Cara Memakai dan Merawat Lensa Kontak Agar Mata Tidak Iritasi

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019
Bagikan sekarang

Lensa kontak adalah salah satu pilihan yang populer untuk membantu penglihatan Anda yang bermasalah. Atau terkadang, lensa kontak bisa juga dipakai hanya demi fashion. Akan tetapi, hati-hati, kalau Anda tidak merawat lensa kontak Anda dengan baik dan benar, maka mata Anda juga yang akan jadi korbannya. Berikut tips-tips supaya Anda terhindar dari infeksi akibat pemakaian lensa kontak

Jenis lensa kontak yang Anda pakai menentukan bagaimana cara Anda merawat lensa kontak tersebut. Misalnya, lensa kontak yang pakai-buang membutuhkan perawatan yang lebih mudah daripada lensa kontak yang konvensional. Untuk menghindari komplikasi pada mata Anda, Anda harus betul-betul mengikuti panduan yang diberikan oleh para ahli mata. Kalau Anda memiliki kesulitan dalam membersihkan lensa kontak Anda, beri tahu ahli mata Anda. Mungkin mereka akan membantu Anda memudahkan langkah-langkah yang diperlukan, atau bahkan Anda mungkin akan disarankan untuk mengubah jenis lensa kontak yang Anda pakai.

Tips menjaga lensa kontak tetap bersih dan steril

  • Sebelum memegang lensa kontak, cuci tangan Anda sampai bersih. Gunakan sabun yang non-kosmetik. Sabun yang mengandung parfum, minyak, atau lotion meninggalkan lapisan pada tangan Anda, yang bisa saja berpindah ke lensa kontak Anda ketika Anda memegangnya, lalu menyebabkan iritasi pada mata atau penglihatan Anda menjadi buram saat Anda memakai lensa kontak tersebut.
  • Setelah selesai cuci tangan, keringkan tangan Anda dengan handuk yang bersih.
  • Setiap jenis lensa kontak memiliki prosedur yang berbeda dalam perawatannya. Selalu gunakan cairan disinfektan, obat tetes mata, dan cleaners yang direkomendasikan oleh ahli mata Anda. beberapa produk-produk perawatan mata atau obat tetes mata tidak cocok dipakai oleh para pengguna lensa kontak.
  • Jangan pernah secara langsung mencuci lensa kontak Anda dengan air keran. Mikroorganisme mungkin saja hidup di air tersebut, yang bila masuk ke mata Anda lewat lensa kontak, dapat menyebabkan iritasi atau kerusakan pada mata Anda.
  • Bersihkan tempat lensa kontak Anda setiap Anda menggunakannya. Anda dapat membersihkannya dengan cairan yang steril, atau air hangat. Setelah itu, keringkan. Ganti tempat lensa kontak Anda setiap tiga bulan sekali.
  • Jangan biarkan bagian dalam botol cairan untuk lensa kontak Anda menyentuh apapun, termasuk jari, mata, atau lensa kontak Anda. Hal ini dapat mengontaminasi cairan di dalam botol tersebut.

Lensa kontak vs makeup

Bagi Anda yang wanita, ada beberapa aturan yang harus diperhatikan terkait dengan penggunaan makeup dan lensa kontak. Ini penting diikuti untuk menghindari lensa terkontaminasi produk kecantikan.

  • Jika Anda ingin menggunakan hair spray, gunakan dulu hair spray sebelum memakai lensa kontak.
  • Kalau Anda ingin menggunakan makeup, pasang terlebih dahulu lensa kontak ke mata Anda untuk menghindari makeup menempel pada lensa kontak Anda. Akan tetapi, saat Anda akan membersihkan makeup Anda, lepas dulu lensa kontak Anda.
  • Pastikan kuku Anda pendek dan rapi untuk menghindari Anda merusak lensa kontak Anda atau secara tidak sengaja mencakar mata Anda sendiri.

Yang tak boleh dilakukan saat menggunakan lensa kontak

Para ahli mata sampai saat ini masih sependapat bahwa lensa kontak yang paling aman adalah lensa kontak yang pakai-buang. Bicarakan dengan ahli mata Anda untuk menentukan jenis lensa kontak mana yang paling tepat untuk Anda. Setelah itu, ikuti petunjuk-petunjuk yang diberikan.

