Jangan Makan Cepat-cepat, 4 Bahaya Ini Mengintai Anda

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 07/10/2019 . 5 mins read
Bagikan sekarang

Anda tipe orang yang mana: makan cepat-cepat atau justru makan pelan-pelan? Jika Anda termasuk orang yang makannya lambat, Anda justru patut bersyukur. Meskipun kadang Anda menjadi orang terakhir yang selesai makan, penelitian menunjukkan bahwa cara makan terbaik adalah menikmati pelan-pelan makanan Anda, bukan melahapnya cepat-cepat. Kecepatan makan Anda tanpa disadari bisa memengaruhi kesehatan tubuh. Jika Anda makan terlalu cepat, Anda berisiko mengalami beberapa gangguan, baik pada pencernaan atau metabolisme. Untuk mengetahui lebih lanjut apa dampak makan cepat-cepat, perhatikan informasi berikut ini.

Bahaya makan terlalu cepat

Untuk menghabiskan satu porsi makanan berat, misalnya makan siang atau makan malam, Anda membutuhkan waktu kira-kira 20 menit. Kalau biasanya Anda bisa menghabiskan sepiring makanan dalam waktu 10 menit atau bahkan kurang dari itu, berarti Anda makan terlalu cepat. Inilah bahayanya jika Anda terbiasa makan cepat-cepat.

1. Tersedak

Saat Anda makan cepat-cepat, Anda berisiko tersedak karena makanan belum dikunyah secara sempurna. Meskipun tersedak merupakan kejadian yang cukup umum, sebaiknya jangan menyepelekan kasus ini. Apabila makanan tersangkut di kerongkongan, saluran napas Anda akan terhambat dan Anda jadi tak bisa bernapas. Jika tidak ditangani dengan baik, hal ini bisa menyebabkan kematian. Bahkan mungkin sejak kecil orang tua Anda sudah pernah mengingatkan bahayanya makan cepat-cepat, jadi sebaiknya Anda mengindahkan nasihat klasik dari orang tua yang satu ini.

2. Pencernaan bekerja terlalu keras

Hampir sama dengan kasus tersedak, kalau Anda makan cepat-cepat biasanya makanan belum dilumatkan sampai halus di mulut Anda. Anda pun akan menelan makanan yang masih keras. Akibatnya, usus Anda jadi harus bekerja jauh lebih keras lagi untuk melumatkan dan mencerna makanan Anda. Jika pencernaan bekerja terlalu keras, usus pun kesulitan untuk membersihkan diri dan meregenerasi sel-sel yang membantu penyerapan nutrisi dalam tubuh. Karena itu, besar kemungkinan makanan tidak tercerna dan terserap tubuh dengan maksimal sehingga meninggalkan sisa-sisa zat dan racun dalam tubuh Anda.

3. Makan terlalu banyak

Tubuh Anda sebenarnya memiliki sistem sendiri untuk mengingatkan bahwa Anda sudah cukup makan. Sistem saraf dan hormon yang bekerja dalam saluran pencernaan Anda akan mengirimkan sinyal pada otak bahwa Anda sudah kenyang. Namun, jika Anda makan cepat-cepat, otak belum sempat menerima peringatan dari saluran pencernaan bahwa Anda sudah kenyang. Akibatnya, meskipun Anda sudah cukup makan, Anda belum merasa kenyang juga. Inilah yang menyebabkan Anda jadi makan terlalu banyak. Kebanyakan makan akan membuat perut terasa begah atau sakit. Selain itu, berat badan pun lebih cepat naik.

4. Meningkatkan kadar kalori

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of the American Dietetic Association mengungkap bahwa mereka yang makan cepat-cepat cenderung mengonsumsi lebih banyak kalori dibanding mereka yang makan pelan-pelan. Dalam studi tersebut, mereka yang makan cepat-cepat juga melaporkan bahwa tingkat kepuasan mereka tidak setinggi ketika mereka mencoba untuk makan pelan-pelan. Maka, Anda yang sedang ingin mengurangi kadar kalori atau mengurangi berat badan sebaiknya mulai makan lebih lambat dari biasanya.

Tips menghindari makan cepat-cepat

Beberapa orang sudah terbiasa untuk makan cepat-cepat. Maka, mengubah kebiasaan ini bukan hal yang gampang. Meskipun sulit, Anda tetap harus mulai melatih diri untuk makan lebih lambat guna menghindari berbagai bahaya makan terlalu cepat. Ikuti tips berikut ini supaya Anda bisa berlatih makan pelan-pelan dengan mudah.

  • Bila Anda biasanya memasukkan sesendok besar makanan ke mulut, kurangi jumlah makanan di sendok hingga setengahnya.
  • Setelah Anda menyendokkan makanan ke mulut, letakkan kembali sendok, garpu, dan pisau di meja. Pastikan bahwa selama Anda mengunyah, Anda tidak memegang sendok untuk menyiapkan suapan berikutnya.
  • Kunyah makanan Anda sampai lumat sepenuhnya, biasanya Anda harus mengunyah 5 hingga 10 kali untuk makanan lembut dan 20 sampai 30 kali untuk makanan padat dan keras.
  • Kalau sudah mengunyah sampai lumat, telan makanan sampai habis dan jangan menyuapkan makanan lagi sampai sisa makanan di mulut sudah tertelan bersih.
  • Setelah semua sisa makanan di mulut tertelan, barulah Anda bisa menyiapkan suapan berikutnya di sendok atau garpu makan Anda.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    False Hunger: Membedakan Lapar Asli dan Lapar Palsu

    “Kok, sering banget merasa lapar?” Hati-hati, mungkin Anda salah mengartikan lapar yang Anda rasakan. Bisa saja itu merupakan lapar palsu atau false hunger.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Nutrisi, Hidup Sehat 22/06/2020 . 5 mins read

    7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

    Kadar kolesterol tinggi bisa menghantui siapa pun. Pelajari sekarang juga apa itu kolesterol dan semua pertanyaan seputar kolesterol yang sering diajukan.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Nutrisi, Hidup Sehat 22/06/2020 . 5 mins read

    Kenapa Kita Merasa Mual Saat Sedang Gugup?

    Saat harus tampil di depan umum atau mau kencan pertama, tiba-tiba perut jadi sangat mual karena gugup. Mengapa bisa begitu dan bagaimana cara mengatasinya?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Fakta Unik 21/06/2020 . 6 mins read

    10 Makanan Terbaik untuk Anda yang Cepat Lapar

    Anda sering merasa lapar atau ingin mengunyah sesuatu meski sudah makan? Sudah saatnya mencoba menu makanan berikut ini agar Anda tidak cepat lapar.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Nutrisi, Hidup Sehat 21/06/2020 . 5 mins read

    Direkomendasikan untuk Anda

    diet eliminasi

    Mengenal Diet Eliminasi (Elimination Diet) untuk Tahu Intoleransi Makanan

    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 05/07/2020 . 5 mins read
    gejala penyakit yang diacuhkan

    8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 4 mins read
    kacang almond

    Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 mins read
    menjaga kebersihan diri

    Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . 5 mins read