Bukan berita baru lagi kalau ingatan perempuan lebih tajam daripada laki-laki. Nah tapi sebuah studi baru menunjukkan bahwa seberapa daya ingat seseorang, dan risikonya terhadap gangguan memori seperti demensia dan Alzheimer, juga ditentukan oleh golongan darahnya. Hayo, apa golongan darah Anda?

Apa yang menentukan golongan darah?

Ada emapt jenis golongan darah: A, B, AB, dan O. Golongan darah ditentukan oleh ada tidaknya protein dalam darah yang disebut antigen. Antigen ini diturunkan dari orangtua. Selain itu, jika protein yang disebut faktor Rhesus (Rh) muncul  di sel darah merah, maka orang tersebut memiliki golongan darah Rh+ (positif).

Tipe O+ adalah golongan darah yang paling umum, sedangkan golongan darah AB- adalah yang paling jarang ditemukan. Tetapi, tidak semua kelompok etnis memiliki proporsi golongan darah yang sama. Sebagai contoh, orang Hispanik memiliki proporsi jumlah golongan darah O yang lebih banyak, sementara orang Asia memiliki proporsi jumlah golongan darah B yang lebih banyak.

Seberapa daya ingat Anda ditentukan oleh golongan darah

Yang mana golongan darah Anda?

Golongan darah AB lebih rentan pikun

Penelitian yang dilakukan di Universitas Vermont memeriksa data sebanyak lebih dari 30.000 orang berusia 45 tahun keatas.Partisipan tersebut diberikan empat tes kognitif selama penelitian berlangsung dan dibandingkan dengan kelompok yang tidak memiliki gangguan memori. Dalam periode penelitian selama tiga setengah tahun, mereka menemukan sebanyak 495 orang mengalami gangguan memori atau kognitif.

Peneliti menemukan bahwa orang dengan golongan darah AB 82 persen lebih riskan mengalami pikun dan sulit mengingat dibandingkan dengan orang-orang pada tiga kelompok golongan darah lainnya.

Para peneliti juga menemukan bahwa orang dengan tingkat faktor VIII (protein yang membantu penggumpalan darah) yang lebih tinggi, hampir 24 persen lebih mungkin untuk terkena masalah memori dibandingkan mereka yang memiliki tingkat faktor VIII yang lebih rendah. Orang-orang dengan golongan darah AB umumnya memiliki kadar faktor VIII yang lebih tinggi dibandingkan dengan golongan darah yang lain.

Golongan darah O lebih terlindung dari penyakit Alzheimer

Penelitian lain yang mempelajari hubungan antara golongan darah dan risiko demensia menemukan bahwa orang dengan golongan darah O memiliki lebih banyak volume gray matter di otak kecil mereka dibandingkan dengan golongan darah lainnya. Mereka juga menemukan bahwa orang dengan golongan darah A, B, AB memiliki lebih sedikit volume gray matter pada bagian otak temporal dan limbik, serta hipokampus kiri. Gray matter berperan dalam pemrosesan informasi di otak dan seiring bertambahnya usia, volume gray matter akan semakin menurun.

Karena orang dengan golongan darah O memiliki volume gray matter yang lebih banyak,  maka pusat pemrosesan informasi di otak mereka dapat terlindungi untuk waktu yang lebih lama, sehingga lebih terlindung dari penyakit neurodegeneratif seperti penyakit Alzheimer.

Peningkatan risiko gangguan daya ingat tidak semata ditentukan oleh golongan darah

Jangan panik dulu setelah membaca artikel di atas dan mengetahui bahwa golongan darah Anda berisiko terhadap gangguan daya ingat tertentu.

Peneliti mengatakan bahwa studi tersebut tidak melihat adanya hubungan langsung antara golongan darah dengan demensia. Bukti saat ini menunjukkan cara terbaik untuk menjaga kesehatan otak adalah diet yang sehat dan seimbang, tidak merokok, dan olahraga yang teratur.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca