Ini Alasan Minuman Beralkohol Tidak Boleh Dikonsumsi Sembarangan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 31/12/2017 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Alkohol merupakan suatu jenis minuman yang kerap dikonsumsi, baik karena rasanya yang nikmat maupun hanya sebagai minuman bersantai saat Anda berkumpul bersama orang-orang terdekat. Ternyata, minuman beralkohol sudah dikenal sejak tahun 4.000 SM, lho.

Namun, ada banyak aturan minum alkohol yang harus diikuti. Misalnya anak-anak belum boleh mengonsumsinya, orang dewasa tidak boleh minum kebanyakan atau terlalu sering, dan ibu hamil harus menghindari alkohol. Kenapa, sih, minuman beralkohol itu tidak boleh dikonsumsi sembarangan? Memangnya alkohol tidak baik buat tubuh? Cari tahu alasannya di sini.

Apa saja dampak buruk minuman beralkohol jika sembarangan dikonsumsi?

1. Kerusakan pada otak

Mengonsumsi alkohol sembarangan ternyata dapat membuat kerusakan pada otak. Tentu saja hal ini juga dipengaruhi oleh seberapa banyak Anda minum, usia, jenis kelamin, dan riwayat keluarga dalam konsumsi alkohol. Konsumsi alkohol berlebihan dapat memicu terjadinya amnesia dan demensia.

Kondisi ini bahkan dapat menyebabkan adanya gangguan dalam berbahasa, berpikir logis, dan menyelesaikan masalah. Hal ini disebabkan karena alkohol akan membuat otak anda akan mengalami atrofi, atau menyusut dari ukuran seharusnya.

2. Gangguan fungsi hati (liver)

Minuman beralkohol yang terlalu banyak juga dapat membuat gangguan pada fungsi organ hati. Hal ini tentu dipengaruhi oleh jumlah asupan alkohol Anda. Risiko gangguan fungsi hati akan meningkat bila konsumsi alkohol > 60-80 gram per hari pada pria dan > 20 gram per hari pada wanita, selama 10 tahun atau lebih.

Gangguan hati yang terjadi sangat beragam, tergantung pada tingkat keparahannya. Bila masih awal mungkin tidak memiliki gejala apa pun. Namun, bisa juga ditemukan adanya gambaran pembuluh darah pada perut anda yang sering disebut sebagai ‘spider nevi. 

Selain itu, saat dilakukan tes fungsi hati, nilai laboratorium Anda mungkin akan mengalami peningkatan di atas normal, yang menunjukkan adanya gangguan atau penyakit hati.

3. Memicu hipertensi

Konsumsi alkohol berlebih ternyata dapat menaikkan tekanan darah sebanyak 1,5 mmHg untuk setiap konsumsi 10 gram alkohol per hari. Namun kondisi ini akan membaik setelah Anda berhenti mengonsumsi alkohol selama 2-4 minggu.

4. Meningkatkan risiko kanker

Kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol secara tak wajar juga ternyata dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker. Adanya konsumsi alkohol dalam jumlah berlebih dan dalam waktu yang lama, dapat menyebabkan adanya mutasi pada DNA, terjadi peradangan, dan akhirnya memicu perubahan sel prakanker menjadi sel kanker.

Selanjutnya dengan sistem daya tahan tubuh yang lemah, sel kanker akan menyebar ke berbagai organ tubuh. Kanker pada mulut, laring, esofagus, dan hati sering terjadi pada mereka yang mengonsumsi alkohol dalam jumlah berlebih.

5. Mengganggu perkembangan janin

Konsumsi alkohol saat hamil ternyata dapat berdampak buruk dan menimbulkan terjadinya fetal alcohol syndrome. Sindrom ini akan menimbulkan gangguan perkembangan pada janin. Gangguan dapat berupa berat badan lahir yang rendah, kelainan pada wajah dan kepala bayi, gangguan sistem saraf, gangguan pendengaran, gangguan penglihatan, hingga terjadi keterbelakangan mental pada si kecil.

Bila Anda sedang hamil, maka sangat dianjurkan untuk tidak mengonsumsi alkohol. Alkohol, terutama jika berlebihan, dapat menyebabkan dampak yang sangat buruk bagi janin anda.

kolesterol minum bir

Apa yang harus dilakukan bila sudah mengalami dampak buruk alkohol ?

