Dari Mana Datangnya Intuisi? Dan Kenapa Harus Kita Turuti?

Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Pernahkah Anda dihadapkan pada beberapa pilihan dan kemudian Anda langsung memilih tanpa berpikir panjang? Mungkin saat itu Anda mengandalkan intuisi dan perasaan Anda. Intuisi Anda berkata bahwa semua akan berjalan lebih baik jika memilih keputusan tersebut. Intuisi dapat datang kapan saja, bahkan ketika Anda sedang bermain catur atau pun permainan lain yang membuat Anda harus mengambil langkah saat gilirannya, intuisi muncul dan memberikan Anda ide terkait apa yang harus dilakukan.

Tapi, coba tanyakan pada diri Anda, seberapa percaya Anda dengan intuisi yang Anda miliki? Semua orang mempunyai intuisinya masing-masing, tetapi tidak semua orang percaya dengan intuisinya.  Namun, tahukah Anda bahwa ternyata intuisi dapat dijelaskan secara ilmiah? Bahkan berbagai penelitian menyatakan bahwa intuisi adalah jawaban yang paling tepat ketika kita dihadapkan dengan beberapa pilihan.

Bagaimana intuisi bisa terbentuk? Bagaimana intuisi dapat menghasilkan keputusan yang tepat? Lalu, apakah setiap orang memiliki kemampuan intuisi yang sama? Berikut adalah penjelasannya.

Apa itu intuisi?

Intuisi adalah ide atau gagasan yang muncul dari seorang individu dan digunakan sebagai pertimbangan dalam mengambil sebuah keputusan tanpa didahului dengan analisis yang disengaja. Isu tentang intuisi sudah diperdebatkan oleh para filsuf dan ilmuwan sejak zaman Yunani kuno dan baru saat ini para peneliti mengetahui bagaimana intuisi terbentuk dan dari mana asalnya.

Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa intuisi dapat membantu seseorang dalam mengambil keputusan yang benar. Contohnya, Penelitian yang dilakukan pada tahun 1980an yang melibatkan para perawat sebagai respondennya, menunjukkan bahwa perawat yang telah bekerja dalam waktu yang lebih lama, dapat membuat keputusan yang cepat tetapi hasilnya baik dan benar. Pada penelitian tersebut, munculnya keputusan yang cepat disebut dengan intuisi.

Penelitian lain yang dilakukan pada orang-orang yang akan membeli mobil. Dari penelitian tersebut, konsumen yang mengumpulkan informasi terlebih dahulu terkait mobil yang akan dibeli dan menghabiskan waktu saat memilih mobil, ternyata menghasilkan rasa puas sebesar 25% saja. Sementara orang yang langsung dengan cepat memilih mobil yang mereka beli dan mengandalkan intuisi mereka, memiliki rasa puas yang lebih tinggi yaitu sekitar 60%. Dari berbagai penelitian tersebut, para ilmuwan menyimpulkan bahwa seseorang yang menentukan pilihan dengan cepat dan menggunakan intuisinya lebih sering menghasilkan keputusan yang tepat.  

Dari mana intuisi berasal?

Di dalam otak, terdapat dua tipe sistem berpikir, yaitu sistem sadar dan sistem tidak sadar (bawah sadar). Bagian otak yang mengatur sistem sadar manusia adalah otak kiri dan sistem ini bekerja secara lebih lambat, menjadi pusat analisis, rasional, bekerja berdasarkan fakta dan pengalaman yang pernah terjadi, serta semua yang dikerjakan sistem ini diketahui oleh Anda. Sementara sistem bawah sadar atau tidak sadar, diatur oleh otak kanan, bekerjanya tidak diketahui secara sadar, dan menghasilkan respon yang cepat.

Lalu bagaimana dengan intusi? Intuisi diatur oleh sistem bawah sadar Anda. Intuisi sebenarnya juga berasal dari informasi atau pengalaman yang pernah Anda alami sebelumnya, namun informasi tersebut berada di alam bawah sadar Anda. Ketika intuisi muncul maka keputusan itu adalah keputusan yang muncul dari alam bawah sadar Anda. Sehingga, intuisi muncul tanpa Anda harus berpikir dengan matang dan menganalisis semua kejadian yang pernah terjadi, tiba-tiba muncul begitu saja.

Lalu apakah saya harus mempercayai intuisi saya?

Banyak orang yang meremehkan intuisi. Padahal dari berbagai penelitian yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa intuisi dapat menjadi jawaban yang terbaik dan benar jika Anda bisa mengasahnya. Ya, intuisi juga perlu diasah. Menurut para peneliti, intuisi akan berubah menjadi lebih baik seiring dengan bertambahnya waktu dan tergantung dengan seberapa sering Anda menggunakannya.

Alasan mengapa Anda perlu mempertimbangkan intuisi adalah karena intuisi sering kali ‘tahu’ apa yang terbaik untuk Anda walaupun tidak bisa dimengerti dan dianalisis secara sadar. Para ahli bahkan menyatakan bahwa sistem alam bawah sadar Anda sudah mengetahui jawaban yang benar sebelum sistem sadar mengetahuinya. Sehingga, jangan pernah meremehkan intuisi yang muncul ketika Anda berada di bawah pilihan yang sulit. Terkadang intuisi mengetahui apa yang harus Anda pilih dibandingkan dengan analisis Anda yang membutuhkan waktu yang lama.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Cara Praktis Membuat Kopi Anda Lebih Sehat dan Nikmat

Kenikmatan kopi sudah tidak diragukan. Namun, tahukan Anda ada beberapa cara membuat kopi yang dapat menjadikan manfaatnya lebih baik untuk kesehatan.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Kenapa Ada Orang yang Mengalami Alergi Bawang Putih dan Bisakah Diobati?

Selain alergi susu dan kacang, ada juga alergi bawang putih. Apa penyebabnya dan adakah cara mengatasinya? Simak penjelasan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Alergi, Alergi Makanan 20 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Anda suka nekat makan daging ayam belum matang? Awas, akibatnya bisa fatal. Ini dia berbagai bahaya dan ciri-ciri daging ayam yang belum dimasak sempurna.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

MMR adalah singkatan dari tiga macam penyakit infeksi fatal yang paling rentan menyerang anak-anak di tahun pertama kehidupannya. Kapan harus vaksin MMR?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

KDRT konflik rumah tangga

Alasan Psikologis Mengapa Korban KDRT Susah Lepas dari Jeratan Pasangan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
tips menghindari perceraian

7 Rahasia Menghindari Perceraian dalam Rumah Tangga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
masalah seks pada pria

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
pekerjaan rumah tangga saat hamil

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit