Bukan Hanya di Rambut, Kutu Juga Bisa Mampir di Bulu Ketiak

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Ternyata bukan cuma rambut saja yang bisa kutuan. Meski aneh dan jarang didengar, bulu ketiak kutuan bukanlah fenomena baru. Tetapi jangan salah, kutu di bulu ketiak beda jenisnya, lho, dengan kutu rambut! Lantas, apakah cara mengatasinya juga berbeda?

Jenis kutu di ketiak sama seperti kutu kemaluan

Spesies kutu yang menggerayangi rambut adalah Pediculus humanus capitis, sementara spesies kutu yang biasanya ditemukan pada bulu ketiak adalah Phtirus pubis — yang seringnya bermukim di rambut kemaluan. Sebagai catatan, penyakit yang disebabkan oleh kutu Phtirus pubis ini disebut juga pedikulosis pubis.

Selain di ketiak, kutu ini ternyata juga dapat menghinggapi area berambut lainnya di tubuh, seperti bulu dada, bulu kaki, janggut, bahkan bulu mata dan alis.

Kutu di ketiak Anda bisa menular ke orang lain

Kutu tidak bisa melompat atau terbang dari satu orang ke orang lain. Dikatakan menular apabila terjadi kontak yang erat dengan orang yang sedang kutuan. Pasalnya, parasit mungil ini memiliki cakar yang disesuaikan secara khusus sehingga mereka mampu merangkak dan menempel erat pada rambut. Kutu biasanya menyebar melalui kontak langsung yang erat sehingga memungkinkan mereka menyeberang dari rambut seseorang ke rambut orang lain.

Misalnya Anda yang sedang memiliki bulu ketiak kutuan, kemudian menggunakan barang-barang pribadi secara bergantian dengan orang rumah yang bersih, seperti pakaian, seprai, dan sisir. Kebiasaan ini bisa memicu penyebaran kutu dari satu orang ke yang lainnya. Anak-anak khususnya sangat rentan terhadap kutu karena mereka cenderung memiliki kontak fisik yang erat satu sama lain dan lebih sering saling pinjam barang pribadi.

Tanpa manusia sebagai tempat hinggapnya, kutu ini akan mati dalam 1 sampai 2 hari. Maka, kecil kemungkinannya kutu ini bisa menular jika Anda tidak bersentuhan secara langsung dan erat dengan penderita.

Yang perlu dicatat adalah, kutu ketiak justru tidak hinggap pada binatang peliharaan seperti anjing ataupun kucing. Jadi, jangan khawatir, anda tidak akan mengidap kutu ini dari binatang peliharaan Anda.

Seperti apa gejala bulu ketiak kutuan?

Bulu ketiak kutuan identik dengan rasa gatal di ketiak. Sebenarnya bukan badan kutulah yang membuat kulit ketiak Anda gatal-gatal, melainkan dari reaksi tubuh terhadap racun dalam air liur kutu yang menggigit kulit untuk minum darah Anda. Akan tetapi, seberapa lama munculnya rasa gatal tergantung pada seberapa sensitif kulit Anda.

Selain gatal, kulit ketiak yang kutuan juga bisa menampakkan ruam kemerahan dan bintik-bintik kecil dengan ujung menonjol menyerupai gigitan serangga. Akan tetapi jika koloninya sedikit, kutu tidak akan menimbulkan gejala berarti.

Telur kutu, atau disebut nit, sering kali terlihat seperti titik kuning, cokelat, atau cokelat kecil sebelum menetas yang menyangkut di sela-sela bulu ketiak. Setelah menetas, sisa cangkangnya terlihat putih atau transparan, dan akan tetap melekat kuat pada batang rambut.

Bagaimana mengatasinya?

Anda bisa menghilangkan kutu di bulu ketiak dengan rutin membersihkan diri sendiri dan barang-barang pribadi yang terkontaminasi. Cuci ketiak dengan sampo khusus kutu yang djual bebas. Gunakan produk menurut instruksi. Anda mungkin perlu mengulangi perawatan ini selama tujuh sampai sepuluh hari. Setelahnya, Anda bisa mengoleskan lotion antikutu di kulit ketiak Anda. Sebagai perawatan lebih lanjut, Anda mungkin bisa memangkas bulu ketiak Anda supaya tidak terlalu panjang dan kembali menjadi hunian kutu.

Bila obat dan shampo yang dijual tidak membunuh kutu, konsultasikan lebih lanjut ke dokter. Dokter Anda mungkin akan meresepkan pengobatan lebih kuat.

Baca Juga:

Sumber