Plus Minus Face Lift untuk Membuat Wajah Tampak Lebih Awet Muda

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/04/2020
Bagikan sekarang

Seiring dengan bertambahnya usia, kulit wajah akan kehilangan kekenyalannya sehingga muncullah keriput, garis-garis halus, dan sederet perubahan lainnya yang bisa memengaruhi kepercayaan diri seseorang. Ada banyak cara alami untuk menjaga penampilan kulit wajah tetap awet muda. Tapi beberapa orang mungkin lebih memilih untuk mendapatkannya dengan cara yang lebih cepat dan ringkas. Misalnya dengan melakukan face lift atau rhytidectomy.

Namun, apakah perawatan antipenuaan yang satu ini benar-benar ampuh membuat Anda tampil awet muda? Bagaimana dengan risiko atau efek samping yang mungkin muncul? Untuk mencari tahu jawabannya, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Apa itu face lift?

Face lift, yang juga dikenal dengan tarik wajah, adalah prosedur dalam operasi kecantikan untuk menciptakan tampilan lebih awet muda pada wajah Anda. Tindakan operasi ini bisa mengencangkan kulit yang kendur dan bergelambir di sekitar rahang bawah. Selain itu, Anda juga dapat menghilangkan kerutan dalam sekitar mulut dan hidung dan kulit berlemak di bawah dagu ataupun leher.

Sebelumnya, face lift hanya dilakukan untuk mengencangkan kulit, tapi kini dapat sekaligus mengembalikan posisi otot, kulit, dan lemak seperti semula. Face lift bisa dikombinasikan dengan pembedahan kosmetik lainnya untuk menarik dahi, pipi, alis, dan kelopak mata.

Prosedur dan masa pemulihan face lift

biaya operasi plastik

Sebelum melakukan facelift, ahli bedah plastik akan memeriksa riwayat kesehatan Anda. Dokter akan memeriksa tekanan darah, obat-obatan yang mungkin sedang Anda konsumsi, alergi, keloid, dan kondisi kulit.

Anda dan dokter akan mendiskusikan apa saja yang akan dilakukan untuk operasi, di mana akan dilakukannya, jenis obat bius yang digunakan, proses pemulihan, dan risiko komplikasi yang mungkin timbul.

Operasi ini biasanya dilakukan sebagai prosedur rawat jalan. Ini mungkin juga tetap melibatkan bius lokal dan obat penenang. Prosedurnya bisa memakan waktu dua sampai lima jam. Setelah Anda selesai melakukan prosedur, Anda biasanya bisa pulang pada hari yang sama.

Prosedur dimulai melalui sayatan pada rambut atau garis rambut bagian atas dan bagian depan telinga. Sayatan kemudian diteruskan ke bawah telinga hingga berakhir di garis rambut bagian belakang telinga.

Dokter akan membuka perban dalam beberapa hari. Pada dua hingga tiga minggu pertama, dokter akan meminta Anda kembali untuk diperiksa. Umumnya, saat itu Anda masih mengalami memar dan bengkak. Pada masa itu, kemungkinan dokter juga akan melepaskan jahitan. Namun perlu diingat, proses pemulihannya bisa berbeda-beda pada setiap orang.

Apakah facelift benar-benar efektif?

Operasi wajah ini bertujuan untuk menciptakan tampilan wajah yang lebih mulus dan awet muda. Berikut manfaat dari face lift:

  • Menghilangkan dan mengencangkan kulit kendur
  • Membentuk pipi di sekitar garis rahang
  • Mengangkat sudut mulut
  • Mengurangi lipatan di antara pipi dan bibir
  • Sayatan di depan dan di belakang telinga biasanya tidak terlihat

Namun, facelift memiliki beberapa kelemahan. Efek prosedur kecantikan ini tidak bisa berlangsung selamanya. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa lima setengah tahun setelah operasi, 21 persen peserta penelitian yang menjalani prosedur facelift kembali mengalami berbagai tanda penuaan seperti kulit mengendur dan menggelambir. Akan tetapi, 76 persen peserta penelitian masih terlihat lebih muda dari sebelum operasi.

Pada pria, akan lebih sulit untuk mencapai penampilan alami setelah operasi karena mereka memiliki rambut di depan telinga mereka, atau cambang. Jika cambang ditarik ke belakang dan ke atas, hasilnya mungkin terlihat aneh atau tidak alami.

Pada pria dan wanita, facelift dapat menyebabkan sedikit banyak perubahan bentuk telinga. Jika terlalu banyak kulit yang dihilangkan, wajah bisa terlihat seperti ditarik kembali.

Untuk hasil terbaik, Anda mungkin memerlukan prosedur tambahan, seperti operasi kelopak mata, sedot lemak, suntik lemak, menghilangkan lemak pipi, mengangkat dahi, mengangkat alis, dan implan pipi atau dagu.

Kemungkinan risiko komplikasi

Komplikasi jarang terjadi, dan prosedur kosmetik pada umumnya aman selama dilakukan oleh tenaga ahli yang berkualitas dan berpengalaman. Namun, seperti tindakan operasi pada umumnya, tetap ada risiko operasi wajah facelift. Di antaranya yaitu:

  • Perdarahan
  • Memar dan bengkak pada wajah
  • Komplikasi obat bius
  • Kerusakan pada saraf wajah yang mengendalikan otot (biasanya bersifat sementara)
  • Hematoma
  • Infeksi
  • Hilangnya rambut di sekitar lokasi sayatan (jarang terjadi)
  • Mati rasa, yang bisa membaik dalam beberapa hari atau minggu
  • Nekrosis kulit atau kematian jaringan
  • Dua sisi wajah tidak terlihat sama atau simetris
  • Pelebaran atau penebalan bekas luka

Jika Anda mengalami peradangan, nyeri, kemerahan, atau pembengkakan setelah operasi, Anda harus mencari pertolongan medis. Kemungkinan gejala-gejala tersebut menandakan hematoma. Sedangkan kalau Anda mengalami demam, mungkin Anda terkena infeksi yang harus segera diperiksakan ke dokter.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab Masalah Kulit Saat Karantina dan Cara Merawatnya

Meskipun kulit aman dari polusi, faktor lainnya di rumah bisa memicu masalah kulit. Ini sederet tips merawat kulit saat karantina.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

8 Manfaat Minyak Rosehip untuk Kecantikan Kulit

Salah satu jenis minyak yang bermanfaat untuk kecantikan kulit, yaitu minyak rosehip. Apa saja manfaat dari minyak rosehip ini?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila

Tips Pakai Sheet Mask Agar Manfaatnya Maksimal

Pakai sheet mask tidak hanya sekadar ditempelkan di wajah beberapa menit. Intip cara pakai sheet mask agar hasilnya maksimal di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph

5 Hal yang Menyebabkan Rejime Skincare Anda Tidak Efektif

Sudah pakai produk skin care berbulan-bulan tapi kulit tetap sama tidak berubah? Mungkin ini penyebab skin care Anda tidak bekerja dengan baik.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph

Direkomendasikan untuk Anda

memilih kosmetik untuk kulit sensitif

Tips Memilih Kosmetik yang Aman bagi Kulit Sensitif

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 04/06/2020
gatal karena kulit kering

Kulit Kering Bikin Gatal? Begini Cara Mengatasinya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020
warna rambut

Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
glass skin

5 Langkah Wujudkan Kulit Bening Bercahaya ala Glass Skin

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 03/05/2020