Pertajam Daya Ingat Dengan Berolahraga Ringan 10 Menit Saja, Yuk!

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Ada banyak sekali cara mempertajam ingatan. Namun, siapa sangka bahwa ternyata olahraga ringan saja bisa membantu Anda memiliki kekuatan memori yang lebih baik. Fakta telah dibuktikan oleh para peneliti dari the University of California, Irvine (UCI) dan the University of Tsukuba di Jepang. Lalu, olahraga yang seperti apa ya yang bisa mempertajam ingatan?

Olahraga ringan ternyata membantu mempertajam daya ingat

tai chi untuk pemula

Dr. Michael Yassa, dosen ahli saraf di University of California, Irvine, dan rekannya di University of Tsukuba, Jepang, melakukan sebuah riset  yang awalnya bertujuan untuk mengembangkan kemampuan para lansia yang mengalami kekurangan fisik ataupun mental. Tujuannya agar para disabilitas tetap bisa melakukan olahraga sederhana yang tak hanya meningkatkan kebugaran tubuh tetapi juga mencegah penurunan kognitif otak.

Penelitian ini kemudian dilakukan terhadap 36 orang dewasa muda yang sehat. Setelah itu, para peneliti meminta mereka untuk melakukan 10 menit gerakan fisik ringan seperti tai chi atau yoga. Kemudian setelah sesi olahraga ini selesai, masing-masing orang dilihat aktivitas otaknya dengan menggunakan resonansi magnetik fungsional beresolusi tinggi (MRI).

Dari hasil pemeriksaan, ternyata para ahli menemukan bahwa orang  olahraga ringan selama setidaknya  10 menit memiliki kemampuan ingatan yang lebih baik. Bagian otak yang menjadi tempat penyimpanan ingatan, berfungsi lebih baik dan efektif setelah para peserta melakukan gerakan-gerakan sederhana.

Biasanya, bagian otak tersebut akan mengalami penurunan fungsi ketika usia bertambah. Maka itu para peneliti menyatakan bahwa hal ini bisa mencega demensia pada lansia.

Alternatif lain untuk meningkatkan daya ingat selain olahraga

cara tidur nyenyak

Selain melakukan olahraga ringan selama 10 menit, penelitian telah membuktikan berbagai cara mempertajam ingatan yaitu dengan:

Cukup tidur setiap hari

Orang yang kurang tidur cenderung memiliki kemampuan memori yang lebih buruk. Pasalnya, tidur berperan penting untuk memperkuat memori jangka pendek dan mengubahnya menjadi kenangan jangka panjang. Selain itu, tidur cukup juga memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan tubuh. Oleh karena itu para ahli merekomendasikan Anda untuk tidur tujuh hingga sembilan jam setiap malamnya demi kesehatan tubuh dan otak yang optimal.

Membatasi minum minuman beralkohol

Minuman beralkohol tak hanya merusak kesehatan tetapi juga memiliki dampak negatif pada ingatan. Penelitian menunjukkan bahwa alkohol memiliki efek neurotoksik pada otak. Apalagi jika Anda terbiasa untuk mengonsumsinya secara berlebihan.

Kebiasaan buruk ini ternyata dapat merusak hipokampus, yaitu bagian otak yang berperan penting dalam ingatan. Untuk itu, agar kesehatan dan ingatan tetap terjaga, ada baiknya untuk tak hanya membatasi tetapi menghindari minuman yang satu ini.

Mengurangi asupan gula

Mengurangi asupan gula mungkin menjadi salah satu cara mempertajam ingatan yang belum banyak diketahui. Penelitian menunjukkan ternyata mengonsumsi terlalu banyak gula dapat memperburuk ingatan dan mengurangi volume otak, terutama di area yang menyimpan memori jangka pendek.

Penelitian yang dilakukan pada lebih dari 4.000 orang ini menemukan fakta bahwa orang yang sering mengonsumsi minuman manis seperti soda memiliki volume otak total yang lebih kecil dan memori yang lebih buruk. Oleh karena itu, kurangi asupan gula baik dari makanan maupun minuman yang Anda konsumsi sehari-hari demi ingatan masa tua yang lebih baik.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Gerakan Dasar Senam Otak untuk Meningkatkan Fokus, Juga Mengasah Kreativitas

Senam tak hanya untuk tubuh, senam otak yang dapat mengasah pikiran Anda dan membuat Anda lebih fokus. Bagaimana gerakan dasar senam otak dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Otak dan Saraf 29 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Kejang Parsial

Kejang parsial bisa terjadi pada siapa saja. Seberapa umumkah kondisi ini? Bisakah dicegah dan bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Otak dan Saraf, Epilepsi 23 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Perdarahan Subarachnoid

Perdarahan subarachnoid adalah perdarahan mendadak di celah antara otak dan membran tengah yang membungkus otak. Apa gejala, penyebab dan pengobatannya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Otak dan Saraf, Penyakit Saraf Lainnya 22 Desember 2020 . Waktu baca 10 menit

Mengulik Penyebab dan Faktor Risiko dari Penyakit Alzheimer

Penyakit Alzheimer dapat menyebabkan seseorang mudah lupa. Lantas, apa penyebab dan faktor risiko dari penyakit Alzheimer? Baca selengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Otak dan Saraf, Alzheimer dan Demensia 21 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

meningioma adalah

Meningioma

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 9 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
gegar otak adalah

Gegar Otak

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 3 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
manfaat efek musik pada otak

5 Efek Musik Terhadap Kinerja Otak Manusia

Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mitos tentang tidur

Mengenal 4 Tahapan Tidur: Dari “Tidur Ayam” Hingga Tidur Pulas

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit