Punya Sinusitis? Waspada, Anda Rentan Terkena Infeksi Telinga Tengah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 17 Oktober 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Punya sinusitis? Hati-hati, Anda bisa saja mengalami infeksi telinga tengah karena kondisi tersebut. Sinusitis adalah infeksi yang menyebabkan jaringan pada rongga sinus jadi membengkak. Penyakit ini kerap kali terjadi setelah Anda terserang flu atau pilek. Infeksi sinus ini dapat menimbulkan hidung tersumbat, perubahan warna lendir, demam, serta rasa nyeri di kepala, sekitar mata dan juga hidung.

Tanpa perawatan, penyakit sinus bisa memburuk dan menyebabkan komplikasi, salah satunya infeksi telinga tengah (otitis media). Jadi, orang dengan sinusitis rentan terkena otitis media. Kira-kira, apa sebabnya, ya?

Risiko infeksi telinga tengah meningkat jika Anda punya sinusitis

sinusitis menular

Sinus adalah rongga kecil berisi udara yang berada di belakang tulang pipi dan dahi. Ketika sinus tersumbat oleh lendir, bakteri berkembang biak dan mengakibatkan infeksi. Kondisi ini disebut dengan sinusitis dan cenderung terjadi saat flu atau pilek yang parah.

Lalu, kenapa sinusitis bisa menyebabkan otitis media? Bukankah kedua penyakit tersebut menyerang organ yang berbeda?

Rongga sinus dan saluran telinga bagian tengah memiliki tabung yang saling terhubung satu sama lain. Pada rongga sinus, tabung penghubung disebut dengan ostia sementara pada telinga disebut tabung eustachius. Selain sebagai penghubung, tabung eustachius berfungsi untuk menyamakan tekanan udara di dalam dan di luar telinga. Caranya dengan membuka dan menutup tabung sesuai dengan aktivitas Anda, seperti saat menelan, menguap, atau berbicara.

Namun saat sinusitis terjadi, lendir yang berlebihan itu menumpuk di saluran telinga bagian tengah. Akibatnya, bakteri penyebab sinus akan menyebar ke tabung eustachius dan menimbulkan infeksi.

Saat bakteri mulai menginfeksi, saluran telinga tengah bisa membengkak dan cairan semakin menumpuk. Pada tahap inilah gejala otitis media akan muncul.

Gejala otitis media bervariasi pada anak-anak dan orang dewasa. Anak-anak cenderung rewel, hilang nafsu makan, mengeluh sakit pada telinga atau sering menyentuh atau menggaruk telinga, serta tidak responsif terhadap suara.

Sementara gejala pada orang dewasa biasanya meliputi sakit telinga, keluar lendir dari telinga, dan kesulitan mendengar. Segera lakukan pemeriksaan ke dokter jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut.

Faktor lain yang meningkatkan risiko infeksi telinga tengah

efek infeksi telinga tengah

Selain memiliki sinusitis, ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko penyumbatan tabung eustachius dan infeksi telinga, seperti:

Umur

Bayi dan balita antara 6 bulan atau 2 tahun cenderung lebih mudah terkena infeksi telinga karena sistem kekebalan tubuh masih belum sempurna. Selain itu, tabung eustachius anak juga lebih pendek dibanding orang dewasa sehingga lebih mudah dipenuhi lendir dan tersumbat.

Memiliki masalah kesehatan lain

Anda yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah dan alergi lebih mudah terkena infeksi telinga. Hal ini disebabkan oleh peradangan sehingga tubuh jadi lebih mudah terserang penyakit yang sama berulang kali dengan gejala yang lebih parah.

Gangguan dan kelainan pada struktur telinga

Anak yang lahir dengan otot palatal lemah pada wajah atau struktur saluran telinga tengah abnormal bisa meningkatkan risiko penyumbatan tabung eustachius. Penyakit seperti polip hidung atau kelenjar gondok juga bisa mengubah ukuran telinga, hidung, dan tenggorokan sehingga mempermudah lendir menyumbat di saluran telinga tengah.

Keturunan

Seseorang yang memiliki anggota keluarga dengan otitis media juga bisa meningkatkan risiko terkena penyakit ini. Walaupun, tidak pasti akan terkena penyakit ini di kemudian hari.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Awas! Ini Bahayanya Menelan Air Kolam Renang

Walaupun tampak bersih, air kolam renang sebenarnya tidak terbebas dari sumber penyakit. Inilah bahayanya jika Anda menelan air kolam renang.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 23 Maret 2019 . Waktu baca 3 menit

Komplikasi dari Rinitis Alergi yang Tidak Ditangani

Hidung tersumbat bukan cuma pertanda flu, tapi bisa juga gejala alergi hidung. Sebelum minum obat, cari tahu apa saja komplikasi rinitis alergi.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Alergi, Alergi Hidung dan Mata 6 Februari 2019 . Waktu baca 8 menit

Komplikasi dan Bahaya Sinusitis Jika Tak Segera Diobati

Pansinusitis adalah kondisi serius yang tidak boleh disepelekan. Masalah kesehatan yang satu ini menimbulkan gejala yang cukup parah dan mengganggu.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Tips Sehat 5 Desember 2018 . Waktu baca 6 menit

Otitis Eksterna Ganas

%%title%% adalah infeksi yang menyerang telinga. Cari tahu gejala, penyebab, pengobatan, dan cara mencegah %%title%% di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 27 November 2018 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara mengatasi infeksi telinga

Cara Mengatasi dan Mencegah Infeksi Akibat Tindik di Telinga

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 29 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
merawat telinga memakai headset

4 Tips Merawat Telinga untuk Anda yang Sering Memakai Headset

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 1 September 2019 . Waktu baca 4 menit
telinga kemasukan air

3 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Telinga Kemasukan Air

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 28 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit
pengobatan medis otitis eksterna

3 Macam Pengobatan untuk Memulihkan Otitis Eksterna Secara Medis

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 6 Juli 2019 . Waktu baca 4 menit