5 Macam Nutrisi yang Tidak Boleh Disisihkan dari Menu Diet

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 20/12/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tidak ada salahnya menjalani diet demi menurunkan berat badan, apalagi untuk kepentingan kesehatan. Namun sayang, banyak orang yang justru menerapkan diet secara ekstrem sehingga kebutuhan nutrisi tubuh tidak tercukupi. Kekurangan gizi meski sedang berdiet dapat berakibat buruk bagi kesehatan. Maka dari itu, jangan sampai melupakan beberapa nutrisi berikut ini ketika menjalani diet.

5 nutrisi kunci untuk diet yang sukses, tapi sering dilupakan

Ketika tubuh kekurangan gizi, diet Anda kemungkinan besar akan jadi sia-sia karena metabolisme tubuh dipaksa bekerja lebih keras agar bisa berfungsi normal. Pada akhirnya, kekurangan nutrisi selama diet dapat meningkatkan risiko munculnya berbagai penyakit seperti anemia, pengeroposan tulang, hingga penyakit jantung kronis.

Oleh karena itu, jangan lupa untuk sebisa mungkin cukupi lima nutrisi penting ini meski Anda sedang fokus diet.

1. Kalsium

Kalsium sangat bermanfaat untuk kesehatan tulang, jantung, dan otot. Perannya sebagai nutrisi untuk diet membantu menurunkan berat badan karena mengoptimalkan kerja sel-sel di dalam tubuh. Dengan begitu, tubuh mampu menyerap makanan dan nutrisi lebih cepat.

Kebutuhan kalsium untuk setiap orang berbeda-beda, namun rata-rata orang dewasa membutuhkan nutrisi untuk diet ini sebanyak 1000 sampai 1200 miligram perharinya.

Apabila Anda melakukan diet sambil berolahraga, konsumsi makanan dengan kalsium tinggi seperti tahu dan keju dapat membantu meningkatkan kerja otot sehingga tidak cepat lelah ketika berolahraga.

2. Vitamin A, D, E, K

Vitamin  A, D, E dan K merupakan vitamin larut dalam lemak yang masing-masingnya berfungsi sama penting di dalam tubuh.

Vitamin A tidak hanya penting untuk penglihatan, vitamin ini memiliki peran dalam sistem kekebalan tubuh dan reproduksi. Kandungan vitamin A dapat ditemukan pada sayuran dan buah-buhan dalam bentuk pro vitamin A.

Vitamin D yang dapat diperoleh dari paparan cahaya matahari bermanfaat untuk membantu penyerapan kalsium yang berguna untuk kesehatan tulang, peningkatan imunitas, dan kelancaran impuls dari otak ke bagian oragan tubuh.

3. Asam lemak

Tedapat jenis asam lemak yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh, namun tidak bisa diproduksi oleh tubuh secara langsung. Semuanya termasuk ke dalam asam lemak tak jenuh tunggal.

Asam lemak tersebut termasuk asam lemak omega-3 seperti asam alfa-linolenat (ALA), asam docosahexaenoic (DHA), asam eicosapentaenoic (EPA) dan asam lemak omega-6 seperti asam linoleat.

DHA dan EPA dapat diperoleh dalam lemak ikan dan minyak ikan. Lemak omega 3 ini berguna untuk menurunkan tekanan darah, meredakan peradangan, dan meningkatkan kadar kolesterol baik yaitu HDL.

Sementara asam linoleat dapat ditemukan di di dalam sayur-sayuran dan kacang seperti jagung dan kacang kedelai. Nutrisi untuk diet ini berguna untuk menurunkan jenis kolesterol berbahaya yaitu LDL dan meningkatkan kadar trigliserida.

4. Zinc

Dalam studi yang dilakukan American Journal of Clinical Nutrition,  zinc atau seng merupakan nutrisi untuk diet yang tidak sekadar memiliki protein tinggi, namun juga mengenyangkan karena melancarkan proses pembakaran energi.

Maka dari itu, peran nutrisi ini sangat membantu dalam proses penurunan berat badan. Pastikan Anda mengonsumsi makanan yang kaya akan zinc dan protein dari makanan laut dan kacang-kacangan.

5. Magnesium

Selain zinc, magnesium merupakan jenis mineral yang kerap dilewatkan dalam menu makanan untuk diet.

Sebagai nutrisi untuk diet, magnesium dapat meningkatkan kerja otot yang digunakan secara intens ketika berolahraga sekaligus membakar lemak ketika Anda tidak sedang berolahraga.

Itu kenapa semakin banyak Anda mengonsumsi magnesium akan semakin baik. Anda juga dapat memperoleh manfaat lainnya seperti meningkatkanya sistem kekebalan tubuh, menjaga detak jantung tetap stabil, dan menyeimbangkan kadar glukosa.

Makanan kaya magnesium terdapat dalam sayuran hijau, biji-bijian, kacang-kacangan, makanan laut, tahu dan yogurt.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kapan Sebaiknya Kita Berjemur di Pagi Hari?

Berjemur di pagi hari punya banyak manfaat untuk tubuh Anda, tetapi aktivitas ini bisa berakibat buruk jika dilakukan tidak sesuai anjuran.

Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/04/2020 . Waktu baca 5 menit

Sudah Osteoporosis, Masih Bisakah Minum Susu untuk Menguatkan Tulang?

Susu disebut sebagai minuman wajib untuk menjaga kesehatan tulang. Namun jika tulang sudah telanjur keropos, apakah susu masih efektif untuk menguatkannya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Osteoporosis, Health Centers 12/01/2020 . Waktu baca 6 menit

Daftar Makanan Pencegah Osteoporosis yang Wajib Dikonsumsi Setiap Hari

Osteoporosis tak hanya bisa dicegah dengan tetap aktif berolahraga, tetapi juga dengan makanan. Berikut ragam makanan pencegah osteoporosis untuk Anda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Osteoporosis, Health Centers 12/01/2020 . Waktu baca 4 menit

Apa Dampaknya Jika Anak Kekurangan Kalsium?

Kalsium turut berperan dalam pertumbuhan. Maka dari itu, kekurangan kalsium pada anak dapat membawa dampak buruk. Cari tahu dampak buruknya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Parenting, Nutrisi Anak 20/12/2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

vitamin d untuk menopause

5 Manfaat Vitamin D untuk Wanita Menopause yang Harus Diketahui

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 5 menit
manfaat psikologis puasa

Berbagai Fungsi Vitamin D yang Bermanfaat Selama Puasa

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 30/04/2020 . Waktu baca 3 menit
Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan saat Pasien Anemia Ingin Puasa

Hal yang Perlu Diperhatikan Pasien Anemia Saat Puasa Ramadan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 24/04/2020 . Waktu baca 3 menit
vitamin untuk anak balita

Kebutuhan Vitamin untuk Balita Usia 2-5 Tahun

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 13/04/2020 . Waktu baca 8 menit