5 Penyakit Terbanyak di Indonesia, Menurut Data Klaim BPJS

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 29/10/2018
Bagikan sekarang

Di zaman teknologi canggih seperti sekarang ini, semakin banyak orang yang jadi sakit akibat kurang gerak. Penyakit yang timbul kebanyakan adalah penyakit tidak menular yang berkaitan dengan metabolisme di dalam tubuh. Dilaporkan oleh Jawa Pos, berdasarkan data klaim pasien BPJS, penyakit tidak menularlah yang menjadi masalah utama orang Indonesia, meskipun ada satu penyakit infeksi juga yang masih menjamur di Indonesia. Lantas, apa saja penyakit terbanyak di Indonesia? Simak di bawah ini.

1. Hipertensi

mencegah hipertensi tekanan darah tinggi

Hipertensi (tekanan darah tinggi) adalah salah satu penyakit yang paling banyak diklaim di segala penjuru pelayanan kesehatan di Indonesia. Hipertensi disebut juga sebagai pembunuh senyap, sebab sering tidak bergejala.

Penderitanya tidak menyadari kalau dirinya mengidap hipertensi. Ketika sudah terjadi komplikasi, biasanya orang baru datang ke rumah sakit atau periksa ke dokter.

Penyebab hipertensi belum diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa faktor yang berisiko memicu hipertensi. Mulai dari usia, berat badan, minum alkohol dan merokok, aktivitas fisik yang kurang, serta tingginya asupan natrium dalam makanan sehari-hari.

Untuk mencegah terjadinya hipertensi, rutin cek tekanan darah adalah cara yang paling efektif untuk memantau tekanan darah Anda.

2. Stroke

Anda mungkin sudah menebak bahwa stroke termasuk dalam penyakit terbanyak di Indonesia. Stroke adalah kondisi terganggunya suplai darah ke otak. Ketika ini terjadi, otak tidak mendapatkan cukup oksigen dan zat gizi sehingga sel-sel otak pun mulai mati. Ada beberapa faktor risiko yang menyebabkan stroke, yakni:

  • Berat badan lebih dan obesitas
  • Usia di atas 55 tahun
  • Memiliki riwayat keluarga dengan stroke
  • Gaya hidup yang kurang aktif
  • Sering merokok dan minum alkohol

Adapun tanda-tanda seseorang mengalami stroke yang harus Anda waspadai adalah:

  • Bicara tidak jelas atau meracau
  • Sakit kepala
  • Mati rasa atau tidak bisa menggerakan bagian wajah, lengan, atau kaki terutama di satu sisi tubuh
  • Masalah penglihatan di satu atau kedua mata
  • Kesulitan berjalan atau menggerakkan kaki

3. Gagal jantung

gagal jantung karena kurang vitamin D

Gagal jantung merupakan kondisi saat katup jantung tidak bisa memompa darah ke seluruh tubuh dengan benar. Gagal jantung tidak berarti jantung Anda berhenti bekerja secara keseluruhan, melainkan kondisi saat kerja jantung melemah sehingga tidak optimal.

Gagal jantung ini seringnya terjadi pada orang tua, tetapi seiring berjalannya waktu orang dewasa muda pun banyak yang mengalami gangguan jantung ini. Karena siapa pun bisa mengalaminya, gagal jantung juga menjadi salah satu penyakit terbanyak di Indonesia.

Tanda-tanda seseorang mengalami gagal jantung adalah sesak napas setelah beraktivitas berat, merasa lebih cepat lelah, pergelangan kaki bengkak, pusing, dan jantung berdegup cepat.

Penyebab gagal jantung adalah:

Kondisi seperti anemia, kecanduan alkohol, tiroid yang terlalu aktif, dan kurangnya aktivitas fisik sehingga memiliki berat badan berlebih juga bisa memicu terjadinya gagal jantung

4. Diabetes

diabetes tipe 2

Diabetes adalah penyakit gangguan metabolik yang menahun atau kronis akibat pankreas tidak cukup produksi hormon insulin atau tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif.

Diabetes disebut juga sebagai silent killer, karena sering tidak disadari. Diabetes disebabkan oleh berbagai macam hal, dari faktor genetik atau keturunan, berat badan, perilaku sedenter (kurang gerak), usia, tekanan darah tinggi, serta tingginya kadar kolesterol dan trigliserida.

Jika kondisi diabetes  tidak ditangani dengan tepat, akan ada berbagai macam komplikasi yang lebih parah. Mulai dari penyakit jantung dan pembuluh darah, kerusakan saraf, kerusakan ginjal, dan kerusakan saraf kaki.

5. TBC

mitos TBC

Selain penyakit metabolik atau penyakit tidak menular di atas, infeksi juga menjadi salah satu penyakit terbanyak di Indonesia. Ini adalah salah satu penyakit yang paling banyak diklaim para pengguna BPJS di berbagai rumah sakit di Indonesia.

Dilansir dari CNN, Indonesia masih tercatat sebagai salah satu negara dengan beban kasus Tuberkulosis (Tb)  yang tinggi. Dr. Anung Sugihantono, M.Kes. mengatakan bahwa orang dengan daya tahan tubuh lemah biasanya mudah terjangkit infeksi Tb ini.

Tb disebabkan oleh bakteri bernama Mycobacterium tuberculosis, yang paling sering memengaruhi paru-paru. Bakteri Tb ini bisa menyebar dari orang ke orang melalui udara.

Ketika orang dengan Tb paru-paru batuk, bersin, dan meludah, kuman Tb akan keluar dalam bentuk partikel air yang sangat kecil (droplet) ke udara. Seseorang yang menghirup udara tersebut dapat mengalami infeksi Tb. Meskipun begitu, Tb sebenarnya merupakan penyakit yang dapat disembuhkan dan dapat dicegah.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tunda Dulu ke Rumah Sakit Selama Wabah, Ini Tips untuk Diabetesi Selama di Rumah

Diabetesi termasuk golongan yang rentan terjangkit virus COVID-19. Selain lakukan upaya pencegahan, jaga juga kadar gula darah di rumah dengan tips berikut.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Coronavirus, COVID-19 30/04/2020

6 Manfaat Jalan Kaki untuk Penderita Diabetes

Penderita diabetes perlu mengontrol diabetesnya. Salah satu yang bisa dilakukan, yaitu jalan kaki. Apa manfaat jalan kaki bagi penderita diabetes?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila

Pilihan Olahraga yang Aman untuk Pasien TBC

Pasien tuberkulosis yang kondisinya tergolong ringan juga tak terlepas dari anjuran melakukan olahraga untuk menjaga tubuh tetap sehat.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Apa Saja Camilan yang Boleh Dimakan Penderita Diabetes dalam Sehari?

Memilih camilan untuk penderita diabetes tidak boleh sembarangan. Selain perlu memperhatikan kandungan nutrisinya, jumlahnya pun tidak kalah penting.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki

Direkomendasikan untuk Anda

senam hipertensi

Manfaat dan Jenis-jenis Senam untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
makanan berpengaruh pada stroke

Konsumsi Makanan Tertentu Dapat Berpengaruh pada Jenis Stroke Berbeda

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
pantangan darah tinggi

11 Pantangan Darah Tinggi yang Harus Anda Hindari

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020
tekanan darah tinggi saat puasa

5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 04/05/2020