Merah, Kuning, Hijau, dan Biru: Ketahui Apa Penyebab Warna Air Kencing Anda Berubah

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 08/01/2019
Bagikan sekarang

Warna air kencing yang normal adalah kuning pucat atau kuning muda. Lalu bagaimana apabila warna air kencing hijau, merah, atau bahkan hitam? Hati-hati, karena warna urine dapat mencerminkan kondisi kesehatan tubuh Anda sebenarnya.

Beragam warna air kencing dan penyebabnya

Mengapa air kencing Berwarna Kuning Tua?

Urine adalah cairan hasil detoksifikasi racun dan kotoran oleh ginjal yang dibuang keluar lewat saluran uretra. Proses mengeluaran urine familiar disebut dengan buang air kecil, berkemih, kencing, atau pipis.

Meski umumnya berapa banyak air yang keluar, bau, dan warnanya dipengaruhi oleh makanan dan minuman kita sehari-hari, perubahan kondisi air urine dapat menandakan masalah kesehatan pada tubuh Anda.

Cari tahu penyebab dari warna air kencing Anda di bawah ini:

1. Merah atau pink

Warna air kencing kemerahan kemungkinan besar menandakan adanya luka di saluran kencing atau bukaan uretra. Darah dalam kencing (hematuria) umum dialami orang yang menderita infeksi saluran kemih, pembesaran prostat, tumor, atau kista pada ginjal.

Meski begitu, tidak semua warna urine kemerahan tandanya mengandung darah. Mungkin beberapa hari belakangan Anda makan banyak buah bit atau stroberi sehingga saat berkemih melihat warnanya sedikit kemerahan atau merah muda.

Kemungkinan lainnya adalah dari efek samping obat-obatan tertentu. Obat antibiotik untuk TBC dan obat pencahar yang mengandung zat senna dapat menyebabkan air kencing Anda berwarna kemerahan.

2. Oranye atau jingga

Warna air kencing kuning tua keruh atau bahkan menjurus jingga (oranye) mungkin menandakan Anda dehidrasi alias kurang minum. Warna urine oranye mungkin juga menunjukkan adanya masalah pada organ hati atau saluran empedu.

Selain itu, efek samping obat antiradang sulfasalazine, obat pencahar, dan obat kemoterapi juga dapat membuat air kencing Anda berwarna oranye.

3. Biru atau hijau

Beberapa pewarna makanan berwarna cerah dapat menyebabkan air kencing berwarna hijau atau biru. Di sisi lain, urine berwarna biru bisa disebabkan karena kondisi genetik langka yang disebut sindrom popok biru. Kondisi ini lebih sering ditemukan pada anak-anak.

4. Coklat atau hitam

Beberapa makanan seperti kacang Fava, rhubarb, lidah buaya, hingga makanan yang mengandung arang aktif (activated charcoal) dapat membuat warna kencing tampak cokelat kehitaman.

Beberapa orang yang habis berolahraga terlalu berat juga dapat menemukan urine mereka berwarna cenderung gelap akibat cedera otot atau kerusakan ginjal.

Selain itu, warna air kencing yang gelap bisa menandakan adanya gangguan pada hati atau ginjal, dan juga komplikasi dari infeksi saluran kemih.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Tak heran jika kale kini naik daun di kalangan para pecinta kesehatan. Sayuran hijau ini mengandung segudang manfaat, termasuk untuk kanker payudara.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Penyebab mulut terasa pahit saat puasa biasanya tidak berbahaya. Bisa jadi, mulut terasa pahit karena Anda lalai melakukan hal yang satu ini! Apa ya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan 19/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

warna rambut

Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
gerimis bikin sakit

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020
resep membuat bakwan

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020