Benarkah Mendinginkan Makanan Bisa Mengurangi Kadar Gulanya?

Oleh

Sebagian besar orang Indonesia berpendapat bahwa Anda belum makan, kalau Anda belum menyertakan nasi dalam menu makanan Anda. Pasta, kentang dan nasi adalah contoh dari karbohidrat yang dapat meningkatkan gula dalam darah saat dihancurkan dalam sistem pencernaan manusia. Namun, makanan tersebut tidak disarankan untuk beberapa orang yang mengidap penyakit seperti diabetes. Namun, belakangan ini muncul anggapan bahwa mendinginkan makanan bisa mengurangi kadar gula di dalamnya. Apakah itu benar?

Mengenal berbagai jenis gula

Seperti yang kita ketahui bersama, gula adalah sumber energi primer tubuh manusia. Bentuk gula paling sederhana adalah monosakarida, yang terdiri dari fruktosa, galaktosa dan glukosa. Glukosa adalah bentuk gula yang paling penting bagi tubuh manusia. Hal ini dikarenakan selain berperan sebagai sumber energi, glukosa juga merupakan kandungan mayoritas makanan yang ada di sekitar Anda.

Ribuan glukosa yang bergabung jadi satu kemudian membentuk polisakarida, atau yang biasa dikenal dengan sebutan pati. Pati biasa ditemukan di tumbuhan. Itulah mengapa Anda lebih mudah menemukan pati pada makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti kentang, nasi, dan jagung.

Saat enzim pencernaan Anda menghancurkan pati, pati tersebut akan diubahkan kembali menjadi glukosa untuk keperluan tubuh. Pati merupakan salah satu bentuk dari karbohidrat. Namun konsumsi karbohidrat berlebih justru akan menyebabkan kegemukan bahkan diabetes.

Apakah mendinginkan makanan bisa mengurangi kadar gulanya?

Penelitian yang dilakukan oleh seorang ahli gizi dari University of Surrey bernama Denise Robetson beberapa tahun belakangan ini, mengungkapkan bahwa mendinginkan makanan ternyata memang mampu mengubah kandungan makanan tersebut yang awalnya pati, menjadi pati resisten.

Pati resisten adalah kandungan pati yang mengalami proses pendinginan sehingga mengalami perubahan struktur. Ini menyebabkan sistem pencernaan manusia mengalami kesulitan dalam mencernanya, dan gula yang terkandung di dalamnya pun jadi tidak dapat terserap ke dalam darah. Kondisi inilah juga yang mengakibatkan kalori yang dihasilkan oleh makanan yang didingingkan ini menjadi 60 persen lebih kecil dibandingkan dengan kalori aslinya.

Dengan kata lain, mendinginkan makanan bisa membantu mengurangi peningkatan gula dalam darah dengan cara menurunkan kalori atau kandungan gulanya.

Apa manfaat pati resisten bagi kesehatan?

Penelitian lain dari dr. Robertson berhasil mengungkapkan bahwa pati resisten ini memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan, di antaranya:

  • Dapat membantu mengurangi faktor risiko dari diabetes tipe 2, maupun dampaknya bagi para pengidap diabetes tipe 2 itu sendiri.
  • Pati resisten dapat meningkatkan kandungan serat dalam tubuh Anda tanpa mengurangi rasa, bentuk, maupun penyajiannya yang awalnya berupa pati biasa.

Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut bila makanan yang didinginkan tersebut ingin Anda hangatkan lagi.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Januari 31, 2017 | Terakhir Diedit: November 15, 2019

Yang juga perlu Anda baca