Bolehkah Kita Menggunakan Cairan Softlens Sebagai Tetes Mata?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Penggunaan softlens alias lensa kontak harus dibarengi dengan pemakaian tetes mata secara rutin agar mata tidak mengalami iritasi. Namun, terkadang Anda mungkin lupa membawa tetes mata dan hanya mempunyai cairan pembersih softlens. Lantas, pada situasi seperti ini, bolehkah cairan softlens digunakan untuk membersihkan mata? Simak artikel berikut untuk tahu jawabannya.

Perbedaan cairan softlens dan obat tetes mata

cairan softlens untuk mata

Cairan softlens dan tetes mata sekilas memang mirip. Keduanya pun sama-sama berfungsi sebagai pelembap. Hanya saja, pembersih softlens dan tetes mata ditujukan untuk melembapkan dua hal yang berbeda sehingga kandungannya pun tidak sama.

Softlens rentan menjadi kotor akibat minyak alami tubuh, sel-sel kulit, kuman, dan sisa makeup. Softlens kotor yang digunakan berulang kali dapat memicu infeksi berbahaya, terutama pada kornea yang menempel langsung dengan produk ini.

Oleh sebab itu, setiap pengguna lensa kontak memerlukan cairan softlens dan obat tetes mata untuk mencegah risiko tersebut. Namun, pertama-tama kenali dulu perbedaan antara cairan softlens dan  obat tetes mata berikut.

Cairan softlens

Cairan softlens pada dasarnya adalah larutan kimia yang diproduksi secara komersial sebagai bagian dari perawatan softlens. Bahan penyusunnya terdiri dari zat pengawet, larutan penyangga, zat pengikat, dan zat pembasah. Fungsinya tidak lain untuk desinfeksi, sanitasi, dan membersihkan softlens.

Gabungan zat-zat tersebut dapat menyingkirkan bakteri dan kotoran yang menumpuk pada softlens. Cairan ini juga merupakan tempat penyimpanan lensa kontak yang paling aman, bahkan untuk jangka waktu yang panjang.

Secara umum, terdapat dua jenis cairan lensa kontak yang sering digunakan, yaitu multipurpose solution dan hydrogen peroxide-based system.

Multipurpose solution

Multipurpose solution adalah cairan pembersih yang akan bekerja dengan perawatan menyeluruh termasuk membersihkan, membilas, mendesinfeksi, dan merendam lensa.

Untuk menggunakannya, cukup dengan memberi beberapa tetes multipurpose solution pada softlens lalu usap perlahan selama beberapa detik. Setelah itu, simpan softlens dalam rendaman cairan softlens yang sudah diganti.

Hydrogen peroxide-based system (HPB)

Sementara itu, HPB memiliki fungsi yang kurang lebih sama dengan multipurpose solution. Bedanya, softlens HPB tidak bisa digunakan langsung dan mungkin akan kurang praktis jika dibandingkan dengan cairan jenis lainnya.

Pasalnya, Anda akan membutuhkan alat khusus untuk menyimpan lensa kontak yang sekaligus bekerja sebagai penetralisir dari zat-zat dalam cairan HPB yang dapat membahayakan mata.

Obat tetes mata

Obat tetes mata berguna untuk mengatasi mata kering atau iritasi akibat paparan angin, panas, dan suhu dingin. Obat ini juga kerap digunakan untuk melembapkan mata usai lama membaca atau menggunakan komputer, serta akibat efek obat-obatan tertentu.

Bahan yang umum terdapat pada obat tetes mata antara lain carboxymethylcellulose, hypromellose, dan polyethylene glycol 400. Bahan-bahan tersebut akan menjaga mata tetap lembap sehingga terlindung dari risiko infeksi atau luka.

Apakah cairan softlens bisa digunakan untuk tetes mata?

Tidak sedikit yang menggunakan cairan pembersih lensa kontak sekaligus sebagai tetes mata darurat ketika obat tetes mata tidak tersedia. Akan tetapi, menggunakan cairan softlens sebagai obat tetes mata ternyata tidak disarankan. Alasannya masih berkaitan dengan kandungan pada cairan softlens.

Kandungan pada cairan pembersih lensa kontak ditujukan untuk membunuh kuman. Maka dari itu, zat kimia di dalamnya pun bersifat racun bagi sel-sel hidup, tidak terkecuali sel mata. Ini sebabnya cairan softlens hanya boleh digunakan untuk menyimpan dan membersihkan softlens.

Berbeda dengan obat tetes mata biasa, bahan pengawet pada cairan softlens pun memicu dampak serupa pada mata. Anda mungkin tidak akan merasakan dampaknya jika hanya menggunakan cairan softlens sesekali, tapi bila kebiasaan ini dilakukan terus-menerus, mata berisiko mengalami peradangan (uveitis) jangka panjang.

Jika mata Anda selalu terasa kering atau tak nyaman saat memakai softlens, sebaiknya atasi masalah ini terlebih dulu sebelum Anda rutin memakainya kembali. Coba gunakan obat tetes untuk mata kering secara teratur hingga keluhan mata kering berkurang.

