Benarkah Ada Orang yang Punya Ingatan Fotografis Seperti Sherlock Holmes?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Anda mungkin sudah sering dengar karakter fiksi Sherlock Holmes. Sherlock Holmes adalah seorang detektif dari Inggris yang dikenal dengan kecerdasan dan ketajaman daya ingatnya dalam memecahkan kasus-kasus kriminal misterius. Banyak orang percaya bahwa Sherlock Holmes memiliki ingatan fotografis. Namun, apa sih yang dimaksud dengan ingatan fotografis? Apakah ada orang yang memiliki jenis ingatan ini dalam kehidupan nyata? Simak jawabannya di bawah ini.

Apa itu ingatan fotografis?

Ingatan fotografis adalah kemampuan untuk mengingat peristiwa, gambar, angka, suara, bau, dan hal-hal lainnya dengan sangat rinci. Ingatan yang sudah terekam dalam otak kemudian bisa dengan mudah ditarik kembali kapanpun informasinya dibutuhkan.

Seorang spesialis ilmu saraf dari John Hopkins University School of Medicine, dr. Barry Gordon menjelaskan pada Scientific American bagaimana cara kerja ingatan ini. Menurutnya, daya ingat fotografis mirip seperti fotografi dengan kamera. Anda memotret suatu peristiwa atau objek dengan pikiran Anda. Kemudian potret tersebut Anda simpan dalam album foto. Ketika Anda membutuhkan informasi tertentu dari potret itu, Anda bisa dengan mudah membuka album foto Anda. Anda tinggal mengamati foto tersebut, memperbesar (zoom in) atau memperkecil (zoom out) di bagian yang diinginkan, dan informasi tersebut akan hadir kembali dalam ingatan Anda seolah masih segar.

Misalnya Anda pernah belajar sejarah kerajaan nusantara di bangku sekolah dasar. Orang dengan daya ingat fotografis mampu mengingat secara pasti periode setiap kerajaan beserta wilayah kekuasannya. Padahal pelajaran itu sudah lewat sepuluh tahun yang lalu. Atau Anda ingat persis plat nomor kendaraan yang menabrak Anda dua bulan lalu, hanya dengan sekilas melihat saja.

Sedangkan ingatan manusia tidak secanggih dan seakurat itu. Anda mungkin ingat menu sarapan Anda tadi pagi. Namun, apakah Anda ingat apa menu sarapan Anda dua minggu yang lalu? Sulit sekali untuk mengingatnya, bukan?

Mungkinkah ada orang yang punya ingatan fotografis?

Secara ilmiah, belum ada bukti bahwa manusia bisa memiliki ingatan fotografis. Jadi, ingatan ini hanya bersifat fiktif belaka. Dokter spesialis kejiwaan dan saraf Larry R. Squire menjelaskan bahwa bila ingatan fotografis benar-benar ada, harusnya orang yang diduga punya kemampuan ini mampu membacakan kembali isi seluruh novel yang telah dibaca tanpa melihat teks sama sekali. Pada kenyataannya, tak ada manusia yang bisa melakukannya.

Memang ada orang-orang yang punya daya ingat yang luar biasa. Bahkan ada kejuaraan kelas dunia yang diselenggarakan untuk menguji daya ingat orang-orang hebat tersebut. Akan tetapi, para peserta kejuaraan ini sudah berlatih keras selama bertahun-tahun dengan strategi khusus. Dalam kehidupan sehari-hari, mereka masih bisa lupa juga tadi parkir kendaraan di sebelah mana atau lupa ada janji dengan seseorang. Ini jadi bukti bahwa belum ada orang yang punya kemampuan mengingat secara akurat tanpa kesalahan sedikit pun.

Fenomena yang mirip sering terjadi pada anak-anak

Meskipun teori daya ingat fotografis telah ditepis oleh para ilmuwan dan pakar, ada suatu fenomena langka yang sangat mirip dengan daya ingat fotografis. Fenomena yang biasanya muncul pada anak-anak ini disebut ingatan eidetik.

Ingatan eidetik, menurut seorang pakar psikologi Alan Searleman, adalah kemampuan untuk mengingat suatu peristiwa atau objek secara akurat dalam waktu beberapa menit. Misalnya seorang anak melihat lukisan taman bunga. Kemudian lukisan tersebut akan ditutupi. Anak dengan ingatan eidetik bisa mengingat ada berapa jumlah kelopak bunga pada setangkai bunga tertentu dalam lukisan tadi.

Namun, ingatan eidetik tak sama dengan fotografis. Anak dengan bakat ini tak mampu mengingat jumlah kelopak bunga dalam lukisan yang dilihatnya dua hari yang lalu. Ia hanya bisa mengingat secara akurat hal-hal yang dilihatnya dalam selang waktu beberapa menit saja.

Sayangnya, sejumlah penelitian menunjukkan kalau kemampuan mengingat ini akan hilang sendiri seiring bertambahnya usia. Para ahli menduga kalau otak manusia memang akan “membuang” informasi atau ingatan yang sudah tidak dibutuhkan lagi. Kalau tidak dibuang, kapasitas otak manusia tak mampu membendung sekian banyak informasi sejak Anda lahir.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Khasiat Teh Chamomile yang Baik Bagi Tubuh

Pernahkan Anda mencicipi teh chamomile? Ternyata salah satu teh herbal ini banyak manfaatnya, lho! Simak manfaat teh chamomile bagi kesehatan tubuh.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Fakta Unik 25 November 2020 . Waktu baca 3 menit

Sinar Matahari Pagi, Siang, dan Sore: Mana yang Paling Sehat?

Saat menjemur bayi yang baru lahir, atau sekadar berjemur meresapi sinar matahari pagi, Anda harus tahu kapan waktu yang terbaik untuk melakukannya.

Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Fakta Unik 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Pasangan Anda belum cukup luwes dan percaya diri saat berhubungan intim? Tenang, ini dia berbagai cara merangsang istri yang ampuh dan penuh kehangatan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 24 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Sebagian dari Anda mungkin lebih suka tidur dalam keadaan terang. Namun riset menunjukkan matikan lampu saat tidur itu lebih baik. Kenapa?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Fakta Unik 24 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gingsul, salah satu jenis maloklusi

Fakta Seputar Gigi Gingsul yang Harus Anda Tahu

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 November 2020 . Waktu baca 6 menit
manfaat bengkoang

Tak Hanya Memutihkan Kulit, Ini 6 Manfaat Bengkoang Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit
makan timun saat haid

Apa Benar Wanita Tidak Boleh Makan Timun Saat Sedang Haid?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit
diet tanpa sayur

5 Cara Diet Tanpa Sayur yang Aman untuk Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 November 2020 . Waktu baca 3 menit