Pria yang Kerja Shift Malam Cenderung Berisiko Tidak Subur

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017
Bagikan sekarang

Baru-baru ini, dua studi menyatakan adanya hubungan antara dampak kerja shift malam dengan masalah disfungsi ereksi alias impotensi pada pria. Ditambah lagi, kedua studi tersebut akhirnya berimbas pada kualitas sperma yang buruk, sehingga berdampak pada kesuburan. 

Bagaimana kerja shift malam bisa mengurangi kesuburan pria?

Dikutip dari Healthday News, penelitian yang diteliti oleh Dr. Alex Pastuszak ini pada dasarnya tidak membuktikan adanya bahaya pasti dari dampak kerja shift pada pria. Namun, orang-orang yang bekerja mengikuti sistem shift, terutama shift malam, dapat berisiko pada banyak masalah kesehatan. Contohnya adalah masalah tidur dan masalah kesuburan, sehingga harus dipastikan mendapat perawatan medis untuk mencegah risiko kondisi ini.

Sebelumnya, para peneliti telah berusaha untuk lebih memahami peran “kerja shift” yang mengharuskan seseorang bekerja di luar waktu kerja siang hari. Tapi sayangnya, dampak sistem kerja seperti ini bisa mengganggu irama sirkadian (ritme jam biologis tubuh) dan mengganggu fungsi hormon normal. Selain itu, kerja shift pada malam hari akan memiliki dampak pada gangguan dan pola tidur pria, seperti insomnia atau kondisi kantuk berlebih.

Pada penelitian ini, periset meneliti 198 pria terkait kesuburan dan pola kerja yang mereka punya. Hasilnya ditemukan, sebanyak 75 pria dinyatakan kurang subur akibat bekerja secara shift, lalu 96 pria memang tidak subur, dan terakhir 27 pria dinyatakan subur karena mereka memang memiliki keturunan (anak).

Jika ditelisik dari hasilnya, pria yang mengalami ketidaksuburan rata-rata adalah orang yang waktu bekerjanya di malam hari, dan kualitas sperma mereka juga jauh lebih rendah daripada mereka yang bekerja di siang hari. Pastuszak juga menyimpulkan, kalau terlalu banyak atau terlalu sedikit waktu tidur seseorang, dapat mengubah irama sirkadian dan merusak kadar hormon gen yang penting untuk produksi sperma.

Kerja shift malam juga sering menimbulkan masalah kencing

Penelitian lain juga meneliti penyebab dari hampir 2.500 pria yang pergi ke klinik kesuburan dan memiliki masalah dengan kencing. Lagi-lagi, penyebab masalah kencing para pria tersebut paling banyak disebabkan oleh dampak kerja shift malam yang memengaruhi pola tidur dan kesehatan mereka.

Parahnya, masalah kencing ini dibarengi dengan ereksi yang lemah dan kadar testosteron rendah. Beberapa gejala masalah pada saluran kencing pria yang bekerja malam hari adalah menjadi sering buang air kecil, urin yang sedikit, dan bahkan pembesaran prostat.

Apa yang bisa dilakukan para pekerja shift malam untuk mencegah risiko kesehatan dan kesuburan?

Menurut Pastuszak, para pria pekerja dengan sistem shift dapat mengambil langkah-langkah berikut untuk memperbaiki kualitas tidur dengan beberapa cara yang sederhana tapi penting, seperti berikut ini

  • Tidur yang cukup (7-8 jam perhari), walaupun bekerja secara shift
  • Usahakan tidur di ruangan yang gelap untuk mendapat tidur yang berkualitas
  • Hindari alkohol dan kafein sebelum tidur
  • Batasi penggunaan gadget sehari-hari
  • 30 menit sebelum tidur, atur pencahayaan ruangan Anda agar tidur lebih mudah dan nyenyak
  • Jangan lupa juga untuk selalu memeriksa dan konsultasi ke dokter mengenai kondisi kesehatan dan kesuburan Anda secara rutin.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

4 Cara Mencegah Keluar Air Mani Saat Puasa

Bagi beberapa pria, air mani bisa bocor bahkan saat sedang tidak dirangsang. Ada beberapa cara mudah untuk mencegah air mani keluar saat puasa.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Katanya, minum madu saat sahur bisa memberikan segudang manfaat baik bagi tubuh selama menjalani puasa. Tertarik ingin coba? Simak beragam khasiatnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Kurma bukan satu-satunya buah yang baik dimakan saat berbuka puasa. Lihat berbagai pilihan lainnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Monika Nanda
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020

7 Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Fit Saat Puasa

Jangan sampai karena puasa Anda jadi lemas, lesu, dan mudah sakit. Simak rutinitas yang bisa dilakukan agar tetap fit saat puasa.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hari Raya, Ramadan 09/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

resep membuat bakwan

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
panduan diet sehat untuk menurunkan berat badan, cara diet sehat, menu diet sehat, makanan diet sehat, diet sehat alami

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
diagnosis hiv

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020