Tips menggunakan softlens agar mata tidak kering

efek pakai softlens infeksi mata akibat lensa kontak

Mata kering memang merupakan keluhan umum bagi pengguna softlens, apalagi jika Anda tidak merawat softlens dengan benar. Untungnya, ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan agar mata tidak kering akibat softlens. Berikut di antaranya:

1. Cermat memilih bahan softlens

Menurut American Academy of Ophthalmology, softlens dapat dibagi menjadi dua jenis, yakni softlens keras dan lunak. Jika softlens yang Anda gunakan selalu menimbulkan rasa tidak nyaman, masalahnya bisa jadi berasal dari bahan softlens tersebut.

Softlens dengan bahan yang keras biasanya dibuat khusus untuk orang dengan bentuk kornea tidak rata. Namun, softlens keras biasanya lebih mudah kering, sehingga Anda harus rutin membasahinya dengan cairan softlens dan memakai obat tetes mata.

Sementara itu, softlens lunak lebih sesuai untuk orang  yang memiliki mata kering. Produk ini mungkin juga cocok bagi Anda yang selalu merasa tidak nyaman saat memakai softlens.

2. Memerhatikan diameter dan kandungan air softlens

Diameter softlens sangat bervariasi, mulai dari 9, 15, hingga 22 milimeter. Kandungan air pada softlens pun berkisar antara 38-70 persen. Saat membeli softlens, pastikan Anda memerhatikan diameter dan kandungan airnya agar mata terasa nyaman.

Softlens berukuran besar akan menghalangi oksigen yang masuk ke mata sehingga mata lebih mudah terasa kering. Softlens dengan kandungan air yang tinggi juga cepat kehilangan air sehingga tidak cocok untuk Anda yang bermata kering.

3. Mengganti cairan softlens

Terkadang masalah mata bukan berasal dari lensa kontak Anda, melainkan cairan pembersihnya. Beberapa jenis cairan lensa kontak mengandung bahan penyebab mata merah dan iritasi, sehingga Anda harus rutin memakai obat tetes mata.

Selain itu, ada pula jenis cairan softlens yang tidak cocok dengan softlens yang Anda gunakan. Apabila digunakan terus-menerus, softlens bisa saja mengalami kerusakan dan berimbas pada kesehatan mata Anda.

Softlens memang alat bantu penglihatan yang efektif, tapi produk ini juga menimbulkan efek samping berupa mata kering dan rasa tidak nyaman. Saat keluhan tersebut muncul, cara terbaik mengatasinya adalah dengan memakai obat tetes mata.

Walaupun sekilas tampak mirip, cairan lensa kontak mempunyai bahan dan fungsi yang berbeda dengan obat tetes mata. Bahan tersebut bahkan bisa memicu efek samping lain yang lebih buruk. Jadi, pastikan Anda hanya memakai obat tetes untuk mata dan bukan cairan softlens demi kesehatan mata Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mungkinkah Lensa Kontak (Softlens) Bergerak ke Belakang Bola Mata?

Softlens normalnya terpasang di bagian depan bola mata, tepatnya di lingkaran hitam. Adakah kemungkinan softlens bisa masuk ke belakang mata saat dipakai?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Mata, Perawatan Mata 20 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit

Lensa Kontak Tersangkut? Ini Cara Mengatasinya

Tidak perlu panik saat lensa kontak tiba-tiba hilang atau sulit untuk dilepaskan. Cara berikut ini dapat dilakukan Anda sendiri untuk mengatasi masalah ini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Kesehatan Mata, Perawatan Mata 30 Desember 2019 . Waktu baca 5 menit

Jaga Kebersihan Lensa Kontak Anda dengan Mengikuti 6 Tips Ini

Menggunakan softlens juga harus dibarengi dengan pengetahuan tentang cara merawat dan membersihkan agar terhindar dari iritasi mata.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kesehatan Mata, Perawatan Mata 3 November 2019 . Waktu baca 6 menit

4 Aturan Penting Pakai Softlens Saat Cuaca Panas Agar Mata Tetap Sehat

Menggunakan lensa kontak di cuaca panas tidak bisa sembarangan. Agar tetap aman dan nyaman, yuk ikuti aturan pakai softlens berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Mata, Perawatan Mata 18 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

beda soft lens dan hard lens

Apa Bedanya Soft Lens dan Hard Lens? Mana yang Lebih Baik untuk Mata Anda?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
Dipublikasikan tanggal: 3 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
softlens lensa kontak

Memahami Jenis Lensa Kontak (Softlens) dan Cara Pemakaiannya yang Tepat

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 22 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit
waktu pakai lensa kontak

Berapa Lama Lensa Kontak Boleh Digunakan Dalam Sehari?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 3 menit
pakai lensa kontak alergi mata

Alergi Softlens: Tanda, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 6 menit