5 Fakta Penyakit Malaria yang Perlu Anda Tahu

Oleh

Malaria adalah penyakit yang sering kali ditemukan di negara-negara yang ada di Asia Selatan, Afrika, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan. Penyakit serius yang disebabkan oleh nyamuk pembawa parasit malaria ini dapat menyebabkan tubuh Anda mengalami demam tinggi dan menggigil.

Malaria tidak menular dari satu orang ke orang lain dengan sentuhan atau berdekatan dengan penderita, tetapi disebarkan melalui nyamuk.

Kebanyakan infeksi malaria menyebabkan gejala mirip flu, seperti demam tinggi, menggigil, dan nyeri otot. Gejala-gejala tersebut datang dan pergi dalam sebuah siklus. Dikutip dari WebMD, beberapa jenis malaria bisa menyebabkan masalah yang lebih serius, seperti kerusakan pada jantung, paru-paru, ginjal, atau otak.

Berikut ini ada beberapa fakta seputar malaria yang perlu Anda ketahui, yang mungkin bisa membantu mencegah Anda jadi korban selanjutnya.

Beberapa parasit malaria bisa bertahan dari obat

Beberapa parasit mungkin bertahan hidup karena mereka berada pada hati Anda, atau karena mereka memang tahan dengan obat. Dokter akan melakukan tes darah untuk masalah ini, dan Anda perlu segera mencari pertolongan darurat bila merasa mengalami gejala penyakit malaria.

Nyamuk malaria lebih aktif di sore atau dini hari

Ya, ketika sudah subuh atau sore, nyamuk pembawa malaria akan lebih mudah ditemukan dan menyerang Anda, apalagi kalau Anda menghabiskan waktu di luar. Jadi, berhati-hatilah!

Parasit malaria bisa membunuh sel darah

Ketika Anda terinfeksi oleh nyamuk malaria, parasitnya bisa menyebabkan malaria masuk ke dalam darah dan menginfeksi sel hati. Parasit akan bereproduksi di dalam sel hati, yang kemudian membuat parasit baru lainnya memasuki sistem peredaran darah dan menginfeksi sel darah merah. Pada akhirnya, sel darah bisa rusak dan kemudian parasit tersebut berpindah ke sel darah lain yang belum terinfeksi.

Wanita hamil lebih mudah terkena penyakit malaria parah

Ini dikarenakan sistem imun pada wanita hamil turun dibandingkan ketika masih belum hamil. Sama dengan wanita hamil, anak kecil, orang separuh baya dan lansia, dan orang-orang dengan masalah kesehatan lainnya akan lebih mudah terkena komplikasi serius bila mereka terkena malaria.

Sebenarnya kasus penyakit malaria turun cukup drastis

Ya, berdasarkan laporan yang ditulis Kompas akhir 2014 lalu, kasus malaria yang menyebabkan kematian secara global turun 47% pada 2000-2013. Namun, sepanjang tahun 2013, ada 584.000 orang meninggal dunia dan 78%-nya adalah balita. Direktur Jenderal World Health Organization (WHO) saat itu, Margaret Chan, mengatakan dalam peluncuran Laporan Malaria Dunia 2014 bahwa malaria bisa dikalahkan. Akan tetapi masih ada beberapa negara yang harus berjuang keras. Penurunan kematian paling signifikan saat itu terjadi di Afrika atau tempat di mana 90% kematian akibat malaria terjadi. Dari 173 juta orang yang terinfeksi, kini jadi 128 juta. Capaian tersebut cukup besar, apalagi saat itu populasi Afrika bertambah 43%.
Sejauh ini sih, untuk bisa menghindari dan mencegah malaria, yang bisa Anda lakukan adalah melakukan fogging di rumah sebulan sekali, atau sering-sering menyemprotkan obat nyamuk di pagi dan malam hari.

Yang juga perlu Anda baca