Jangan Bawa Bunga Atau Buah Saat Menjenguk Pasien di Rumah Sakit! Ini Sebabnya.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 10/01/2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Saat mengunjungi saudara, teman, atau keluarga yang sedang dirawat di rumah sakit, apa yang biasanya Anda bawakan? Bunga atau buah, bukan? Memang sepertinya sudah menjadi kebiasaan untuk menjenguk pasien yang sedang opname sambil membawakan bunga dan buah. Akan tetapi, ternyata ada beberapa rumah sakit yang tidak membolehkan pengunjung untuk membawakan bunga dan buah bagi pasiennya. Apa alasannya? Simak di bawah ini, ya.

Kenapa tidak disarankan untuk membawakan bunga?

Bunga segar memang dapat mempercantik ruangan dan menyejukkan mata. Akan tetapi, hal tersebut berbanding terbalik saat Anda berada di rumah sakit. Pemberian bunga biasanya tidak diperbolehkan atau bahkan dilarang, terutama di bagian unit luka bakar.

Mengapa begitu? Rupanya, bunga diduga mengandung bakteri yang dapat meningkatkan risiko infeksi nosokominal (infeksi yang terjadi ketika di lingkungan rumah sakit). Akan tetapi, sebenarnya hal ini masih menuai pro dan kontra dan membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Serbuk sari di dalam bunga juga bisa menyebar ke ruangan sehingga dapat menyebabkan alergi bagi mereka yang sensitif atau punya alergi serbuk sari. Pada pasien dengan sistem imun yang lemah seperti karena kanker, HIV/ AIDS, atau gangguan pernapasan juga sebaiknya tidak dibawakan bunga karena akan meningkatkan risiko terpapar beberapa parasit dan jamur dari bunga dan tanaman, misalnya aspergillus.

Bagaimana dengan buah?

Anda mungkin berpikir bahwa tidak ada salahnya memberikan buah saat menjenguk pasien opname. Buah pasti baik untuk kesehatan dan tidak membahayakan. Namun, Anda benar-benar harus berhati-hati ketika ingin memberikan buah-buahan saat mengunjungi pasien di rumah sakit.

Pasalnya, tidak semua pasien bebas mengonsumsi jenis buah apa pun. Misalnya, buah belimbing tidak boleh diberikan pada pasien dengan gangguan ginjal karena dapat menyebabkan toksin. Pada pasien diabetes juga hendaknya memilih buah dengan kadar indeks glikemik yang rendah seperti apel, stroberi, jeruk, dan buah pir.

Anda juga perlu berhati-hati kalau mau membawakan buah bagi pasien yang punya riwayat penyakit lambung atau baru saja melakukan operasi. Buah-buahan tertentu seperti jeruk, lemon, dan jeruk bali bisa memperparah gejala penyakit refluks asam lambung (GERD).

Karena memang sulit untuk menentukan jenis buah-buahan apa saja yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi oleh pasien penyakit tertentu, sebaiknya hindari membawakan buah-buahan saat menjenguk pasien. Kecuali bila Anda memang sudah menanyakan pada pasien atau keluarganya buah apa saja yang aman dikonsumsi.

Lalu sebaiknya bawa apa ketika menjenguk pasien di rumah sakit?

Eits, jangan khawatir dulu. Setiap rumah sakit membuat peraturan yang berbeda-beda sehingga diharapkan Anda memastikan dulu kebijakan di masing-masing rumah sakit. Meski begitu, Anda masih bisa memberikan hadiah lainnya yang tidak kalah menarik dan bermanfaat kepada orang yang Anda kasihi.

Misalnya memberikan kartu ucapan agar lekas sembuh, buku, majalah, permainan yang mudah dan simpel seperti buku teka-teki silang berguna untuk mengusir kebosanan. Selain itu, perlengkapan pribadi seperti kaos kaki, lip balm, atau sesuatu untuk membuat mereka lebih rileks dan bisa beristirahat seperti penutup mata bisa menjadi pilihan Anda sebagai hadiah.

Namun, sebenarnya yang terpenting selain hadiah adalah kehadiran Anda kepada mereka yang sedang diopname, baik sebagai penenang atau penghibur. Setelah berkunjung, jangan lupa untuk mencuci tangan dengan cairan antiseptik guna mengurangi penyebaran penyakit.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

Kuku yang cantengan tak hanya mengerikan untuk dipandang mata, namun bisa terasa menyakitkan dan mungkin bernanah. Begini cara mengobatinya.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Tips Sehat 08/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Mungkin Anda kaget saat tahu kalau kelopak mata bengkak tiba-tiba. Ada banyak hal yang bisa bikin kelopak mata Anda bengkak. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Momen anak disunat menjadi salah satu hal penting, khususnya di Indonesia. Tapi, dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kode wadah plastik pada makanan atau minuman

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
tanggal kedaluwarsa

4 Fakta yang Perlu Anda Ketahui Seputar Tanggal Kedaluwarsa

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit