Benarkah Minum Air Kelapa Bisa Mengobati Keracunan Makanan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 7 Oktober 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Jajan di sembarang tempat yang kebersihannya tidak terjamin bisa menyebabkan keracunan makanan. Termasuk jika Anda malas cuci tangan sebelum makan. Akibatnya, Anda akan mengalami sakit perut, mulas, diare, hingga dehidrasi parah. Kalau sudah begitu, Anda biasanya langsung mencari air kelapa murni untuk mengobati masalah pencernaan meresahkan ini. Apakah manfaat air kelapa benar efektif untuk menetralisir efek keracunan makanan atau hanya sekadar sugesti saja, karena sudah sering mendengar wejangan tersebut dari orangtua?

Sekilas kandungan gizi pada air kelapa

Kelapa dikenal sebagai tumbuhan yang paling bermanfaat untuk kehidupan. Bagaimana tidak, hampir seluruh bagian dari kelapa dapat dimanfaatkan. Mulai dari batangnya untuk dijadikan kayu, tempurung atau batok kelapa menjadi arang, daging buahnya untuk dimakan, hingga air kelapa untuk diminum.

Dilihat dari kandungan gizinya, setiap satu cangkir atau setara dengan 240 mililiter air kelapa mengandung 43,6 kalori, 10,4 gram gula, 43,6 natrium, vitamin B kompleks, vitamin C, dan sejumlah elektrolit penting bagi tubuh seperti fosfor, kalium, kalsium, dan magnesium.

Bahkan, dikutip dari Livestrong, seorang ahli gizi Therese Bonnani, R.D mengungkapkan bahwa air kelapa mengandung elektrolit yang cukup banyak dibandingkan jus buah dan minuman olahraga pada umumnya.

Benarkah manfaat air kelapa bisa mengatasi keracunan makanan?

cara mengatasi keracunan makanan

Diare yang muncul akibat efek keracunan makanan dapat menyebabkan dehidrasi parah jika tidak cepat-cepat ditangani. Minum air putih memang dapat membantu mengembalikan cairan tubuh, tapi air putih saja kadang tidak cukup untuk mengembalikan elektrolit yang hilang akibat diare.

Nah, air kelapa mengandung jumlah elektrolit yang lebih banyak daripada air putih sehingga dapat mempercepat pemulihan diarenya. Selain itu, berbagai kandungan zat dalam air kelapa dapat membantu proses detoksifikasi untuk membuang racun dalam saluran pencernaan makanan Anda akibat keracunan makanan.

Terlebih, rasa manis alami dari air kelapa dapat membantu meningkatkan energi tubuh Anda yang lemas sekaligus menghilangkan sensasi mual dan muntah akibat diare, dehidrasi, dan berbagai efek keracunan makanan lainnya.

Jadi, sudah tidak diragukan lagi jika manfaat air kelapa dapat membantu menetralisir keracunan makanan yang Anda alami.

Harus minum berapa banyak?

Untuk mendapatkan manfaat air kelapa setelah keracunan makanan, kebanyakan ahli gizi menyarankan untuk minum sekitar segelas-dua gelas saja. Ingat: air kelapa bukanlah obat penyembuh, melainkan hanya sebagai pereda gejala saja.

Hanya minum air kelapa saja setelah keracunan makanan tanpa dilanjut dengan perawatan yang tepat malah akan membatasi Anda terhadap nutrisi lainnya yang juga penting untuk mempercepat proses pemulihan. Pasalnya, air kelapa hanya mengandung sedikit karbohidrat, si sumber energi utama bagi tubuh.

Sebaliknya, jangan juga berlebihan meminumnya. Minum air kelapa terlalu banyak juga tidak baik. Minum banyak air kelapa yang kaya kalium dalam waktu singkat dapat menyebabkan penumpukan kalium dalam tubuh, sebuah kondisi yang dikenal sebagai hiperkalemia.

Apabila setelah minum air kelapa gejala keracunan makanan Anda masih bertahan atau makin memburuk, sebaiknya cepat konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang lebih tepat. Orang dengan dehidrasi berat harus mencari bantuan medis segera. Juga, Hindari air kelapa jika Anda memiliki alergi terhadap kelapa.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Dari Mana Datangnya Intuisi? Dan Kenapa Harus Kita Turuti?

Setiap orang memiliki intuisi, sebagian mempercayai intuisinya dan sebagian lagi tidak. Sebenarnya, apa itu intuisi? Dan kenapa kita perlu mengikutinya?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Fakta Unik 13 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Mana yang Lebih Sehat Buat Payudara: Bra Biasa Atau Berkawat?

Saat memilih bra, Anda mungkin bimbang antara bra kawat atau bra biasa tanpa kawat. Yuk, simak pertimbangan dari para ahli berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Apa Bedanya Eksim Basah dan Eksim Kering?

Eksim adalah kondisi peradangan kulit yang membuat kulit gatal, memerah, dan pecah-pecah. Lantas, apa bedanya eksim kering dan eksim basah?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Kulit, Dermatitis 8 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

5 Penyebab Telinga Gatal dan Cara Mengobatinya

Jika telinga Anda gatal, jangan digaruk atau dicungkil dengan jari. Ketahui dulu, penyebab telinga gatal, baru Anda akan tahu bagaimana cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Fakta Unik 7 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

proses inflamasi

Proses Inflamasi Ternyata Penting Bagi Tubuh, Begini Mekanismenya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
ukuran otak dewasa berpikir

Apakah Benar Otak Lebih Besar Artinya Lebih Pintar?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 26 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
alergi bawang putih

Kenapa Ada Orang yang Mengalami Alergi Bawang Putih dan Bisakah Diobati?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
daging ayam belum matang

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit