Mengenal Walking Meditation, Meditasi Sambil Jalan yang Bikin Pikiran Tenang

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 07/08/2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Bagi para penggemar meditasi mungkin sudah tidak asing lagi istilah meditation walking alias meditasi sambil jalan. Teknik meditasi yang satu ini cukup disukai karena tidak memerlukan peralatan, sehingga memudahkan penggemarnya ketika melakukannya. Lantas, apa saja manfaat yang ditawarkan dari meditasi sambil berjalan ini?

Manfaat meditasi sambil jalan 

gaya berjalan walking meditation

Beberapa dari Anda mungkin merasa bahwa meditasi jalan tidak ada bedanya dengan jalan santai. Pada kenyataannya tidak demikian. Walking meditation merupakan bagian dari latihan untuk memusatkan perhatian dan mirip dengan teknik pernapasan. 

Teknik meditasi yang satu ini memberi Anda kesempatan untuk lebih fokus dan meringankan beban pikiran saat dilanda stres. Berikut ini beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari meditasi sambil berjalan. 

1. Memperlancar peredaran darah

Salah satu manfaat yang bisa didapatkan dari meditasi sambil jalan adalah membantu tubuh memperlancar peredaran darah. Bagaimana bisa?

Begini, meditasi berjalan kerap dipakai oleh mereka yang terlalu lama duduk di kursi, terutama pegawai kantoran. Meditasi ini ternyata membantu mengalirkan darah, terutama menuju ke kaki. 

Dengan begitu, pikiran dan tubuh mungkin akan merasa lebih ringan dan tidak lambat karena aliran darah yang lancar. Terlebih lagi, jalan dengan pikiran yang sadar dan fokus juga baik untuk meningkatkan energi Anda ketika terlalu lama duduk. Produktivitas kerja meningkat, kesehatan pun terjaga. 

2. Membantu mengurangi rasa cemas

jenis gangguan kecemasan

Selain memperlancar aliran darah, meditasi jalan juga membantu Anda mengurangi tingkat rasa cemas. Hal ini dibuktikan melalui studi dari American Journal of Health Promotion

Peserta di dalam penelitian tersebut menunjukkan bahwa berjalan yang dikombinasikan dengan meditasi lebih efektif dalam mengurangi gejala kecemasan. Pasalnya, mereka menunjukkan perubahan yang cukup drastis dalam tingkat kecemasan, baik saat bermeditasi maupun sebelum meditasi sambil berjalan. 

Sementara itu, di kelompok orang yang hanya berjalan biasa justru tidak memperlihatkan banyak perubahan. Maka dari itu, memulai kebiasaan meditasi sambil berjalan selama 10 menit ternyata baik untuk kesehatan mental, terutama rasa cemas. 

3. Meningkatkan kadar dan sirkulasi gula darah

alat tes gula darah

Siapa sangka bahwa dengan meditasi sambil jalan dapat meningkatkan kadar dan sirkulasi gula darah? Manfaat meditation walking yang satu ini tentu sangat membantu orang-orang, terutama para penyandang diabetes. 

Sebuah penelitian terbatas yang dipublikasikan di Complementary Therapies in Medicine menyimpulkan bahwa meditasi berjalan berdampak positif pada kadar gula.

Studi yang dilakukan pada penyandang diabetes tipe 2 ini meminta mereka untuk berlatih berjalan dengan keadaan sadar yang penuh selama 30 menit. 

Latihan tersebut dilakukan tiga kali seminggu selama 12 minggu penuh. Hasilnya, peserta yang melakukan meditasi berjalan memperlihatkan peningkatkan yang lebih banyak dalam segi kadar dan sirkulasi darah.

Hasil tersebut kemudian dibandingkan dengan diabetesi yang berjalan biasa dan tidak menunjukkan perbedaan yang cukup besar. 

4. Membantu meningkatkan kreativitas

orang kreatif berisiko gangguan bipolar

Pikiran mandek saat bekerja dan tidak mampu produktif karena kreativitas terbatas? Tidak perlu khawatir. Jalan pikiran yang buntu ternyata bisa diselesaikan dengan meditasi sambil jalan. 

Seperti yang Anda ketahui bahwa meditasi satu ini merupakan salah satu teknik melatih memusatkan perhatian. Berlatih memusatkan perhatian dipercaya dapat membuat pikiran lebih jernih dan fokus hingga merangsang kreativitas

Ada beberapa faktor yang membuat kondisi ini terjadi, yakni

  • meditasi membantu pikiran lebih terbuka terhadap ide-ide baru
  • membuat pikiran lebih fokus dan lebih mudah mengeksplorasi ide
  • lebih berani dan tidak terlalu skeptis ketika mencoba menelusuri ide baru

Oleh karena itu, tidak sedikit orang yang mungkin merasa pikirannya lebih segar setelah melakukan meditasi, termasuk walking meditation

Tips melakukan meditasi sambil jalan

Pada dasarnya meditasi sambil jalan tidak boleh dilakukan sembarangan layaknya berjalan-jalan biasa. Maka dari itu, diperlukan teknik khusus ketika Anda ingin memulai walking meditation

1. Pilih tempat yang tenang

meditasi jalan walking meditation

Sebelum memulai meditasi sambil jalan, tentu Anda perlu memilih tempat dengan suasana yang tenang dan jarang dilewati kendaraan. Bahkan, berlatih meditasi sambil berjalan juga memerlukan tempat yang datar agar tidak perlu khawatir tersandung. 

Apabila berlatih di tempat umum, Anda perlu berhati-hati untuk tidak menghalangi orang lain. Sementara itu, meditasi berjalan di dalam ruangan juga alternatif yang cukup baik karena bisa berkonsentrasi penuh dan tidak terganggu oleh suasana sekitar. 

2. Mulai dengan ‘menahan’ diri sendiri

teknik pernapasan coronavirus covid-19

Setelah berhasil menemukan tempat yang sesuai, meditasi jalan bisa dimulai dengan meluangkan waktu sebentar untuk bernapas dalam-dalam. Dengan begitu, Anda lebih memberikan perhatian penuh terhadap tubuh dan mungkin merasakan kestabilan tanah di bawah kaki. 

Kemudian, Anda bisa mulai dengan berjalan perlahan. Alih-alih terlalu fokus terhadap napas, cobalah lebih memperhatikan gerakan kaki dan tubuh ketika bergerak maju. Pada saat berbelok, Anda juga perlu melihat posisi kaki dan apa yang dirasakan. 

Hal ini berlaku baik meditasi berjalan selama 10 menit atau lebih. Jangan lupa untuk beristirahat agar dapat memeriksa kondisi diri sendiri setelah meditasi. 

3. Memusatkan perhatian saat berjalan

Pada saat Anda berhasil merasakan sensasi fisik ketika meditasi jalan, jangan lupakan perasaan, pikiran, dan suasana hati. Namun, Anda hanya cukup memperhatikan kondisi ini sebelum dan ketika berjalan. 

Usahakan pula untuk tidak terlalu kaku mengikuti instruksi ketika berjalan. Anda bisa berjalan secara alami dengan pikiran yang lebih terbuka dan tenang

4. Memperhatikan kecepatan dan postur tubuh

berjalan kaki

Bagi Anda yang berhasil merasakan manfaat dari meditasi sambil jalan, kecepatan dan postur tubuh ternyata perlu diperhitungkan. Berjalan terlalu cepat dan terburu-buru tentu membuat tubuh lebih lelah, sehingga Anda bisa mulai dengan kecepatan yang lembat. 

Lalu, cobalah untuk membiarkan tangan dan lengan Anda mengayun di samping tubuh. Selain itu, Anda bisa membuat otot kaki rileks saat berjalan agar lebih alami dan nyaman. 

Bagi Anda yang telah berhasil menguasai beberapa teknik berjalan tersebut, tingkatkan tantangan dengan berjalan dengan tubuh lebih tegal. Awalnya mungkin sedikit sulit, tetapi terus berlatih akan membuat Anda terbiasa.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tak Perlu Waktu Lama, Coba Bermeditasi 5 Menit Saja untuk Usir Stres

Tidak perlu sampai mendaki ke puncak pegunungan nun jauh di sana untuk belajar teknik meditasi yang efektif mengusir stres. Baca caranya di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Tips Sehat 26/11/2018 . Waktu baca 4 menit

Ibu Hamil yang Rajin Jalan Kaki Terhindar dari Risiko Preeklampsia

Rajin jalan kaki saat hamil tidak hanya membantu Anda menjaga kebugaran tubuh, tapi juga bermanfaat untuk bayi yang sedang dikandung. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 16/10/2018 . Waktu baca 6 menit

Tahapan Perkembangan Emosi Bayi Usia 0-12 Bulan

Tak cuma melatih gerakan fisik, Anda juga perlu melatih kecerdasan emosional bayi Anda. Yuk, cari tahu tahap perkembangan emosi bayi setiap bulannya disini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 13/08/2018 . Waktu baca 5 menit

7 Keuntungan Jika Rutin Jalan Kaki 30 Menit Sehari Bagi Kesehatan

Banyak yang malas untuk jalan kaki. Meski memang melelahkan, ternyata ada banyak manfaat jalan kaki selama 30 menit dalam sehari, lho. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kebugaran, Hidup Sehat 03/07/2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat jalan kaki bagi penderita diabetes

6 Manfaat Jalan Kaki untuk Penderita Diabetes

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020 . Waktu baca 4 menit
meditasi untuk gangguan kecemasan

Teknik Meditasi yang Ampuh Membantu Atasi Gangguan Kecemasan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 19/01/2020 . Waktu baca 4 menit
aktivitas sehat

Mulai Hidup Sehat, 5 Pilihan Kegiatan yang Bikin Tubuh Bugar

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 04/04/2019 . Waktu baca 4 menit
manfaat jalan kaki bagi penderita diabetes

Berjalan Kaki 10.000 Langkah Setiap Hari Itu Mudah, Kok! Ini 4 Tips Jitunya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 20/01/2019 . Waktu baca 3 menit