Berikut beberapa hal yang harus Anda hindari jika Anda adalah pemakai lensa kontak:

  • Jangan pakai lensa kontak selama 24 jam tanpa melepasnya sama sekali.
  • Jangan pakai lensa kontak jika telah  melewati batas waktu pemakaiannya. Kalau Anda Anda memiliki masalah untuk mengingat kapan Anda harus mengganti lensa kontak Anda, mintalah kepada ahli mata Anda sebuah chart untuk mengatur jadwal penggunaan lensa kontak untuk Anda. Kalau ahli mata tidak punya, cobalah buat sendiri.
  • Jangan pernah menggunakan lensa kontak orang lain, apalagi yang sudah bekas dipakai. Memakai lensa kontak lain bisa menyebarkan infeksi atau partikel dari mata orang lain ke mata Anda sendiri.
  • Jangan tidur dengan lensa kontak Anda kecuali lensa kontak Anda merupakan jenis lensa kontak yang memang bisa dipakai saat tidur. Ketika Anda menutup mata saat tidur, oksigen yang masuk ke mata Anda (yang diperlukan oleh lensa kontak) tidak dalam keadaan maksimal.
  • Memakai lensa kontak bisa jadi membuat mata Anda lebih sensitif terhadap sinar matahari. Gunakan kacamata yang memiliki proteksi UV atau pakai topi lebar untuk melindungi mata Anda bila Anda sedang berada di bawah panas terik matahari.
  • Untuk menjaga supaya mata Anda tetap “berpelumas”, gunakan cairan mata yang sudah direkomendasikan oleh dokter mata Anda.
  • Jangan memakai lensa kontak saat berenang. Memakai goggles untuk melindungi lensa kontak Anda selalu lebih baik, akan tetapi akan lebih baik lagi kalau Anda tidak memakai lensa kontak saat berenang, supaya Anda terhindar dari infeksi.

Kalau Anda merasa mata Anda iritasi, lepas lensa kontak Anda dan jangan dipakai lagi sebelum Anda berbicara dengan dokter mata Anda. Memakai lensa kontak yang terkontaminasi membuat infeksi tidak sembuh-sembuh. Saat Anda kembali menggunakan lensa kontak, ikuti setiap petunjuk yang diberikan dokter Anda supaya Anda tidak lagi terkena infeksi. Cepat temui dokter Anda kalu Anda tiba-tiba merasa penglihatan Anda menjadi buram, sakit mata, infeksi, mata mengkak, mata merah. atau iritasi.

BACA JUGA:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

Punya masalah hipertensi alias tekanan darah tinggi saat puasa tentu memberikan tantangan sendiri. Agar puasa tetap lancar, ikuti tips ampuhnya berikut ini!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hari Raya, Ramadan 04/05/2020

Bolehkah Kita Donor Darah Saat Puasa? Apa Saja Risikonya?

Donor darah sebaiknya dilakukan teratur. Tapi bagaimana jika jadwal donor darah Anda selanjutnya jatuh di bulan Ramadan? Bolehkah donor darah saat puasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan 02/05/2020

4 Penyebab Sakit Kepala Saat Puasa dan Cara Mengatasinya

Sakit kepala saat puasa tentu sangat mengganggu. Nah, kira-kira apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Ini dia jawabannya!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hari Raya, Ramadan 27/04/2020

7 Cara Cepat Menghilangkan Bau Mulut Saat Puasa

Bau mulut adalah masalah yang umum terjadi selama puasa. Tenang saja, Anda bisa menghilangkan bau mulut saat puasa dengan cara alami berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Hari Raya, Ramadan 24/04/2020

Direkomendasikan untuk Anda

resep membuat bakwan

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
jerawat gara-gara kacamata

Cara Mencegah Masalah Jerawat Gara-gara Pemakaian Kacamata

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 22/05/2020
sakit perut setelah buka puasa

Kenapa Saya Sakit Perut Setelah Buka Puasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 07/05/2020
maag saat puasa obat Omeprazole

4 Tips Mencegah Maag Kambuh Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 07/05/2020