Ortu Tak Perlu Cemas, Ini Penjelasan Ilmiah Kenapa Bayi Senyum Saat Tidur

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 18 Juli 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

    Beberapa mitos menyebutkan bahwa bayi tersenyum saat tidur karena sedang diajak main atau bercanda dengan makhluk halus. Tak jarang hal ini membuat orang tua takut dan cemas. Jika ini terjadi juga pada si kecil, Anda tak perlu cemas. Tersenyum saat tidur itu wajar kok, bahkan ada penjelasan ilmiahnya. Lantas, mengapa si kecil sering tersenyum saat terlelap?

    Kenapa bayi tersenyum saat tidur?

    Sebenarnya, ketika beberapa minggu awal setelah persalinan, senyum yang dimiliki bayi muncul bukan karena mereka merespon sesuatu atau sedang merasa senang. Hal ini adalah reflek alami yang dimiliki setiap bayi.

    Ya, kondisi ini disebut dengan neonatal smiling, yaitu ketika bayi baru lahir spontan tersenyum, bukan karena apapun. Reflek senyum ini sudah dimiliki setiap bayi sejak mereka di dalam rahim yang berasal dari rangsangan bagian subkortikal otak

    Nah, senyum ini juga spontan terjadi ketika si kecil sedang terlelap dalam tidurnya. Apalagi, jika bayi sedang mengalami tahapan tidur REM. Pada tahap ini, bayi akan tertidur pulas dan kegiatan rangsangan otak akan meningkat, termasuk pada bagian subkortikal.

    Maka itu, Anda akan sering melihat bayi tersenyum saat tidur ketika awal-awal minggu kelahirannya. Namun seiring bertambahnya usia, respon senyum ini akan berkurang.

    Senyum bayi juga menunjukkan perkembangan emosinya

    gigi bayi tumbuh

    Jika bayi sudah memasuki usia 2 bulan, maka senyum yang dimilikinya tidak lagi spontan yang berasal dari rangsangan otak. Bayi akan mulai tersenyum akibat merespon berbagai hal yang ia lihat, tentu saja senyum tersebut hasil dari respon emosionalnya.

    Pada usia ini, otak bayi berkembang, pengelihatannya mulai membaik, dan mulai mengenali wajah orang di sekitarnya. Bayi juga akan menanggapi rangsangan suara yang muncul, seperti suara ibu, ayah, atau mainannya. Tanggapan yang diberikan bayi ini adalah dengan senyuman.

    Seiring meningkatnya kemampuan bayi merespon rangsangan dari lingkungannya, rangsangan bagian subkortikal otak mulai berkurang. Semakin besar usianya, Anda juga akan semakin jarang melihat ia tersenyum saat tidur.

    Saat bayi memasuki usia 5-6 bulan mereka memiliki berbagai bentuk senyuman hingga tertawa serta menunjukan emosinya, yaitu bahagia, senang, dan ketertarikan akan sesuatu hal.

    Selanjutnya memasuki usia 7-8 bulan bayi semakin aktif berinteraksi, bukan hanya memberikan respon berupa senyuman, bayi mulai banyak memberikan respon audio dengan mengeluarkan suara kecilnya sambil tersenyum.

    Ortu harus waspada jika si kecil tidak tersenyum sama sekali

    Senyum adalah salah satu tanda dari perkembangan si kecil. Bayi yang tersenyum menandakan bahwa ia sudah mengalami perkembangan emosional dan mampu melihat secara jelas lingkungan sekitarnya.

    Maka itu, jika si kecil sudah berusia di atas dua bulan tapi tak kunjung menunjukkan senyumnya, Anda perlu khawatir. Mungkin saja hal ini menandakan adanya gangguan pada perkembangan si kecil.

    Untuk mengetahui kondisinya secara pasti, konsultasikan hal ini pada dokter anak Anda.

    Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Ingin Sukses Menidurkan Bayi? Perhatikan Aturan Berikut Ini

    Tahukah Anda bahwa saat bayi tidur lalu tiba-tiba terbangun dan menangis di tengah malam, Anda sebaiknya tak menggendongnya?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Parenting, Tips Parenting 13 November 2017 . Waktu baca 4 menit

    Ternyata Benar, Tersenyum Bisa Bikin Bahagia. Ini Penjelasan Medisnya

    Apakah Anda percaya bahwa senyum itu menular? Atau senyum bikin bahagia? Ternyata senyuman dapat mempengaruhi kerja otak Anda. Bagaimana bisa?

    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Hidup Sehat, Fakta Unik 13 Maret 2017 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    SIDS sindrom kematian bayi mendadak

    Apakah Bayi Bermimpi Seperti Orang Dewasa Saat Tidur?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Dipublikasikan tanggal: 24 Juli 2018 . Waktu baca 4 menit
    arti senyuman

    Menguak 7 Tipe dan Arti Senyuman yang Mungkin Pernah Anda Lakukan

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 29 April 2018 . Waktu baca 5 menit
    Merawat Bayi Baru Lahir

    Panduan Lengkap Perawatan Bayi Baru Lahir untuk Orangtua Baru

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Dipublikasikan tanggal: 25 April 2018 . Waktu baca 8 menit
    siklus tidur bayi

    Mengenal Siklus Tidur Bayi, Sejak Dalam Kandungan Hingga Setelah Lahir

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 18 Februari 2018 . Waktu baca 4 menit