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Terapkan 4 Kebiasaan Ini untuk Mencegah Batu Empedu

Semua orang bisa menderita penyakit batu empedu. Jika Anda ingin mencegah batu empedu, sebaiknya terapkan kebiasaan pola hidup sehat berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Tips Sehat 27 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Kenapa Berat Badan Turun Drastis Saat Sedang Depresi?

Salah satu tanda seseorang sedang depresi biasanya adalah berat turun drastis. Tapi berat badan turun saat depresi ini bukan hanya karena tak nafsu makan.

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Hidup Sehat, Psikologi 22 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

menu brunch adalah, resep brunch

5 Resep Brunch Lezat, Buat Anda yang Suka Sarapan Siang-Siang

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit
fakta sarapan bubur ayam

5 Fakta Menarik Seputar Sarapan Bubur Ayam

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat tempe

5 Manfaat Makan Tempe Bagi Kesehatan

Ditulis oleh: Gadis Rima Astari
Dipublikasikan tanggal: 29 November 2020 . Waktu baca 3 menit

Mengenal Quinoa, Makanan Super yang Penuh Gizi

Ditulis oleh: dr. Anastasia Shinta
Dipublikasikan tanggal: 29 November 2020 . Waktu baca 4 menit