Memanfaatkan Ultrasound untuk Kecantikan

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017
Bagikan sekarang

Ultrasound bukan hal yang aneh di dunia kesehatan. Kita mengenal ultrasound untuk pemeriksaan tambahan dan menegakkan diagnosis suatu penyakit. Namun, dengan perkembangan teknologi dan penelitian sekarang ini, ultrasound dapat dimanfaatkan bukan hanya untuk kesehatan tapi sudah merambah di dunia kecantikan.

Sebetulnya, apa itu ultrasound?

Ultrasound adalah suatu alat pencitraan yang biasanya digunakan untuk mendiagnosis berbagai penyakit dan kondisi kesehatan lainnya. Ultrasound memiliki kemampuan untuk menciptakan gelombang suara yang akan menimbulkan gema ketika disorotkan ke dalam tubuh. Gelombang-gelombang ini kemudian akan menciptakan gambar yang dapat digunakan untuk mendiagnosis penyakit.

Selain memberikan gambar atau pencitraan untuk mendiagnosis penyakit, ultrasound juga digunakan untuk fisioterapi. Namun baru-baru ini ultrasound mulai diaplikasikan dalam dunia medis kecantikan untuk terapi antiaging dengan cara merangsang pembentukan kolagen baru di daerah wajah, leher, dan dada.

Cara kerja ultrasound

Ultrasound memiliki kemampuan mekanik gelombang suara dengan frekuensi lebih dari 20.000 Hz. Selain itu, ultrasound menghantarkan gelombang dengan arah longitudinal, sehingga dapat masuk ke dalam jaringan yang diharapkan dapat menghasilkan efek biologis. Salah satu efek biologis ultrasound adalah dapat menghantarkan panas. Efek panas inilah yang diambil untuk aplikasi dunia kecantikan dalam merangsang pembentukan kolagen baru yang dapat memberikan efek lifting alias kencang pada kulit.

Pentingnya kolagen dalam kulit

Kata kolagen sendiri berasal dari bahasa Yunani yang artinya bersifat lekat atau menghasilkan pelekat. Dalam tubuh kita sebenarnya kolagen adalah adalah salah satu protein yang menyusun tubuh. Keberadaanya kurang lebih mencapai 30% dari seluruh protein yang terdapat dalam tubuh, dan ternyata sekitar 70% kulit kita terdiri dari kolagen. Adanya 70% kolagen di kulit kita membuatnya lebih elastis, lentur, kenyal, dan juga lembap. Dengan kulit yang masih banyak mengandung kolagen inilah seseorang akan terlihat awet muda dan bebas dari keriput.

Dengan pertambahan usia kita maka kemampuan pembentukan kolagen semakin berkurang. Inilah yang mempengaruhi kondisi kulit pada usia tua. Kulit kendur, keriput, dan kendur adalah hal yang sering ditemui pada wanita dan pria berumur atau dalam dunia kecantikan disebut sebagai “proses aging”. Inti dari mencegah proses aging adalah dengan perangsangan pembentukan kolagen baru dengan penghantaran panas. Karena sifat kolagen adalah protein, apabila terkena tekanan eksternal seperti senyawa kimia atau panas, ia akan kehilangan struktur tersier dan sekundernya yang dalam dunia kedokteran disebut “denaturasi protein”.

Bagaimana ultrasound bisa membuat kulit lebih muda?

Sebuah contoh klasik denaturasi protein dapat kita lihat pada putih telur. Saat baru dari telur, putih telur berwujud transparan dan cair. Namun, memasak putih telur dengan dipanaskan membuatnya menjadi buram, membentuk sebuah massa padat yang berhubungan.

Dan inilah yang juga terjadi pada kolagen di lapisan dermis kulit kita bila terkena rangsangan panas dari ultrasound. Ia menjadi mengeras dan padat sehingga lapisan kulit epidermis di atasnya akan ikut tertarik dan kencang. Panas yang dihantarkan melalui ultrasound mencapai 60-70 °C. Lebih tinggi dibanding dengan perangsangan menggunakan teknologi radio frequency yang hanya 38-50 °C. Gelombang ultrasound yang dihantarkan pun mencapai kedalaman 4,5 mm atau sedalam jaringan ikat antara otot dan kulit.

