Teknik Pernapasan yang Tepat Saat Lari Agar Tidak Terengah-engah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 17/02/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda tahu lari butuh teknik pernapasan yang tepat? Ya, dengan teknik pernapasan yang tepat Anda akan dapat manfaat maksimal dari olahraga yang satu ini. Jadi, tak sekadar capek dan berkeringat tetapi olahraga lari bisa jadi latihan yang membantu menjaga kebugaran tubuh secara maksimal. Berikut ulasan mengenai teknik pernapasan saat lari yang sebaiknya digunakan.

Teknik pernapasan saat lari yang tepat

agar kuat lari

Jika Anda terbiasa untuk bernapas melalui hidung dan dikeluarkan melalui mulut saat lari, sebaiknya ubah mulai sekarang. Meski teknik pernapasan ini sangat disarankan dalam yoga dan beberapa seni bela diri, tidak untuk olahraga lari. Memang boleh, tetapi teknik pernapasan ini bukan yang terbaik dan disarankan untuk olahraga aerobik intensitas tinggi seperti berlari.

Anda justru harus bernapas melalui mulut dan hidung saat berlari secara bersamaan. Ini karena otot membutuhkan oksigen untuk terus bekerja dengan baik. Bernapas melalui hidung saja tak cukup untuk memberikan asupan oksigen yang dibutuhkan tubuh. Anda butuh pernapasan mulut juga untuk mengambil lebih banyak oksigen yang dibutuhkan.

Embuskan napas dengan maksimal, jangan tanggung-tanggung sehingga karbon dikoksida yang dikeluarkan pun akan lebih banyak. Hal ini membantu Anda untuk bisa menarik napas lebih dalam. Dengan menggunakan teknik pernapasan saat lari yang tepat Anda tak akan mudah kehabisan napas dan terengah-engah.

Gunakan teknik pernapasan perut

sakit perut bagian atas

Saat lari, usahakan untuk menggunakan teknik pernapasan perut atau diafragma, bukan dari dada. Pernapasan perut membuat Anda mengambil lebih banyak udara dibandingkan pernapasan dada. Teknik pernapasan dada justru bisa membuat Anda mulai merasa seperti tersedak karena tak mendapat cukup udara.

Menurut John Henwood, seorang pelatih lari di New York, pernapasan perut membuat Anda bisa bernapas lebih dalam. Hal ini nantinya akan membuat tubuh Anda rileks dan fokus saat berlari.

Jika Anda masih kesulitan dan belum begitu paham teknik pernapasan perut cobalah untuk melatihnya sebelum berlari. Caranya mudah, berbaringlah dengan posisis telentang. Posisikan diri Anda dengan santai dan bahu menempel di lantai atau kasur. Saat bernapas, biarkan perut naik dan saat mengembuskannya biarkan perut dalam kondisi turun.

Lalu dalam kondisi berdiri, Anda bisa mempraktikannya sambil berdiri dengan tegap. Pastikan postur tubuh lurus dengan bahu yang tegak dan tak membungkuk ke depan. Posisi kepala juga harus sejajar dengan tubuh, tidak terlalu condong ke depan. Ini karena Anda tak akan bisa menarik napas dalam jika tubuh dalam keadaan bungkuk.

lari atau jalan kaki

Selanjutnya, tarik napas melalui hidung dan rasakan perut mengembang naik. Kemudian, embuskan napas keluar melalui mulut dengan posisi perut kembali kempes atau turun. Agar lebih mudah, Anda bisa mencoba teknik ini dengan meletakkan tangan di perut. Kemudian rasakan pergerakan naik turunnya.

Ketika perut mengembang artinya diafragma sedang bergerak ke bawah untuk memberi ruang bagi paru-paru supaya terisi penuh dengan oksigen. Nantinya saat lari, ambil napas dari mulut dan juga hidung secara bersamaan untuk mendapatkan asupan oksigen lebih banyak. Jika Anda sudah mampu melakukannya dalam keadaan diam, coba praktikkan perlahan saat lari dan rasakan perbedaannya.

Untuk memudahkan, ketika memulai cobalah lari dengan kecepatan yang membuat Anda mudah bernapas. Kemudian, gunakan “tes bicara” untuk mengetahui apakah langkah Anda sudah sesuai. Anda harus dapat berbicara hingga kalimat penuh tanpa terengah-enggah. Intinya, jangan memaksakan diri. Perlambat lari Anda atau berjalan jika Anda mulai merasa kehabisan napas.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Latihan Fisik yang Perlu Dilakukan untuk Persiapan Sebelum Beribadah Haji

Calon jemaah haji perlu melakukan persipan panjang. Salah satunya adalah persiapan fisik calon haji yang penting demi kelancaran ibadah di Arab sana.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
persiapan fisik calon haji
Hari Raya 05/03/2020 . Waktu baca 4 menit

7 Gerakan Peregangan Tubuh yang Penting Anda Lakukan Setelah Lari

Setelah berlari, penting bagi Anda untuk melakukan peregangan yang tepat. Simak artikel berikut untuk tahu apa saja peregangan terbaik untuk pelari.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Kebugaran, Hidup Sehat 27/12/2019 . Waktu baca 4 menit

Ini Alasannya Kenapa Anda Perlu Mengukur Denyut Jantung Selama Olahraga

Selain menjaga tubuh tetap terhidrasi, Anda juga perlu mengukur denyut jantung saat olahraga. Memangnya, apa tujuannya? Baca di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kebugaran, Hidup Sehat 13/12/2019 . Waktu baca 4 menit

Mengenal Manuver Valsava, Cara Cepat Meringankan Telinga yang Berdenging

Manuver Valsava adalah salah satu cara yang tidak Anda sadari digunakan untuk meringankan telinga yang berdenging. Bagaimana cara kerjanya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Fakta Unik 11/12/2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tips jogging saat puasa

5 Tips Aman Tetap Jogging Saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020 . Waktu baca 3 menit
teknik pernapasan coronavirus

Teknik Pernapasan Tertentu Bisa Meredakan Gejala Coronavirus?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 14/04/2020 . Waktu baca 6 menit
waktu untuk lari

Kapan Waktu Terbaik untuk Olahraga Lari?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 17/03/2020 . Waktu baca 4 menit
tips rutin olahraga lari

Jadikan Olahraga Lari Sebagai Rutinitas dengan 5 Tips Ini

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 09/03/2020 . Waktu baca 5 menit