4 Manfaat Kulit Timun yang Tidak Anda Duga

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Oktober 2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Ketika Anda menyiapkan timun untuk dikonsumsi, apa yang biasanya Anda lakukan? Mengupas kulitnya atau dibiarkan saja? Setiap orang memang memiliki kesukaannya masing-masing. Biasanya timun yang kulitnya tidak dikupas akan jadi lebih renyah dan agak pahit. Sementara timun yang dikupas kulitnya terasa lembut. Akan tetapi, adakah cara terbaik untuk mengonsumsi timun? Dengan atau tanpa kulitnya? Untuk mencari tahu jawabannya, simak informasi seputar kulit timun berikut ini.

Manfaat kulit timun

Timun kaya akan berbagai nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Apalagi jika Anda mengonsumsinya bersama dengan kulitnya. Ya, kulit timun sebaiknya dibiarkan saja, tidak dikupas habis. Jika kulit timun dikupas, Anda akan kehilangan berbagai nutrisi penting yang sayang untuk dilewatkan. Jadi, lain kali Anda mengonsumsi timun, jangan kupas kulitnya.

1. Kaya akan serat

Kulit timun kaya akan serat yang tidak larut. Serat tidak larut adalah jenis serat pangan yang tidak larut dalam air, yang berarti jenis serat ini akan melewati saluran pencernaan Anda dengan utuh. Karena tidak langsung diurai, serat tidak larut ampuh untuk membantu melancarkan usus dan saluran pencernaan Anda dengan cara mendorong sisa makanan dan zat-zat yang sudah diolah keluar dari tubuh. Maka, Anda pun jadi lancar buang air besar. Serat tidak larut juga baik untuk meringankan sembelit.

Sementara itu, daging timun mengandung banyak serat larut. Serat larut dibutuhkan tubuh untuk mengikat cairan jadi lebih kental di dalam sistem pencernaan Anda. Anda pun jadi kenyang lebih lama karena perut tidak dibiarkan kosong. Maka, kombinasi serat larut dan tidak larut inilah yang terbaik bagi Anda dan keluarga.

BACA JUGA: 7 Alasan Kenapa Anda Harus Rutin Minum Air Timun

2. Kandungan vitamin K

Jangan mengupas kulit timun kalau Anda tak mau melewatkan khasiat vitamin K. Vitamin ini mampu memicu produksi protein-protein tertentu yang dibutuhkan tulang Anda agar tetap kuat dan padat. Selain baik untuk tulang, vitamin K juga bisa memperbaiki dan memicu produksi sel-sel baru dalam tubuh. Darah Anda juga memerlukan vitamin K supaya tidak terlalu encer dan untuk mencegah perdarahan. Vitamin ini bisa Anda temukan paling banyak pada kulit timun.

3. Beta karoten yang tinggi

Pada kulit timun, terdapat kandungan beta karoten yang tinggi. Beta karoten yang merupakan salah satu jenis vitamin A ini bisa ditemukan pada buah-buahan atau sayur-mayur yang berwarna pekat dan terang. Maka, dibandingkan dengan daging timun yang warnanya pucat, kulit timun lah yang menjadi sumber terbesar beta karoten. Zat ini bagus untuk menjaga kesehatan mata dan indra penglihatan Anda. Selain itu, beta karoten juga dibutuhkan oleh sistem kekebalan tubuh untuk melawan virus, bakteri, dan kuman penyebab penyakit.

4. Rendah kalori

Tak perlu merasa bersalah kalau Anda makan banyak timun, misalnya di salad, gado-gado, asinan, atau lalapan. Pasalnya, meski memiliki segudang nutrisi, kulit dan daging timun hanya menawarkan kadar kalori sedikit saja, yaitu 1-2 kalori pada setiap irisan timun. Karena timun juga mengandung banyak air, maka makan timun bisa membuat Anda lebih kenyang tapi tidak banyak kalorinya.

BACA JUGA: Cara Menghitung Berapa Banyak Kalori yang Anda Butuhkan Per Hari

Tips memilih timun yang segar

Hati-hati ketika Anda memilih timun di pasar, tukang sayur, atau supermarket. Kalau Anda ingin menikmati kulitnya juga, sebaiknya Anda perhatikan baik-baik bentuk fisiknya. Anda tentu tidak ingin salah membeli timun yang pahit atau sudah terkontaminasi bahan-bahan kimia dari pestisida atau lilin makanan.

BACA JUGA: Yang Perlu Anda Tahu Seputar Pangan Rekayasa Genetika

Warna kulit timun yang sehat adalah hijau rumput sampai hijau gelap. Jangan memilih yang terlalu kuning atau terlalu terang warnanya. Perhatikan juga jika kulit timun tampak mengkilat. Besar kemungkinan timun tersebut sudah dilapisi lilin makanan agar tampak lebih bercahaya. Maka, carilah timun yang tampak segar alami. Untuk menghindari risiko pestisida berbahaya, Anda juga bisa memilih timun organik.

Perhatikan juga bentuk dan kepadatan timun. Hindari timun yang sudah lembek jika ditekan. Anda juga bisa melihat apakah timun berbentuk proporsional dari ujung atas hingga bawah. Hal ini bisa menjadi acuan untuk menentukan apakah timun Anda rasanya sudah cukup manis. Namun, sebersih dan sebaik apapun timun yang Anda beli, pastikan untuk mencuci bersih timun dengan air matang sebelum dikonsumsi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Tak Hanya Memutihkan Kulit, Ini 6 Manfaat Bengkoang Bagi Kesehatan

    Siapa yang suka makan bengkoang? Nyatanya, kandungan dan manfaat bengkoang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Apa saja manfaatnya?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hidup Sehat, Kecantikan 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit

    Apa Benar Wanita Tidak Boleh Makan Timun Saat Sedang Haid?

    Apakah Anda sering mendengar mitos tentang tidak boleh makan timun saat haid? Memang apa efek yang mungkin terjadi? Simak penjelasan ilmiahnya.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
    Hidup Sehat, Fakta Unik 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit

    5 Cara Diet Tanpa Sayur yang Aman untuk Tubuh

    Di semua anjuran makanan sehat, selalu saja ada sayur di dalamnya. Bagaimana jika Anda tak suka makan sayur? Berikut ini diet tanpa sayur tapi tetap sehat.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Nutrisi, Hidup Sehat, Tips Sehat 25 November 2020 . Waktu baca 3 menit

    6 Khasiat Teh Chamomile yang Baik Bagi Tubuh

    Pernahkan Anda mencicipi teh chamomile? Ternyata salah satu teh herbal ini banyak manfaatnya, lho! Simak manfaat teh chamomile bagi kesehatan tubuh.

    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hidup Sehat, Fakta Unik 25 November 2020 . Waktu baca 3 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    penyebab bau mulut

    Wajib Tahu 15 Penyebab Bau Mulut yang Mengganggu!

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 27 November 2020 . Waktu baca 9 menit
    penyebab mulut kering

    7 Penyebab Mulut Kering Selain Dehidrasi yang Perlu Diketahui

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 27 November 2020 . Waktu baca 6 menit
    akibat sering main hp

    4 Jenis Gangguan Kesehatan Akibat Terlalu Sering Bermain Smartphone

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit
    gingsul, salah satu jenis maloklusi

    Fakta Seputar Gigi Gingsul yang Harus Anda Tahu

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 25 November 2020 . Waktu baca 6 menit