Hampir semua orangtua merasa senang dan bersemangat ketika si kecil tumbuh gigi. Gigi-gigi kecil ini kemudian perlahan akan tanggal satu per satu, untuk digantikan dengan gigi permanen hingga ia dewasa. Memangnya kapan gigi susu anak mulai copot, dan apakah pasti akan copot semua?

Apakah gigi susu akan tanggal semua dan digantikan dengan gigi permanen?

Gigi susu pertama anak akan mulai tumbuh di usia 8-12 bulan, dan terus tumbuh satu per satu hingga berjumlah 20 buah. Gigi susu pun akan copot satu per satu, dimulai dari gigi susu seri dan disusul dengan gigi taring hingga gigi geraham. Semua gigi cilik tersebut akan digantikan oleh gigi permanen ketika waktunya tiba.

Dua puluh gigi dewasa akan tumbuh seiring masa tumbuh kembang anak untuk menggantikan 12 buah gigi susu lamanya. Dua belas sisa gigi dewasa lainnya akan tumbuh bertahap. Dengan demikian, total gigi permanen anak yang akan ia miliki saat dewasa nanti akan berjumlah 32 buah.

Kapan gigi anak mulai tanggal?

Pada umumnya gigi susu akan mulai copot di usia 6-7 tahun, dimulai dengan gigi seri yang berjejer paling depan pada rahang atas dan bawah. Gigi seri dapat Anda lihat jelas ketika anak tersenyum lebar. Gigi susu taring menyusul copot setahun kemudian, di usia anak 7-8 tahun. Terakhir, gigi geraham susu copot ketika si kecil berusia 9-12 tahun. Namun, tak semua anak mengalami gigi copot pada usia yang sama. Ini adalah hal yang normal sesuai dengan tumbuh kembang masing-masing anak.

Gigi yang akan copot atau sudah goyang sebaiknya dicabut oleh dokter gigi dengan prosedur yang benar, terutama bila Anda tidak berani mencabutnya.

Apa yang harus dilakukan ketika gigi susu si kecil copot?

Ketika gigi permanen tumbuh, maka ukurannya tentu akan lebih besar dari pada gigi sebelumnya. Saat gigi si kecil tanggal, mungkin ada rasa tidak nyaman bahkan rasa sakit yang ia rasakan. Untuk meredakan rasa sakit tersebut, Anda bisa memberikan obat penghilang rasa sakit, seperti paracetamol atau ibuprofen. Namun, jika rasa sakit tak kunjung hilang, maka sebaiknya bawa si kecil ke dokter gigi.

Sedangkan kalau gigi anak sudah goyang tapi belum kunjung copot, sebaiknya jangan dipaksakan atau ditarik sampai lepas dari gusinya. Tunggu dulu beberapa waktu sampai giginya tanggal sendiri. Hal ini akan mencegah perdarahan hebat atau rasa sakit karena giginya dipaksa lepas.

Sejak anak Anda memiliki gigi, bahkan meskipun hanya gigi susu, ajarkan anak untuk menyikat giginya secara rutin dua kali sehari. Hal ini bertujuan agar anak selalu menjaga kebersihan gigi sehingga terhindar dari kerusakan gigi. Ingat, gigi permanen yang rusak tidak akan tergantikan lagi seumur hidup.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca