Tekstur Rambut Ternyata Bisa Berubah Sendiri, Kok Bisa?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25/11/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bagi Anda yang sering menggonta-ganti gaya rambut mungkin tidak sadar jika struktu rambut berubah seiring dengan berjalannya waktu. Mulai dari warna hingga tekstur rambut dapat berubah sendiri, mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Benarkah tekstur dan warna rambut bisa berubah sendiri?

rambut beruban

Seperti yang dilansir dari laman Medline Plus, seiring dengan bertambahnya usia, tekstur dan warna rambut Anda akan berubah sendiri. 

Hal tersebut dikarenakan faktor usia satu helai rambut berkisar 2 sampai 7 tahun. Setiap bulannya, rambut akan tumbuh kurang dari 1 cm. 

Jika Anda memiliki rambut yang lebih dari 30 cm, ketahuilah bahwa rambut tersebut merupakan hasil dari yang Anda dapatkan selama 3 tahun.

Sepanjang waktu tersebut, setiap helai rambut Anda terpapar sinar UV, panasnya pengering rambut, dan bahan kimia untuk rambut lainnya. 

Akibatnya, tidak mengherankan ketika rambut menjadi cepat rusak, mudah patah, dan warnanya pudar karena hasil pelapukan.

Proses tersebut terjadi akibat sel kutikula rambut terangkat dan melembut, sehingga rambut Anda menjadi lebih kasar dan mudah rusak. 

Bahkan, seiring dengan bertambahnya usia, folikel tersebut akan menghasilkan rambut yang lebih tipis, sehingga dapat dikatakan tekstur rambut berubah sendiri karena faktor usia. 

Penyebab lain yang membuat tekstur rambut berubah sendiri

Selain faktor usia dan tidak menjaga kesehatan rambut dengan benar, ada beberapa faktor lain yang menyebabkan tekstur rambut Anda berubah, seperti:

1. Stres

pengaruh stres

Menurut dr. Joshua Zeichner, MD, seorang ahli dermatologi dari Mount Sinai New York City, stres juga memengaruhi perubahan tekstur pada rambut Anda. 

Ketika tubuh dan pikiran dilanda stres, kerontokan rambut bisa terjadi. Kondisi yang disebut sebagai telogen effluvium ini dapat terjadi tiga bulan setelah kejadian yang membuat Anda stres. 

Pada saat rambut sedang beristirahat, mereka dikejutkan oleh tekanan stres yang Anda alami, sehingga menyebabkan kerontokan parah. 

2. Perubahan hormon

nyeri ulu hati saat hamil

Bagi para wanita, perubahan hormon ternyata berpengaruh cukup besar terhadap tekstur rambut yang berubah sendiri, terutama saat hamil dan menopause. 

Umumnya, ibu hamil akan memiliki rambut yang terlihat lebih tebal, bersinar, dan memiliki tekstur yang berbeda. Misalnya, seorang wanita yang awalnya memiliki rambut keriting, ketika hamil terlihat lebih lurus. 

Kondisi ini sebenarnya dapat terjadi karena kadar estrogen lebih tinggi selama kehamilan. Hal ini membuat fase pertumbuhan rambut lebih panjang dan tidak cepat rontok. 

Akan tetapi, tidak jarang pula beberapa ibu hamil yang mengaku bahwa rambutnya lebih tipis dan cepat rontok. 

Tidak perlu khawatir karena kondisi ini akan kembali normal seiring dengan berjalannya waktu setelah Anda melahirkan.

Lagipula, tidak semua ibu hamil mengalami fenomena tekstur rambut yang berubah sendiri. 

3. Sering terpapar panas dan bahan kimia

Sumber: Sangbe

Jika Anda sering mewarnai rambut, menggunakan pengering, dan alat elektronik atau bahan kimia untuk rambut lainnya, Anda harus berhati-hati.

Rambut yang terlalu sering terpapar panas oleh pengering rambut atau alat lainnya akan menciptakan gelembung pada batang rambut. Akibatnya, rambut terasa lebih kasar dan menjadi cepat rusak. 

Terlebih lagi jika Anda sering menariknya dengan alat pelurus rambut yang dapat membuat warna dan tekstur rambut berubah sendiri. 

Selain itu, penggunaan bahan kimia untuk mewarnai rambut juga melemahkan jaringan ikatan pada rambut sehingga membuatnya menjadi mudah rusak. 

4. Menderita penyakit tertentu

ketombe parah

Tekstur rambut yang berubah sendiri juga dapat diakibatkan oleh penyakit tertentu. Misalnya, orang yang menderita masalah tiroid cenderung mendapati rambutnya lebih cepat tipis. 

Jika tiroid tidak menghasilkan hormon tiroid dengan benar, pertumbuhan rambut akan terhambat dan membuatnya terlihat tipis dan kusam.

Selain itu, tidak mendapatkan nutrisi yang cukup dan sedang menjalani kemoterapi juga memengaruhi kondisi ini. 

Tekstur, jenis, dan warna rambut normalnya berubah sendiri karena faktor usia dan gaya hidup yang menyebabkan kesehatan rambut Anda menurun.

Oleh karenanya, menjaga kesehatan rambut juga perlu agar risiko perubahan tekstur rambut bisa dikurangi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kondisi Langka dan Unik, Sindrom Rambut Jabrik dan Susah Disisir

Rambut Anda sering kaku, kasar, sampai tidak bisa disisir? Bisa jadi Anda terkena sindrom rambut susah disisir. Kira-kira, apa penyebabnya, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Kecantikan, Fakta Unik 25/08/2018 . Waktu baca 4 menit

Diam-Diam, 5 Hal Inilah yang Jadi Penyebab Rambut Bercabang

Dari sekian banyak masalah pada rambut, satu yang sering dikeluhkan adalah rambut bercabang. Namun, tahukah Anda apa saja penyebab rambut bercabang?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 15/08/2018 . Waktu baca 5 menit

10 Penyebab Kulit Kepala Gatal (Bukan Cuma Karena Ketombe)

Ketika kulit kepala gatal parah, mungkin Anda akan menduga ini akibat dari ketombe. Padahal, beberapa hal ini juga bisa jadi penyebab kulit kepala gatal.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 09/08/2018 . Waktu baca 6 menit

Antara Hair Spa, Hair Mask, dan Creambath: Mana Perawatan yang Paling Baik untuk Rambut Anda?

Meski populer, banyak orang yang masih belum mengetahui perbedaan creambath, hair mask, dan hair spa. Jika Anda salah satunya, simak ulasannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Kecantikan 31/01/2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

rambut digunting tidak sakit

Tahukah Anda Kenapa Rambut yang Digunting Tidak Terasa Sakit?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 17/10/2019 . Waktu baca 4 menit
cara merawat rambut tipis

5 Aturan Merawat Rambut Tipis Agar Tampak Lebih Sehat dan Bervolume

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/10/2018 . Waktu baca 4 menit
penyebab rambut rontok terus

5 Hal yang Jadi Penyebab Rambut Rontok Terus

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/10/2018 . Waktu baca 3 menit
masalah rambut

Awas, 7 Masalah Rambut Ini Bisa Jadi Sinyal Adanya Penyakit dalam Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 16/09/2018 . Waktu baca 5 menit