5 Jenis Olahraga Kaki yang Bisa Menjaga Kesehatan Otak

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 07/07/2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

Seiring bertambahnya usia, otak akan ikut menua sehingga fungsi otak juga menurun secara alamiah. Belakangan ini mungkin Anda jadi mudah lupa atau susah untuk mempelajari hal baru? Itu adalah tanda-tanda fungsi otak yang sudah mulai loyo. Meski begitu, penurunan fungsi otak terkait penuaan bisa ditunda atau bahkan dicegah dengan berolahraga sejak dini. Penelitian membuktikan bahwa beberapa jenis olahraga yang khususnya berfokus pada kekuatan dan ketahanan kaki dapat membantu menjaga kesehatan otak. Apa hubungannya?

Memahami hubungan antara otak, otot, dan sistem saraf

Otak merupakan pusat sistem saraf yang mengatur dan memerintah semua sistem saraf dan otot tubuh untuk melakukan suatu tindakan. Misalnya, ketika Anda ingin menendang bola.

Korteks motorik otak akan mengirimkan sinyal ke sumsum tulang belakang yang kemudian akan memerintahkan otot kaki untuk melakukan kontraksi, yaitu gerakan tendangan pada bola.

Menariknya, saat area otak yang bertanggung jawab untuk melakukan suatu gerakan sedang mengalami gangguan, otak akan melakukan neuroplastisitas. Neuroplastisitas adalah kemampuan sel saraf otak untuk memperbaiki hubungan dan menggantikan bagian otak lain untuk mengambil alih.

Semakin baik fungsi neuroplastisitas otak Anda, semakin luwes dan lincah otak untuk mengatur semua fungsi tubuh.

Jenis olahraga yang berfokus pada kaki bantu menjaga kesehatan otak

Dilansir dari Medical News Today, banyak penelitian yang telah menunjukkan bahwa aktivitas otot memengaruhi fungsi neuromuskular, yaitu kemampuan sistem saraf, otot, dan otak untuk bekerja sama. Adanya aktivitas otot mampu merangsang pembentukan sel-sel saraf baru, terutama pada bagian hipocampus (area otak yang menyimpan memori dan mengolah informasi).

Sebuah penelitian yang dipimpin oleh Raffaella Adami dari Università degli Studi di Italia menemukan bahwa jenis latihan yang menentang gravitasi mendukung kesehatan otak tikus lab. Aktivitas tersebut mampu mengembangkan sel glial yang fungsinya melindungi sel saraf, memicu produksi neuron di otak, sekaligus meningkatkan masa otot.

Latihan yang menentang gravitasi yang dimaksud oleh Adami adalah olahraga yang tumpuan dan tekanannya ada pada otot-otot kaki. Berbagai jenis latihan yang berfokus pada kekuatan kaki adalah:

1. Berjalan dan lari

mitos olahraga lari

Jalan santai, jalan cepat, dan lari adalah jenis olahraga yang paling mudah dilakukan. Bahkan, kecepatannya dan jaraknya dapat Anda sesuaikan. Yang terpenting, Anda bisa melakukan olahraga ini kapan saja dan di mana saja. Jenis latihan ini memperkuat otot kaki, melancarkan peredaran darah, menjaga kesehatan otak dan jantung Anda.

2. Menari

Jangan salah, menari juga termasuk ke dalam aktivitas fisik. Otot-otot pada tubuh Anda akan berkontraksi sesuai dengan irama musik. Ada kerja sama antara indera, otak, dan juga otot pada tubuh. Anda bisa mencoba tarian salsa, samba, atau tango

Tarian ini memokuskan kecepatan gerakan kaki, pinggul dan tangan Anda. Latihan ini mampu meningkatkan keseimbangan tubuh anda, membuat jantung lebih aktif, dan memperkuat tulang.

3. Mendaki, menaiki tangga, dan melompat

Bukan hanya berjalan dan berlari, mendaki atau menaiki tangga juga memberi tumpuan pada kaki Anda. Bahkan, jenis latihan ini justru lebih berat intensitasnya karena Anda harus menanjak dan juga menurun sehingga lebih optimal untuk meningkatkan kepadatan tulang kaki.

Selain itu, melompat juga memberikan manfaat pada tubuh yang sama dengan mendaki. Melompat mengharuskan Anda mengangkat tubuh dan akhirnya menapak pada tanah.

4. Angkat beban

Latihan angkat beban mengharuskan Anda untuk mengangkat beban sehingga memberikan tekanan pada tangan, punggung, bahu, dan kaki. Olahraga ini paling baik untuk meningkatkan massa otot. Selain itu, olahraga ini memberikan manfaat pada tubuh seperti meningkatkan kepadatan tulang dan menjaga kesehatan otak serta menjaga tubuh tetap bugar.

5. Bulu tangkis, tenis, dan tenis meja

Setiap gerakan memukul atau menangkis mengharuskan Anda menggerakan kaki mengikuti bola atau shuttlecock. Bukan hanya itu, olahraga ini juga mengharuskan lengan, pergelangan tangan , pinggu, dan tulang belakang Anda untuk bergerak. Selain membakar energi, jenis olahraga ini menjaga meningkatkan kepadatan tulang, menguatkan otot kaki dan tangan, serta sehat bagi otak Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Mitos Kuno Seputar Olahraga yang Tidak Perlu Terus Dipercaya

Olahraga punya banyak manfaat yang tak perlu diragukan. Sayangnya masih banyak mitos olahraga menyesatkan yang beredar di masyarakat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kebugaran, Hidup Sehat 11/06/2019 . Waktu baca 4 menit

Orang Dengan Parkinson Bisa Hidup Sehat dan Normal, Kok! Begini 5 Cara Mudahnya

Gejala parkinson memang mengganggu aktivitas, namun hal tersebut bukanlah sebuah halangan untuk menjalani hidup sehat dengan parkinson. Yuk, disimak caranya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Tips Sehat 16/05/2019 . Waktu baca 6 menit

3 Manfaat Luar Biasa Puasa Ramadan untuk Kesehatan Otak

Puasa memang meningkatkan kesehatan Anda. Namun, tahukah Anda bahwa puasa juga memiliki manfaat untuk kesehatan otak Anda? Cek jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hari Raya, Ramadan 13/05/2019 . Waktu baca 4 menit

Ini 3 Manfaat Olahraga Saat Puasa yang Sayang Dilewatkan

Olahraga memang menyehatkan. Namun, bila dilakukan saat berpuasa, apakah manfaatnya sama? Yuk, lihat apa saja manfaat olahraga saat puasa berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hari Raya, Ramadan 12/05/2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab sulit mengingat

6 Penyebab Otak Anda Sulit Mengingat dan Mudah Lupa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 22/07/2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat surfing kesehatan mental

Berselancar di Laut Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan Mental, Lho!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 23/06/2020 . Waktu baca 5 menit
aktivitas sehat otak lansia

Perkuat Otak Lansia dengan Rutin Melakukan Aktivitas Sehat Ini

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 10/05/2020 . Waktu baca 5 menit
olahraga setiap hari saat liburan

Bolehkah Bayar Utang Olahraga Sekaligus Langsung di Hari Libur?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 31/01/2020 . Waktu baca 4 menit