5 Kebiasaan Sehari-hari yang Ternyata Merusak Mata

Oleh

Indra penglihatan adalah salah satu indra yang dianggap paling penting, karena manusia sangat bergantung pada mata dan penglihatan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, bukan hal yang mengherankan jika banyak orang yang melakukan perawatan mata agar mendapatkan kesehatan mata yang optimal. Namun tanpa disadari, kita sering kali melakukan percobaan dalam melakukan perawatan mata yang justru dapat membahayakan kesehatan mata.

Berikut adalah beberapa kesalahan dalam merawat mata.

1. Memakai lensa kontak saat tidur

Lensa kontak adalah lensa korektif, kosmetik, atau terapi yang biasanya ditempatkan di kornea mata dan digunakan oleh orang yang mengalami mata minus. Meskipun lensa kontak memiliki fungsi yang sama dengan kacamata biasa, namun, lensa kontak bersifat lebih ringan dan bentuknya tak nampak saat dipakai. Karena warnanya yang bervariasi dan membuat mata tampak lebih indah, lensa kontak tidak jarang digunakan oleh orang yang tidak mengalami mata minus.

Terdapat dua jenis lensa kontak, yaitu FDA (dapat digunakan semalaman) dan Chaudri (tidak dianjurkan dipakai semalaman karena berisiko merusak mata).  Menurut studi American Academy of Ophthalmology, ditemukan bahwa risiko terjadinya ulkus kornea lebih tinggi 10 sampai 15 kali pada orang yang menggunakan lensa kontak semalaman dibandingkan pada orang yang menggunakan lensa kontak hanya pada siang hari. Oleh karena itu, meskipun Anda merasa sangat lelah dan ingin segera tidur, jangan lupa untuk melepaskan lensa kontak yang sedang Anda gunakan. Karena jika Anda menggunakan lensa kontak saat tidur, kornea mata Anda tidak akan mendapat asupan oksigen yang sangat dibutuhkan dan akan menyebabkan infeksi dan mendorong pertumbuhan bakteri pada mata.

Atau, jika memang Anda terlanjur menggunakan lensa kontak dan baru menyadarinya saat terbangun dari tidur, Anda sangat tidka dianjurkan untuk langsung melepasnya terlebih jika mata Anda dalam keadaan kering. Yang harus Anda lakukan adalah menunggu 20 sampai 30 menit dan meneteskan dengan cairan lensa kontak (air mata buatan) sebelum Anda melepaskannya. Kemudian, Anda lebih baik menggunakan kacamata terlebih dahulu.

2. Menyentuh atau mengucek mata

Hal yang paling sering Anda lakukan mungkin menyentuh dan mengucek mata, terlebih ketika mata terasa gatal. Sayangnya, mengucek mata terlalu keras dapat menyebabkan pembuluh darah pecah dan mengalami peradangan. Oleh karena itu, saat mata Anda terasa gatal atau ada sesuatu yang terjadi pada mata Anda, Anda cukup menutup mata Anda dan menyentuh bagian luar mata saja.

Selain itu, saat Anda menyentuh atau menggosok mata; belum ada jaminan bahwa tangan Anda dalam keadaan bersih. Padahal, mata Anda dilindungi oleh selaput lendir (jaringan yang dapat mengumpulkan kotoran dan kuman; sehingga selaput lendir pada mata menjadi tempat terbaik untuk kuman dapat berkembang); sehingga jika Anda menyentuh atau menggosok mata dengan tangan yang tidak bersih, maka ada kemungkinan besar kuman akan masuk ke dalam mata Anda.

3. Terlalu lama menatap layar handphone

Banyaknya kesenangan yang didapatkan melalui smartphone; mungkin Anda akan menjadi sering menatap layar handphone entah untuk bermain games, sosial media, atau selfie. Sayangnya, menatap layar smartphone atau perangkat elektronik lainnya terlalu lama tidak baik untuk kesehatan mata karena terlalu fokus pada satu titik daja dapat menyebabkan ketegangan pada mata dan menimbulkan sakit kepala. Oleh karena itu, biasakan untuk menerapkan aturan 20-20 untuk menjaga kesehatan mata Anda; yaitu 20 menit menatap layar smartphone atau perangkat elektronik lainnya dan 20 detik untuk melihat ke kejauhan agar mata Anda tidak sekedar fokus pada satu titik saja.

4. Tidur dengan makeup mata

Tentunya hal ini sangat tidak dianjurkan untuk dilakukan. Makeup yang masih menempel pada mata Anda dapat menyumbat kelenjar di sekitar mata Anda dan akan menyebabkan iritasi pada kulit, jerawat, bahkan bisa saja muncul benjolan pada sekitar kelopak mata Anda. Selain itu, jika Anda tidur dengan menggunakan bulu mata palsu, lem yang digunakan untuk menempelkan bulu mata pada mata Anda dapat masuk ke dalam kornea dan menyebabkan peradangan.

5. Pakai obat tetes mata saat mata merah

Obat mata yang mungkin Anda beli di toko obat ternyata mengandung vasokonstriktor, bahan yang dapat mengecilkan pembuluh darah sehingga dapat membuat merah pada mata Anda tampak berkurang. Namun yang perlu Anda ketahui adalah, obat mata tersebut juga mengandung bahan pengawet dan bahan kimia lainnya yang dapat membuat masalah pada mata Anda dalam jangka panjang. Oleh karena itu, jika Anda mengalami mata merah, konsultasikan pada dokter mata agar didapatkan penanganan yang tepat.

Yang juga perlu Anda baca