Teknologi baru ini membuka cakrawala untuk terapi antiaging. Efek ultrasound dapat menjadi pilihan bagi sebagian orang yang masih takut untuk melakukan lifting dengan operasi plastik. Karena memang proses penuaan berjalan terus, untuk mempertahankan elastisitas dan kekencangan kulit diperlukan stimulasi kolagen yang diperlukan secara rutin.

***

dr. Erliswita Reza adalah dokter spesialis Antiaging yang berpengalaman dalam bidang Dermal Filler, Botulinum Toxin, dan Thread Lift. dr. Erliswita berpraktik di CBC Beauty Care dengan jadwal:

  • Senin : 09.00 – 14.00 WIB
  • Rabu : 09.00 – 14.00 WIB
  • Sabtu : 10.00 – 16.00 WIB

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

dr. Erliswita Reza lahir di Jakarta pada 1984. Ia menyelesaikan pendidikan kedokteran di Universitas Yarsi pada 2009. Ketertarikannya di bidang aesthetic

Artikel dari ahli dr. Erliswita Reza

Berbagai Perawatan Kulit Dengan Darah Sendiri

Mulai dari menghilangkan bopeng bekas jerawat, hingga mengusir keriput di wajah, perawatan kulit dengan darah ternyata banyak manfaatnya.

Ditulis oleh: Hello Sehat Medical Review Team
facial perawatan kulit dengan darah

Memanfaatkan Ultrasound untuk Kecantikan

Ultrasound sudah sering digunakan di dunia medis, baik untuk diagnosis, maupun pemeriksaan kehamilan. Tapi, ternyata USG juga bisa membuat kita awet muda.

Ditulis oleh: Hello Sehat Medical Review Team
ultrasound untuk kecantikan
READ MORE FROM dr. Erliswita Reza

Yang juga perlu Anda baca

Bolehkan AHA BHA dan Vitamin C Digunakan Bersamaan?

AHA BHA dan vitamin C banyak ditemukan pada produk skin care. Tapi, apakah zat-zat tersebut aman untuk dikombinasikan? Simak ulasannya di Hello Sehat.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah

5 Cara yang Salah untuk Menghilangkan Bekas Jerawat

Mengoleskan vitamin E bukannya menghilangkan bekas jerawat, tapi malah akan menghambat proses penyembuhannya, bahkan memicu dermatitis.

Ditulis oleh: Hello Sehat Medical Review Team

Dua Metode Menghilangkan Noda Merah Bekas Jerawat

Saat jerawat hilang, bukan berarti masalah selesai. Masih ada noda merah yang mengganggu selama berminggu-minggu ke depan. Begini menghilangkannya.

Ditulis oleh: Hello Sehat Medical Review Team

7 Perawatan Kulit yang Ampuh Menghilangkan Bopeng Bekas Jerawat

Timbul bopeng bekas jerawat di wajah memang mengganggu penampilan. Tapi tenang, berikut cara menghilangkan bopeng bekas jerawat yang ampuh.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
dr. Erliswita Reza lahir di Jakarta pada 1984. Ia menyelesaikan pendidikan kedokteran di Universitas Yarsi pada 2009. Ketertarikannya di bidang aesthetic

Direkomendasikan untuk Anda

warna rambut

Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
cara pakai sheet mask

Tips Pakai Sheet Mask Agar Manfaatnya Maksimal

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 27/01/2020
ultrasound menghancurkan sel kanker

Terapi Ultrasound Tidak Hanya untuk Kecantikan, Tapi Bisa Kurangi Sel Kanker

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 19/01/2020
skin care tidak bekerja

5 Hal yang Menyebabkan Rejime Skincare Anda Tidak Efektif

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/01/2020