Sudah Tidak Bisa Mencium Bau? Bisa Jadi Tanda Ajal Mendekat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Indra penciuman manusia merupakan sebuah sistem yang menakjubkan. Dalam keadaan sehat, manusia bisa mencium hingga kira-kira satu triliun jenis bau-bauan yang berbeda. Namun, ada juga orang-orang yang sudah tak bisa mencium bau apa pun atau hanya bisa mencium jenis-jenis aroma tertentu.

Sebuah penelitian di Amerika Serikat menguak bahwa orang yang kehilangan indra penciuman lebih berisiko terhadap kematian dalam jangka waktu lima tahun. Benarkah demikian? Cari tahu penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Mengapa seseorang bisa kehilangan indra penciuman?

Kehilangan indra penciuman sepenuhnya dikenal dengan istilah anosmia. Untuk memahami bagaimana anosmia bisa terjadi, Anda harus tahu dulu bagaimana manusia bisa mencium bau. Hal-hal yang ada di sekitar Anda akan melepaskan molekul-molekul tertentu yang kemudian ditangkap oleh sel-sel saraf di hidung. Sel saraf tersebut lantas mengirimkan sinyal khusus ke otak. Otaklah yang akan mengenali bau-bauan yang Anda cium.  

Gangguan apa pun yang terjadi dalam proses penciuman tersebut akan menyebabkan anosmia. Pemicunya bisa macam-macam. Mulai dari alergi, infeksi sinusitis, cedera di hidung atau kepala, penuaan, hingga kecacatan atau penyakit kronis tertentu.

Apa artinya jika seseorang sudah tak bisa mencium bau?

Menurut sebuah penelitian oleh tim ahli dari University of Chicago di Amerika Serikat, orang yang tidak bisa mencium bau punya kemungkinan besar meninggal dunia lebih cepat. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Public Library of Science (PLOS) One ini mengamati lebih dari 3.000 orang peserta lanjut usia (lansia) mulai dari tahun 2005 hingga 2011. Dari pengamatan ilmiah tersebut, diketahui bahwa orang yang kehilangan indra penciuman empat kali lebih berisiko meninggal dunia dalam kurun waktu lima tahun.   

Sejumlah 39 persen peserta lansia yang sudah tidak bisa mencium bau meninggal dalam kurun waktu lima tahun setelah mereka pertama kali diminta untuk menjalani tes indra penciuman. Jumlah lansia yang ketajaman penciumannya sudah mulai berkurang lalu meninggal dalam waktu lima tahun adalah 19 persen. Sedangkan hanya ada 10 persen lansia dengan indra penciuman sehat dan normal yang meninggal dalam waktu lima tahun.

penyebab susah tidur

Penelitian lain dalam jurnal Annals of Neurology tahun 2008 juga melihat bahwa orang dewasa yang sudah tidak bisa mencium bau lebih rentan terhadap penyakit Alzheimer dan Parkinson. Dari berbagai hasil penelitian tersebut, bisa disimpulkan bahwa kehilangan indra penciuman bukanlah gejala kesehatan yang bisa diremehkan begitu saja.

Bagaimana indra penciuman berkaitan dengan umur manusia?

Menurut para ahli, kehilangan indra penciuman tidak bisa menyebabkan kematian. Hal tersebut cuma menandakan gejala gangguan kesehatan yang mungkin saja memperpendek usia seseorang.

Indra penciuman Anda diatur oleh sel saraf yang terletak di sistem saraf pusat. Sel-sel tersebut seharusnya mampu memperbarui diri (regenerasi) secara terus menerus. Bila Anda tidak bisa mencium, maka sel-sel Anda sudah tak mampu melakukan regenerasi lagi. Ini berarti ada kerusakan yang serius dalam sistem saraf Anda.  

Itulah mengapa kehilangan indra penciuman, khususnya pada lansia, mungkin menandakan tubuh Anda sudah tidak bisa melawan kerusakan sel dan memperbaiki diri lagi. Jadi, bila Anda mulai sulit mengenali atau mencium bau, tak ada salahnya untuk segera periksa ke dokter.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pijat Prostat, Benarkah Bisa Atasi Masalah Prostat dan Seksual?

Dewasa ini, pijat prostat mulai banyak dicari. Banyak yang yakin pijat ini bisa jadi solusi berbagai keluhan di area prostat. Apa memang benar?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Urologi, Prostat 05/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Nafsu Seks Siapa yang Lebih Besar? Pria atau Wanita?

Semua orang punya nafsu seks yang berbeda. Namun apakah benar nafsu seks pria lebih besar dari wanita? Simak apa kata hasil penelitian.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Manfaat Virgin Coconut Oil untuk Kesehatan

Tak hanya efektif memangkas gelambir lemak perut, manfaat virgin coconut oil alias minyak kelapa dara sangat menakjubkan untuk kesehatan.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Fakta Unik 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

5 Ramuan Alami Terbaik untuk Mengatasi Rambut Kering

Rambut kering memang bikin penampilan terlihat kusam. Mari simak cara mengatasi rambut kering menggunakan 5 bahan alami pada penjelasan di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Rambut Rontok, Hidup Sehat 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengobati infeksi saluran kencing obat cefixime antibiotik

7 Pengobatan Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 8 menit
penyebab infeksi saluran kencing

Berbagai Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Kencing yang Perlu Anda Ketahui

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
kesehatan kandung kemih

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
manfaat ginseng buat pria

Ginseng Korea: Benarkah Ampuh Atasi Berbagai Masalah Seksual Pria?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 05/08/2020 . Waktu baca 4 menit