Mulai Kapan Gigi Susu Anak Copot, dan Apakah Pasti Akan Copot Semua?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 10 November 2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Hampir semua orangtua merasa senang dan bersemangat ketika si kecil tumbuh gigi. Gigi-gigi kecil ini kemudian perlahan akan tanggal satu per satu, untuk digantikan dengan gigi permanen hingga ia dewasa. Memangnya kapan gigi susu anak mulai copot, dan apakah pasti akan copot semua?

Apakah gigi susu akan tanggal semua dan digantikan dengan gigi permanen?

Gigi susu pertama anak akan mulai tumbuh di usia 8-12 bulan, dan terus tumbuh satu per satu hingga berjumlah 20 buah. Gigi susu pun akan copot satu per satu, dimulai dari gigi susu seri dan disusul dengan gigi taring hingga gigi geraham. Semua gigi cilik tersebut akan digantikan oleh gigi permanen ketika waktunya tiba.

Dua puluh gigi dewasa akan tumbuh seiring masa tumbuh kembang anak untuk menggantikan 12 buah gigi susu lamanya. Dua belas sisa gigi dewasa lainnya akan tumbuh bertahap. Dengan demikian, total gigi permanen anak yang akan ia miliki saat dewasa nanti akan berjumlah 32 buah.

Kapan gigi anak mulai tanggal?

Pada umumnya gigi susu akan mulai copot di usia 6-7 tahun, dimulai dengan gigi seri yang berjejer paling depan pada rahang atas dan bawah. Gigi seri dapat Anda lihat jelas ketika anak tersenyum lebar. Gigi susu taring menyusul copot setahun kemudian, di usia anak 7-8 tahun. Terakhir, gigi geraham susu copot ketika si kecil berusia 9-12 tahun. Namun, tak semua anak mengalami gigi copot pada usia yang sama. Ini adalah hal yang normal sesuai dengan tumbuh kembang masing-masing anak.

Gigi yang akan copot atau sudah goyang sebaiknya dicabut oleh dokter gigi dengan prosedur yang benar, terutama bila Anda tidak berani mencabutnya.

Apa yang harus dilakukan ketika gigi susu si kecil copot?

Ketika gigi permanen tumbuh, maka ukurannya tentu akan lebih besar dari pada gigi sebelumnya. Saat gigi si kecil tanggal, mungkin ada rasa tidak nyaman bahkan rasa sakit yang ia rasakan. Untuk meredakan rasa sakit tersebut, Anda bisa memberikan obat penghilang rasa sakit, seperti paracetamol atau ibuprofen. Namun, jika rasa sakit tak kunjung hilang, maka sebaiknya bawa si kecil ke dokter gigi.

Sedangkan kalau gigi anak sudah goyang tapi belum kunjung copot, sebaiknya jangan dipaksakan atau ditarik sampai lepas dari gusinya. Tunggu dulu beberapa waktu sampai giginya tanggal sendiri. Hal ini akan mencegah perdarahan hebat atau rasa sakit karena giginya dipaksa lepas.

Sejak anak Anda memiliki gigi, bahkan meskipun hanya gigi susu, ajarkan anak untuk menyikat giginya secara rutin dua kali sehari. Hal ini bertujuan agar anak selalu menjaga kebersihan gigi sehingga terhindar dari kerusakan gigi. Ingat, gigi permanen yang rusak tidak akan tergantikan lagi seumur hidup.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hemofilia

Hemofilia adalah kelainan darah akibat rusaknya faktor pembekuan darah. Ini adalah kondisi genetik yang menyebabkan perdarahan sulit dihentikan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Kelainan Darah, Hemofilia 24 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

Alasan Psikologis Mengapa Korban KDRT Susah Lepas dari Jeratan Pasangan

Bagi korban KDRT, meninggalkan pasangan yang abusive tak semudah itu. Ini dia alasan korban KDRT bertahan meski hubungannya sarat kekerasan dan kekejaman.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

7 Rahasia Menghindari Perceraian dalam Rumah Tangga

Perceraian memang bukan sesuatu yang tabu. Tapi keutuhan rumah tangga adalah cita-cita banyak orang. Bagaimana cara menghindari perceraian?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Psikologi, Seks & Asmara 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Meski tampaknya selalu bersemangat soal urusan di ranjang, ada banyak juga masalah seks yang dapat mengganggu pria. Yuk, ketahui apa saja!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

proses inflamasi

Proses Inflamasi Ternyata Penting Bagi Tubuh, Begini Mekanismenya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Penyebab sakit pinggang

Cari Tahu Gejala, Penyebab dan Pengobatan untuk Sakit Pinggang

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
makanan pedas atasi migrain

Benarkah Makanan Pedas Bisa Mengatasi Sakit Kepala Migrain?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 26 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
arti warna dahak

Warna Dahak Merah, Hijau, Atau Hitam? Cari Tahu Artinya di Sini

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 26 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit