7 Cara Mengurangi Keriput Wajah Tanpa Perlu Produk Mahal

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017
Bagikan sekarang

Keriput merupakan tanda bahwa usia Anda tidak lagi muda –karena keriput akan muncul sebagai tanda terjadinya proses penuaan. Meskipun banyak wanita yang menganggap bahwa penuaan kulit tidak dapat dihindari, namun, Anda tetap dapat mengupayakan agar keriput wajah berkurang.

Tips mengurangi keriput dengan mengubah gaya hidup

Kerutan di wajah bisa timbul akibat beberapa kebiasaan seperti merokok, minum alkohol, tidak menggunakan tabir surya saat terpapar sinar matahari, mandi dengan air panas terlalu lama, terlalu sering cuci muka, dan sebagainya. Oleh karena itu, berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi keriput pada wajah:

1. Jangan terlalu sering mencuci muka

Untuk menjaga kebersihan kulit wajah, seseorang sering kali mencuci wajah terlalu sering. Mereka menganggap bahwa semakin sering mencuci wajah, maka semakin baik karena akan membuat wajah selalu dalam keadaan bersih.

Memang, tidak sepenuhnya salah. Hanya saja, mencuci muka terlalu sering tidak dianjurkan. Mencuci wajah terlalu sering dapat menghilangkan kelembaban dan minyak alami yang berperan dalam mencegah munculnya keriput pada wajah.

2. Gunakan tabir surya

Penyebab utama keriput di antaranya adalah terlalu banyak terpapar sinar matahari, dan Anda tidak menggunakan tabir surya untuk melindungi kulit Anda. Sebuah studi menunjukkan bahwa paparan sinar matahari lebih banyak menjadi penyebab munculnya keriput dibandingkan dengan faktor keturunan. Studi tersebut juga menemukan bahwa orang yang jarang terpapar sinar matahari memiliki lebih sedikit keriput dan terlihat lebih muda dibandingkan dengan mereka yang sering terpapar sinar matahari.

Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk menggunakan tabir surya untuk mencegah kanker kulit dan munculnya keriput pada wajah.

3. Jangan merokok

Merokok telah lama diketahui memiliki dampak buruk pada kesehatan kulit. Studi bahkan menunjukkan bahwa rokok dapat menyebabkan penuaan dini pada kulit dengan menghasilkan enzim yang akan memecah kolagen dan elastisitas kulit. Studi lain juga menunjukkan bahwa merokok dapat meningkatkan risiko munculnya keriput lebih cepat dan membuat kulit lebih tipis dibandingkan dengan yang bukan perokok.

4. Tidur cukup

Saat Anda tidak tidur cukup, tubuh Anda akan menghasilkan kortisol, hormon yang akan memecah sel-sel kulit Anda. Namun di saat Anda tidur cukup, setidaknya enam sampai delapan jam sehari, maka tubuh Anda akan menghasilkan HGH atau Human Growth Hormone yang dapat mempertahankan elastisitas kulit sehingga mencegah munculnya keriput.

5. Perbanyak konsumsi buah dan sayuran

Buah dan sayur banyak mengandung antioksidan yang dapat melawan radikal bebas pada kulit yang dapat merusak kulit. Konsumsi buah dan sayuran juga dapat membantu membuat kulit lebih muda dan mencegah penuaan dini.

6. Makan lebih banyak kedelai

Kedelai dapat memperbaiki penampilan kulit Anda dan melindunginya. Sebuah studi menunjukkan bahwa kedelai dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari. Bahkan, studi yang diterbitkan dalam European Journal of Nutrition menunjukkan bahwa suplemen berbahan dasar kedelai dapat memperbaiki struktur dan ketegaran kulit setelah enam bulan pemakaian.

7. Makan lebih banyak ikan, terutama salmon

Kadar kolagen pada tubuh akan berkurang seiring pertambahan usia. Padahal, kolagen sangat penting pada tubuh dalam menyusun otot, sendi, dan kulit, karena 70 persen kulit adalah kolagen. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk menjaga kolagen, salah satunya dengan perbanyak konsumsi ikan.

Ikan merupakan sumber protein dan asam lemak esensial yang dikenal sebagai omega 3 yang dapat membantu mengurangi keriput pada kulit. Salmon mengandung astaxanthin dan carotenoid yang dapat  meningkatkan elastisitas kulit, sehingga dapat meminimalkan pertumbuhan garis-garis halus tanda keriput.

Selain itu, Anda juga dianjurkan untuk konsumsi vitamin C karena pembentukan kolagen pada tubuh akan lebih optimal jika kebutuhan vitamin C pada tubuh terpenuhi. Vitamin C dapat meningkatkan jumlah kolagen kulit Anda, melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar UV, dan membantu mengurangi kemerahan, bintik hitam, dan warna kulit yang tidak merata.

You are already subscribed to notifications.

Baca Juga:

Yang juga perlu Anda baca

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Katanya, minum madu saat sahur bisa memberikan segudang manfaat baik bagi tubuh selama menjalani puasa. Tertarik ingin coba? Simak beragam khasiatnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Kurma bukan satu-satunya buah yang baik dimakan saat berbuka puasa. Lihat berbagai pilihan lainnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Monika Nanda
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020

7 Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Fit Saat Puasa

Jangan sampai karena puasa Anda jadi lemas, lesu, dan mudah sakit. Simak rutinitas yang bisa dilakukan agar tetap fit saat puasa.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hari Raya, Ramadan 09/05/2020

Kenapa Saya Sakit Perut Setelah Buka Puasa?

Pernahkah Anda sakit perut setelah buka puasa? Bisa jadi ini karena pengaruh makanan yang Anda konsumsi saat berbuka. Apa lagi sebab lainnya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hari Raya, Ramadan 07/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020