  • Pertama, berhenti mengonsumsi alkohol. Tindakan ini dapat membawa dampak baik bagi hati dan otak Anda. Puasa alkohol selama tiga bulan dapat membawa dampak perbaikan pada hati Anda. Sedangkan puasa alkohol selama setahun akan membantu memperbaiki kerusakan otak.
  • Periksa ke dokter bila Anda sudah mengalami gangguan pada tubuh akibat alkohol.
  • Perhatikan asupan nutrisi Anda, tetaplah mengonsumsi makanan bergizi dan jangan sampai Anda kekurangan asupan vitamin dan mineral atau zat gizi apa pun.

Berapa batas minum alkohol yang aman?

Sejumlah penelitian telah menguak adanya manfaat minum alkohol. Jadi, minuman beralkohol itu tidak selalu buruk, kok. Hanya saja, Anda perlu mengikuti aturan minum alkohol yang bijak, aman, dan bertanggung jawab. Salah satunya dengan minum alkohol sesuai batas wajar. Perlu dicatat, batasnya pada setiap orang berbeda-beda karena kondisi serta tubuh masing-masing jelas berbeda.

Menurut sejumlah penelitian serta badan kesehatan di seluruh dunia, pria dan wanita dewasa yang sehat (tidak mempunyai penyakit atau kondisi kesehatan apa pun) tidak dianjurkan untuk mengonsumsi lebih dari empat belas unit alkohol dalam seminggu (atau tiga unit alkohol dalam sehari).

Namun, empat belas unit ini tidak boleh diminum sekaligus dalam satu hari. Berilah jeda dua sampai tiga hari di mana Anda tidak mengonsumsi alkohol sama sekali.

Satu unit alkohol sendiri kira-kira setara dengan takaran berikut.

  • 240 – 280 ml (satu gelas belimbing atau setengah gelas besar) bir dengan kadar alkohol 3 – 4 persen.
  • 50 ml wine atau sake dengan kadar alkohol 12 – 20 persen.
  • 25 ml minuman keras seperti wiski, scotch, gin, vodka, dan tequila dengan kadar alkohol 40 persen.

Ingat, setiap produk mengandung kadar alkohol yang berbeda-beda. Selalu perhatikan dan hitung kadar alkohol yang akan Anda pesan. Pasalnya, dua gelas bir saja sudah setara dengan minum empat unit alkohol dalam sehari. Ini tentu sudah lewat dari batas yang aman. Maka, sebaiknya jangan pesan atau minum lebih banyak lagi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Diabetes Insipidus

Diabetes insipidus adalah kelainan yang dapat mengakibatkan frekuensi buang air kecil bertambah dan rasa haus yang berlebihan. Apa obatnya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Ginjal 06/08/2020 . Waktu baca 12 menit

Berbagai Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Kencing yang Perlu Anda Ketahui

Anyang-anyangan alias infeksi saluran kencing membuat Anda sering kebelet dan terasa sakit saat buang air kecil. Apa saja penyebab infeksi saluran kencing?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Urologi Lainnya 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Hati-hati, tidak menjaga kesehatan kandung kemih membuat Anda rentan kena berbagai gangguan sistem kemih seperti infeksi saluran kencing hingga kanker.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Ginseng Korea: Benarkah Ampuh Atasi Berbagai Masalah Seksual Pria?

Ginseng Korea diyakini bisa mengatasi masalah pria, dari impotensi hingga ejakulasi dini. Tapi apakah manfaat ginseng ini sudah terbukti dan teruji klinis?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 05/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bibir gatal

7 Penyebab Bibir Hitam untuk Anda yang Tidak Merokok

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 12/08/2020 . Waktu baca 3 menit
cek kehamilan dengan test pack

Kapan Saya Bisa Mulai Cek Kehamilan dengan Test Pack?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 11/08/2020 . Waktu baca 6 menit
mengobati infeksi saluran kencing obat cefixime antibiotik

7 Pengobatan Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 8 menit
makanan yang dilarang untuk pasien penyakit jantung

5 Jenis Pantangan Makanan untuk Pasien Penyakit Jantung

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit