5 Langkah Awal Menjadi Vegetarian Bagi Pemula

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Mengubah gaya hidup menjadi vegetarian bukanlah hal yang mudah. Anda harus melakukan berbagai penyesuaian hingga benar-benar terbiasa dengan pola makan yang baru. Kesuksesan Anda dalam menjadi vegetarian pun ditentukan dari cara Anda memulainya.

Cara menjadi vegetarian bagi pemula

Berikut adalah beberapa tips sederhana untuk Anda yang ingin menjadi seorang vegetarian:

1. Ketahui tipe-tipe vegetarian

Menjadi vegetarian tidak hanya berarti menghindari makanan hewani dan makan buah-buahan serta sayuran saja. Tergantung tipe pola makan vegetarian yang diikuti, Anda masih bisa mengonsumsi beberapa jenis bahan pangan hewani.

Cara apa pun yang Anda lakukan untuk menjadi vegetarian akan lebih efektif bila Anda telah memahami tipe-tipe vegetarian. Di antaranya:

  • Ovo vegetarian: tidak makan bahan pangan hewani, kecuali telur.
  • Lacto vegetarian: tidak makan bahan pangan hewani, kecuali susu dan produknya.
  • Lacto-ovo vegetarian: tidak makan bahan pangan hewani, kecuali telur, susu, dan produknya.
  • Pesco vegetarian/pescatarian: bahan pangan hewani yang dimakan hanyalah ikan.
  • Pollo vegetarian: bahan pangan hewani yang dimakan hanyalah daging unggas.
  • Vegan: tidak makan daging merah, daging unggas, ikan, susu, telur, ataupun bahan pangan hewani lain beserta produk-produknya.

2. Menukar bahan pangan hewani dengan alternatifnya

Ini merupakan cara jitu bagi Anda yang ingin menjadi vegetarian, tapi tidak ingin meninggalkan hidangan kesukaan. Caranya dengan mengganti bahan dan produk hewani dengan bahan-bahan alternatif dari sumber nabati.

Berikut adalah beberapa alternatif yang dapat Anda gunakan:

  • Daging merah, unggas atau ikan diganti dengan tahu, tempe, seitan (daging tiruan), jamur, dan nangka.
  • Kaldu sapi atau ayam diganti dengan kaldu dari sayuran atau jamur.
  • Susu sapi diganti dengan susu kedelai, susu almond, santan, dan susu dari beras.
  • Keju diganti dengan kedelai, kacang mete, atau jamur ragi.

3. Mencermati label kemasan makanan

Bahan pangan nabati tidak hanya tersedia dalam bentuk daging, telur, atau susu. Anda pun perlu mencermati bahan lain yang tertera dalam label kemasan makanan. Cara ini akan sangat membantu kesuksesan Anda untuk menjadi vegetarian.

Perhatikan label kemasan makanan yang hendak Anda konsumsi. Kecuali Anda adalah lacto vegetarian, bahan yang perlu Anda hindari antara lain:

  • Madu pada makanan jadi, teh, atau produk kecantikan
  • Gelatin atau kolagen dalam permen kenyal dan marshmallow
  • Whey dan kasein pada keju, roti, permen, serta krimer kopi
  • L-sistein pada roti dan kue

4. Mencukupi kebutuhan nutrisi

Menerapkan pola makan vegetarian dapat memelihara kesehatan jantung serta menurunkan risiko kanker dan diabetes. Namun, Anda juga berisiko mengalami kekurangan vitamin B12, zat besi, dan asam lemak omega-3 yang banyak terdapat pada bahan makanan hewani.

Orang-orang yang ingin menjadi vegetarian harus memahami betul cara mencukupi kebutuhan nutrisinya yang tak bisa didapat dari protein nabati. Anda dapat memperoleh vitamin B12, zat besi, dan asam lemak omega-3 melalui suplemen atau makanan yang telah diperkaya nutrisi tersebut.

5. Membuat menu sederhana

Kendala lain bagi orang yang ingin menjadi vegetarian adalah sulit menemukan hidangan yang tidak mengandung bahan pangan hewani. Sebagai solusinya, Anda bisa membuat sendiri menu sederhana dari bahan-bahan nabati.

Berikut adalah beberapa menu sederhana yang dapat Anda coba:

  • Sarapan: oatmeal dengan buah-buahan dan biji rami (flaxseed), telur orak-arik dengan tomat dan jamur, atau roti panggang isi alpukat dan sayuran
  • Makan siang: salad, kentang dan ubi goreng, atau burger tempe
  • Makan malam: nasi dan kari isi kacang polong, tortilla gulung isi sayuran dan kacang, atau terong tumis dengan keju parmesan (bagi lacto vegetarian)

Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menjadi vegetarian. Pilihlah cara yang paling sesuai dengan kebiasaan Anda sehari-hari. Hal ini akan mempermudah perubahan pola makan secara perlahan.

Setiap perubahan memerlukan waktu, jadi Anda tidak perlu terburu-buru. Awali dengan mengganti beberapa bahan pangan hewani dengan alternatifnya. Lama-kelamaan, Anda akan semakin terbiasa dengan bahan makanan nabati.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ternyata, Makan Makanan Ini Bisa Membuat Menopause Datang Lebih Cepat

Menopause dapat dipengaruhi beberapa faktor. Makanan tertentu, seperti karbohidrat, dapat menyebabkan menopause datang lebih cepat. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Jessica Yulianti
Kesuburan, Kehamilan 22 April 2019 . Waktu baca 4 menit

10 Makanan Ini Bisa Menjadi Alternatif Probiotik untuk Vegetarian

Yoghurt adalah sumber probiotik yang paling terkenal. Padahal, ada pula makanan probiotik lain yang tak kalah sehat, terutama untuk vegetarian. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Jessica Yulianti
Nutrisi, Hidup Sehat 14 April 2019 . Waktu baca 8 menit

Mana yang Lebih Manjur untuk Menurunkan Berat Badan, Diet Keto Atau Diet Vegetarian?

Diet keto dan diet vegetarian kabarnya dapat membantu Anda menurunkan berat badan. Di antara keduanya, mana yang lebih ampuh?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Nutrisi, Hidup Sehat 25 Februari 2019 . Waktu baca 4 menit

Resep Pizza Teflon Rumahan yang Sehat, Lezat, dan Tidak Ribet

Bagi yang sedang diet, pizza adalah salah satu makanan yang harus dihindari. Tapi tidak usah sedih. Coba berbagai resep pizza teflon sehat di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Resep Sehat, Nutrisi, Hidup Sehat 20 Februari 2019 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

resep dessert vegan

3 Resep Dessert Vegan yang Mudah dan Lezat

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
vegetarian anak

Asupan Protein Nabati yang Penting untuk Tumbuh Kembang Si Kecil

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 20 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit
diet vegan untuk menurunkan berat badan

Apakah Ampuh Menurunkan Berat Badan dengan Pola Makan Vegan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 14 September 2019 . Waktu baca 5 menit
apakah daging imitasi menyehatkan

Apakah Daging Imitasi yang Dikonsumsi Vegetarian Menyehatkan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 28 Mei 2019 . Waktu baca 4 menit