Mata Merah dan Sensitif Akibat Keratitis? Ini 3 Kunci Penting Mengobatinya

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Keratitis adalah jenis infeksi mata yang paling sering dialami oleh orang yang pakai lensa kontak. Kondisi ini menyebabkan mata terasa perih, kemerahan, dan cenderung sensitif terhadap cahaya. Nah, untuk mengatasi rasa tidak nyaman pada mata, simak berbagai cara mengobati infeksi mata akibat keratitis berikut ini, yuk!

Apakah keratitis pada mata bisa sembuh sendiri?

efek dari gas air mata

Keratitis adalah kondisi ketika bagian kornea Anda mengalami peradangan atau infeksi. Penyebabnya bisa karena infeksi virus, bakteri, jamur, atau bisa juga karena cedera pada mata.

Orang yang sering memakai lensa kontak juga berisiko tinggi mengalami keratitis. Lensa kontak yang tidak bersih dapat memindahkan kuman dan bakteri dari lensa ke permukaan mata. Kondisi ini diperparah jika Anda sering pakai lensa kontak kelamaan, jarang mengganti lensa kontak, atau memakai lensa kontak yang sudah kedaluwarsa.

Orang yang mengalami keratitis biasanya akan mengalami mata merah, berair, terasa perih, dan sensitif terhadap cahaya. Namun hati-hati, infeksi mata ini bisa menyebabkan kerusakan mata permanen hingga kebutaan jika tidak segera diobati.

Kabar baiknya, keratitis pada mata sebetulnya bisa sembuh sendiri alias tanpa pengobatan. Akan tetapi, hal ini tergantung dari penyebab keratitis itu sendiri.

Anda tidak perlu mengobati infeksi mata akibat keratitis jika disebabkan oleh cedera, contohnya karena kebiasaan mengucek mata. Biasanya, mata merah atau perih yang dirasakan akan hilang sendiri saat mata Anda sembuh. Bila perlu, Anda bahkan hanya membutuhkan obat tetes mata untuk mempercepat penyembuhannya.

Namun, apabila keratitis menyebabkan infeksi yang lebih dalam pada kornea mata, maka kondisi ini dapat meninggalkan bekas luka yang tak boleh disepelekan. Jika dibiarkan terus-menerus, luka tersebut bisa merusak penglihatan atau bahkan menyebabkan kebutaan. Untuk mencegahnya, pergilah ke dokter mata terdekat sesegera mungkin untuk mengobati infeksi mata akibat keratitis.

Berbagai cara mengobati infeksi mata akibat keratitis

cara pakai obat tetes mata

1. Air mata buatan

Cara mengobati infeksi mata akibat keratitis yang tergolong ringan adalah dengan menggunakan air mata buatan. Jenis pengobatan ini bekerja dengan cara meningkatkan jumlah cairan pada mata sekaligus mengurangi penguapan air mata. Dengan begitu, rasa perih dan merah di mata akan berkurang secara perlahan.

Air mata buatan ini bisa berbentuk obat tetes, salep, atau gel. Nah, Anda bisa memilihnya sesuai kebutuhan. Bila rasa nyeri pada mata tergolong ringan, lalu Anda mencari obat yang mudah dan nyaman digunakan, maka obat tetes bisa menjadi pilihan yang tepat.

Pemilihan obat tetes mata juga harus disesuaikan lagi dengan penyebab keratitis yang Anda alami. Bila keratitis disebabkan oleh jamur, maka Anda membutuhkan obat tetes mata yang sifatnya antijamur.

Sedangkan untuk mengobati infeksi mata akibat keratitis yang tergolong parah, Anda mungkin membutuhkan obat berbentuk salep atau gel. Jenis obat ini sebaiknya digunakan pada malam hari karena teksturnya lebih kental dan dapat bikin pandangan kabur sejenak.

2. Antibiotik

Antibiotik oral digunakan untuk mengobati infeksi mata akibat keratitis bakteri yang tergolong sedang hingga berat. Jenis obat ini berfungsi untuk melawan bakteri dan menghilangkan infeksi pada mata.

3. Transplantasi kornea

Transplantasi kornea dapat dilakukan untuk mengobati infeksi mata akibat keratitis acanthamoeba. Acanthamoeba itu sendiri adalah sejenis parasit yang bisa membuat kornea meradang dan cenderung sulit disembuhkan.

Sebagai langkah awal, Anda sebetulnya bisa mengobati infeksi mata ini dengan obat tetes mata yang mengandung antibiotik. Namun sayangnya, beberapa jenis parasit acanthamoeba cenderung resisten terhadap pengobatan.

Ketika keratitis tidak dapat diobati atau menyebabkan kornea rusak permanen, maka dokter akan menganjurkan transplantasi kornea sebagai jalan terakhir. Kornea yang sudah rusak akan diangkat dan diganti dengan jaringan kornea sehat dari mata pendonor. Secara bertahap, kedua mata Anda akan kembali jernih dan kian jelas untuk melihat.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca