Bolehkah Pakai Kombinasi Dua Serum Sekaligus Pada Wajah?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 02/08/2019
Bagikan sekarang

Serum termasuk salah satu produk perawatan yang bisa menjaga kecantikan dan kesehatan kulit wajah. Tiap jenis serum memiliki bahan aktif berbeda dengan kegunaannya masing-masing. Ketika Anda memiliki masalah kulit yang beragam, serum yang digunakan pun sebenarnya bisa lebih dari satu macam. Namun, bolehkah pakai kombinasi dua atau lebih serum sekaligus?

Bolehkah pakai kombinasi dua serum wajah sekaligus?

cara memakai serum wajah

Serum berbeda dengan pelembap. Menurut Dr. Abigail Waldman, dosen dermatologi di Harvard Medical School, formulasi serum sangat terkonsentrasi dan dirancang untuk meresap ke dalam kulit dengan cepat.

Hal ini membuat serum bisa bekerja secara cepat dan maksimal untuk mengatasi masalah kulit yang Anda alami. Lantas, bolehkah pakai kombinasi dua serum dalam satu waktu?

Sebenarnya hal ini boleh-boleh saja. Namun, pemakaiannya tak bisa sembarangan. Pasalnya setiap serum mengandung bahan aktif, formulasi, dan reaksi yang berbeda pada kulit.

Sembarangan mencampur dua atau lebih serum, yang juga disebut layering, bisa membuat kulit yang sensitif mengalami iritasi.

Oleh sebab itu, Anda harus tahu betul produk yang akan digunakan. Kunci untuk menggunakan lebih dari satu serum sekaligus adalah dengan mengombinasikan bahan aktif di dalamnya.

Cara aman mengombinasikan serum untuk banyak masalah kulit

Tidak semua serum bisa dipakai berbarengan. Misalnya, dua produk yang mengandung asam tidak boleh digabung karena pemakaiannya akan meningkatkan risiko iritasi kulit.

Selain bahan aktif, hal lain yang perlu diperhatikan adalah formulasinya. Serum yang lebih cair harus digunakan terlebih dahulu agar penyerapannya sempurna. Sementara serum yang lebih kental atau mengandung minyak sebaiknya digunakan setelahnya.

Anda juga sebaiknya tidak menggunakan lebih dari 3 produk serum setiap pemakaian. Pasalnya, terlalu banyak produk juga bisa membuat penyerapannya tidak maksimal dan risiko iritasi lebih tinggi.

Kombinasi dua serum yang sebaiknya dihindari

essence dan serum

Serum yang dikombinasikan haruslah yang sesuai dengan permasalahan kulit Anda. Namun prinsipnya, perhatikan betul kandungan bahan aktifnya. Bahan-bahan tertentu bisa menimbulkan masalah jika digunakan secara berbarengan, seperti:

Vitamin C dan retinol

Serum vitamin C berfungsi sebagai antioksidan yang bisa membantu melawan kerusakan kulit akibat matahari dan polutan. Selain itu, vitamin C juga membantu menyamarkan bintik gelap dan merangsang produksi kolagen untuk mengurangi garis halus.

Sementara itu, retinol dan retinoid merupakan turunan vitamin A yang bisa menyamarkan bintik cokelat dan garis halus. Akan tetapi, bahan aktif ini bisa membuat kulit menjadi lebih sensitif terhadap cahaya.

Vitamin C dan retinol hanya bekerja secara optimal di kadar pH yang berbeda. Vitamin C diformulasikan berada di pH kurang dari 3,5 sementara retinol bekerja paling maksimal di pH 5,5 sampai 6.

Oleh karena itu, sebaiknya gunakan vitamin C dan retinol di waktu terpisah misal, pagi dan malam hari. Jangan pakai kombinasi dua serum ini dalam satu waktu.

AHA atau BHA dan retinol

Alpha hydroxy acid (AHA) dan beta hydroxy acid (BHA) adalah senyawa yang digunakan untuk mengeksfoliasi. Kedua bahan aktif ini juga digunakan untuk meratakan warna kulit wajah.

Sementara retinol digunakan untuk mengobati jerawat dan mengurangi bintik cokelat, garis halus, serta kerutan.

Ketika digunakan sekaligus, kedua jenis bahan aktif ini bisa menyebabkan kulit sangat kekeringan. Kulit yang sangat kering tidak hanya rentan mengelupas, tapi juga mengalami kemerahan dan iritasi.

Oleh karena itu, kombinasi dua serum antara AHA dan retinol atau BHA dan retinol tidak direkomendasikan dipakai bersamaan. Gunakan salah satunya saja bergantian di pagi atau malam hari.

Benzoil peroksida dan retinol

Serum yang mengandung benzoil peroksida dan retinol sebaiknya tidak digunakan secara bersamaan. Ini karena kombinasi kedua produk ini bisa menghilangkan efek satu sama lain.

Selain itu, retinol juga tidak boleh digunakan dengan produk yang mengandung asam seperti vitamin C karena bisa mengiritasi kulit.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Essence vs Serum: Mana yang Lebih Baik untuk Kulit Wajah?

Banyak orang yang mewajibkan pakai serum dan essence untuk merawat kulit wajah. Memang, apa bedanya dari dua produk ini? Mana yang lebih bagus buat kulit?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph

Apa Benar Rutin Pakai Toner Bisa Bikin Jerawat Hilang?

Toner membantu mengangkat sisa-sisa makeup dan kotoran yang membandel setelah cuci muka. Apakah toner juga bisa dipakai untuk menghilangkan jerawat?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini

Berbagai Gejala Alergi Rumput Laut dan Cara Mengatasinya

Ternyata, rumput laut juga bisa membuat kulit kita iritasi, lho. Nah, apa saja ya gejala yang muncul jika kita alergi terhadap rumput laut?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi

4 Tips Ampuh Menghadapi Gatal yang Membandel Pada Ketiak

Ketiak Anda terasa sangat gatal hingga tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata? Berikut cara mudah untuk mengobati ketiak yang gatal dengan bahan alami.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi

Direkomendasikan untuk Anda

skincare bulan puasa

Apa Saja Produk Skincare yang Anda Butuhkan Saat Puasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 07/05/2020
cara alami menghaluskan wajah

5 Bahan Alami yang Ampuh Menghaluskan Kulit Wajah

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 04/09/2019
mencegah razor burn mencukur bulu vagina

Cara Mencegah Iritasi Kulit Akibat Mencukur Bulu Vagina

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 20/08/2019
terlalu sering eksfoliasi

3 Tanda Utama yang Terlihat Ketika Kulit Terlalu Sering Dieksfoliasi (Scrubbing)

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 23/07/2019