5 Manfaat Xylitol, Si Pemanis Alami yang Baik Bagi Kesehatan

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Sebagai pengganti gula, xylitol ternyata bermanfaat bagi kesehatan Anda, lho. Pemanis yang biasa Anda temukan di permen karet ini mempunyai glikemik indeks (GI) yang rendah dan 33% kalori yang lebih sedikit dibandingkan sukrosa. Tanpa basa-basi lagi, ini beragam manfaat xylitol yang bisa Anda peroleh dalam penggunaan yang normal.

Manfaat xylitol untuk kesehatan

Xylitol adalah karbohidrat alami yang berasal dariekstraksi pohon dan tanaman berserat kayu, seperti Birch. Selain digunakan pada permen karet, xylitol juga bisa Anda temukan di berbagai jenis buah dan sayuran, contohnya plum dan kembang kol.

Selain manis, pemanis alami ini memberikan sensasi dingin pada mulut ketika Anda mengonsumsinya dan tidak meninggalkan rasa mual yang sering dirasakan saat makan gula pasir.

Lalu, apa saja ya manfaat xylitol untuk kesehatan?

1. Indeks glikemik yang rendah

indeks glikemik makanan, tak punya diabetes

Tidak seperti gula pasir dan sirup fruktosa yang dapat meningkatkan gula darah dengan cepat, xylitol dapat menjadi pemanis pengganti, terutama bagi para penyandang diabetes. Hal tersebut dikarenakan karbohidrat alami ini mengandung GI sebesar 7, yang termasuk kategori GI rendah.

Selain itu, pemanis yang diproses secara kimiawi ini membuat tubuh tidak dapat memecah karbohidrat menjadi gula dan mengalirkannya ke aliran darah. Oleh karena itu, penyandang diabetes dapat mengonsumsi makanan dengan normal tanpa takut hipoglikemia atau hiperglikemia.

2. Baik untuk kesehatan gigi

gigi susu tidak tanggal sampai dewasa

Selain bermanfaat untuk penyandang diabetes, xylitol juga ternyata baik untuk kesehatan gigi dan mulut Anda.

Sebuah penelitian dari University of Connecticut US menunjukkan bahwa Streptococcus mutans, bakteri yang sering menyebabkan plak pada gigi, dapat dinetralisir dengan xylitol. Hal ini dapat mengurangi plak, karies, dan lubang pada gigi.

Selain itu, pada studi lainnya mengungkapkan bahwa xylitol juga berpengaruh terhadap kesehatan gusi Anda, terutama bakteri yang menyebabkan gingivitis Porphyromonas gingivalis. Jika masalah yang disebabkan oleh bakteri ini tidak diatasi dengan baik, jumlahnya akan semakin banyak hingga mencapai aliran darah dan menyebabkan peradangan serta pembengkakan.

Oleh karena itu, para peneliti pun melihat bahwa xylitol ternyata dapat mengatasi masalah tersebut. Hal tersebut dilakukan dengan meningkatkan protein pada sistem imun, sehingga menghambat pertumbuhan bakteri.

3. Mencegah infeksi telinga

telinga berair
Sumber: Sohu

Pada dasarnya, mulut, hidung, dan telinga Anda saling terhubung. Oleh karena itu, apabila bakteri pada mulut merajalela, telinga Anda bisa terkena imbasnya.

Bakteri yang menyebabkan plak pada gigi Anda bisa menyebabkan infeksi pada telinga Anda, terutama gendang telinga. Ternyata, manfaat xylitol pada gigi juga berpengaruh dalam mengatasi kondisi ini.

Sebuah penelitian yang melibatkan 850 anak menunjukkan bahwa permen xylitol yang mereka kunyah mengandung anti virus dan anti bakteri. Keduanya mengurangi infeksi pada telinga hingga 30%. Selain itu, xylitol juga melawan Candida Albicans, yaitu bakteri yang menyebabkan infeksi kandida. Oleh karena itu, mengonsumsi xylitol dengan wajar dapat mengurangi hingga mencegah infeksi pada telinga.

4. Bersifat antioksidan

mencegah asam lambung

Menurut National Center for Complementary and Integrative Health bahwa antioksidan dapat mengatasi radikal bebas yang menyebabkan diabetes, kanker, dan penyakit kardiovaskular. Nah, sebuah penelitian mengungkapkan bahwa xylitol mengandung antioksidan yang dapat menetralisir pemicu penyakit di atas.

Hal tersebut ditunjukkan melalui tikus yang menyandang diabetes mengonsumsi xylitol. Beberapa hari kemudian mulai terlihat bahwa apa yang dimakannya melakukan serangan balasan kepada radikal bebas. Walaupun terlihat menjanjikan, tentu saja diperlukan percobaan terhadap manusia untuk memastikan hal ini.

5. Sinus lebih sehat

pansinusitis adalah

Sebuah studi oleh Dr. Peter Hwang dari rumah sakit Stanford mengungkapkan bahwa xylitol yang telah larut di dalam air ternyata dapat mengatasi gejala sinusitis. Oleh karena itu, banyak orang yang telah beralih ke pengobatan yang melibatkan xylitol untuk meredakan gejala sinusitis mereka.

Dosis aman penggunaan xylitol

menelan permen karet sistem pencernaan

Supaya Anda mendapatkan manfaat dari xylitol, tentu saja Anda harus mengonsumsinya dalam batas wajar. Segala sesuatu yang berlebihan akan memiliki konsekuensi dan efek samping. Oleh karena itu, alangkah baiknya jika Anda menggunakan xylitol dalam dosis yang aman.

Setiap orang memiliki batas aman tersendiri dalam menggunakan obat-obatan, tidak terkecuali xylitol. Dilansir dari webmd.com, pada tubuh orang dewasa setidaknya dapat menerima 7 – 20 gram xylitol per hari yang tentu saja dibagi dalam dosis yang lebih kecil yaitu tiga hingga lima dosis. Biasanya diberikan sebagai permen atau permen karet. Dianjurkan agar permen karet xylitol dikunyah 10-20 menit setelah makan.

Nah, anak kecil pun yang berusia lebih dari 5 tahun dapat menggunakan xylitol sebagai pengganti gula mereka. Mereka dapat mengonsumsi 5 – 8 gram per hari untuk mengurangi bakteri plak pada mulut.

Efek samping xylitol

diare pada hiv

Selain berbagai manfaat yang dapat diberikan oleh xylitol, ternyata mengonsumsinya secara berlebihan dapat memberikan efek samping yang bisa mempengaruhi kesehatan Anda. Dosis xylitol yang berlebihan ternyata bisa membuat Anda diare dan perut kembung. Selain itu, memberikan xylitol kepada hewan peliharaan Anda, seperti anjing, sangat berbahaya karena meracuni tubuh mereka.

Nah, setelah Anda mengetahui manfaat xylitol ternyata baik untuk kesehatan Anda, cobalah untuk memulai mengganti gula Anda dengan xylitol. Akan tetapi, tidak perlu terburu-buru agar tubuh Anda terbiasa dengan sendirinya.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca