4 Jenis Olahraga Terbaik untuk Orang yang Sedang Diet Keto

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 28/04/2019 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Orang yang sedang diet keto, perlu mengurangi asupan karbohidrat dan mengonsumsi lebih banyak lemak. Supaya hasilnya lebih maksimal, pola makan ini perlu disempurnakan dengan olahraga. Sayangnya, tidak semua jenis olahraga sesuai untuk orang yang menjalani diet keto.

Kenapa tidak boleh asal olahraga saat diet keto?

Diet keto bertujuan untuk mengarahkan tubuh menggunakan lemak sebagai bahan bakar penghasil energi.

Untuk itulah, orang yang menjalani diet ini perlu meningkatkan asupan lemak ketimbang makanan yang mengandung karbohidrat.

Seperti jenis diet lainnya, penurunan berat badan akan maksimal jika diiringi dengan peningkatan aktivitas fisik atau berolahraga. Sayangnya, tidak semua jenis olahraga cocok untuk orang yang sedang diet ketogenik. Apa sebabnya?

Umumnya, sumber energi yang digunakan untuk berolahraga diperoleh dari pembakaran karbohidrat secara cepat.

Orang yang diet keto tentu memiliki asupan karbohidrat yang lebih sedikit, sehingga energi yang dihasilkan juga sangat terbatas.

Jika pilihan olahraga tidak disesuaikan, tubuh akan kehilangan banyak energi. Akibatnya, tubuh akan terasa lelah dan lemah. Inilah alasannya orang yang menjalani diet keto perlu memilih jenis olahraga yang sesuai.

Jenis olahraga untuk orang yang menjalani diet keto

Ada beberapa jenis olahraga yang aman bagi orang yang sedang diet keto, antara lain:

1. Latihan aerobik

manfaat jalan mundur

Latihan aerobik atau latihan kardio merupakan jenis olahraga yang merangsang denyut jantung dan laju pernapasan menjadi lebih cepat selama sesi latihan. Namun, latihan aerobik yang dipilih haruslah dalam intensitas rendah.

Contoh latihan kardio intensitas rendah yang bisa dicoba oleh orang yang menjalani diet keto, seperti jalan santai, brisk walking, bersepeda santai, dan berenang.

Jenis latihan ini paling baik dilakukan sebagai pilihan pertama orang yang menjalani diet keto.

2. Latihan fleksibilitas

manfaat yoga untuk diabetes

Selain latihan aerobik, orang yang menjalani diet keto bisa memilih latihan fleksibilitas. Latihan ini berguna untuk melatih kekuatan otot.

Latihan ini masuk dalam olahraga intensitas rendah yang baik untuk bagi penggiat diet keto.

Latihan fleksibilitas dapat membantu menurunkan berat badan. Tak hanya itu, olahraga jenis ini juga dapat memperkuat persendian, meregangkan otot, dan memperluas keluwesan tubuh dalam bergerak.

Contoh latihan fleksibilitas yang bisa Anda lakukan saat sedang diet ketogenik, antara lain yoga atau taichi.

3. Latihan keseimbangan

yoga berpasangan

Jenis olahraga yang satu ini tidak memakan banyak energi sehingga sangat cocok untuk orang yang menjalani diet ketogenik. Latihan ini membantu menjaga berat badan tetap ideal.

Selain itu, latihan keseimbangan juga dapat memperkuat bagian inti, memperbaiki postur, dan memperkuat otot tubuh.

Contoh jenis latihan keseimbangan untuk orang yang diet ketogenik, meliputi beberapa gerakan pada yoga dan taichi.

4. Latihan anaerobik

latihan angkat beban

Ini merupakan jenis latihan yang bertolak belakang dengan latihan aerobik. Jenis latihan ini tidak memerlukan oksigen untuk menghasilkan energi. Akibatnya, tubuh menggunakan sumber energi yang tersimpan di otot.

Dibanding ketiga jenis latihan yang sudah disebutkan, latihan ini biasanya direkomendasikan sebagai olahraga lanjutan.

Maksudnya, tidak direkomendasikan sebagai latihan awal ketika Anda memulai olahraga saat sedang menjalani diet keto.

Tubuh Anda harus lebih dulu terbiasa menggunakan lemak sebagai bahan bakar energi. Setelahnya, baru Anda diperbolehkan melakukan latihan ini.

Contoh latihan anaerobik yang cocok untuk orang yang menjalani diet keto, seperti lari dan angkat beban. Oleh karena intensitasnya cukup tinggi, durasi latihan ini biasanya akan lebih cepat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berapa Lama Olahraga yang Dianggap Efektif?

Berapa lama olahraga juga menentukan kesuksesan tujuan Anda. Terlalu sebentar tak akan efektif, tapi terlalu lama juga tak baik.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kebugaran, Hidup Sehat 16/06/2020 . 5 menit baca

Yang Perlu Anda Tahu Seputar Pangan Rekayasa Genetika

Sudah saatnya kita meluruskan isu-isu seputar pangan rekayasa genetika (PRG) atau genetically modified foods yang penuh kontroversi ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 15/06/2020 . 5 menit baca

3 Resep Dessert Vegan yang Mudah dan Lezat

Kata siapa seorang vegan tak bisa menikmati berbagai pencuci mulut yang menggugah selera? Tiga dessert vegan yang mudah dibuat ini nikmatnya berani diadu!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 15/06/2020 . 5 menit baca

Dua Resep Sorbet, Camilan Segar Sehat yang Mudah Dibuat

Doyan camilan dingin yang manis, tapi takut gemuk kalau keseringan makan es krim? Sudahkah Anda mencoba sorbet? Anda bisa membuatnya sendiri di rumah, lho!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 14/06/2020 . 5 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

Olahraga di luar rumah pandemi

Olahraga di Luar Rumah Saat Pandemi? Perhatikan Hal-hal Ini

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 30/06/2020 . 4 menit baca
apa itu kolesterol

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . 5 menit baca
tidak cepat lapar

10 Makanan Terbaik untuk Anda yang Cepat Lapar

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21/06/2020 . 5 menit baca
frozen yogurt vs es krim sehat mana

Frozen Yogurt Versus Es Krim, Lebih Sehat Mana?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . 5 menit baca