10 Tanaman Terbaik untuk Membersihkan Udara

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/03/2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Coba tebak, apa persamaan rumah atau kantor Anda dengan pesawat ulang-alik milik NASA? Kualitas udara yang buruk.

Setelah melakukan studi di tahun 80-an, NASA menemukan bahwa udara dalam ruangan (termasuk dalam kabin roket) ternyata memiliki tingkat polutan yang lebih buruk daripada udara di luar sana.

Mungkin ini bukan jawaban yang ingin Anda dengar, tapi kenyataannya polusi dalam ruangan menduduki peringkat 5 teratas faktor risiko lingkungan yang memengaruhi kesehatan masyarakat. Ruangan sumpek dan hampir selalu tertutup memungkinkan zat polutan untuk berkumpul hingga lama-kelamaan menumpuk dalam jumlah besar, di luar ambang batas toleransi manusia.

Polutan apa saja yang ada dalam ruangan?

  • Formalin, ditemukan di karpet, taplak dan alas meja, lem, cat tembok/kayu, dan masih banyak lagi
  • Benzena, ditemukan di plastik, serat sintetik, pelumas (pengencer cat), karet, pestisida, dan lain-lain
  • Trichloroethylene, ditemukan di paint remover, pembersih karpet, adesif, dan lain-lain
  • Amonia, ditemukan di pembersih jendela, pelicin lantai kayu, pupuk kompos, zat sisa pembuangan, dan sebagainya

Menghabiskan hampir sebagian besar hidup kita di tempat tertutup penuh dengan kontaminasi udara dan ventilasi yang seadanya dapat menyebabkan sick building syndrome: kepala, pusing, mual, dan iritasi pada mata, telinga dan hidung.

Untungnya, NASA punya solusinya. Ya, tanaman hias. Selama ini kita berpikir tanaman hias hanya mempercantik dekorasi interior, namun jika Anda memilih dengan bijak, sejumlah tanaman hias di bawah ini juga bisa membersihkan udara rumah Anda.

Dracaena

Dracaena memiliki dedaunan yang panjang dan lebar, serta memiliki tepian daun berwarna putih, merah, atau krem. Tanaman hias mungil ini bisa menangkal formalin, xylene, toluene, benzena, dan trichloroethylene. Walaupun mungil, jika Anda merawat dracaena dengan baik, tanaman dengan nama alias ‘Bambu Rezeki’ ini bisa tumbuh tinggi hingga 5 meter.

Penting: untuk Anda yang memiliki anjing atau kucing peliharaan, sebaiknya hindari tanaman ini. Dracaena beracun bagi binatang kesayangan Anda.

Krisan

Bunga krisan adalah tanaman musiman yang populer dicari sebagai dekorasi rumah, baik outdoor maupun indoor. Dalam studi NASA, krisan dinobatkan sebagai peringkat pertama sebagai filter polutan terbaik. Chrysantemum, atau biasa disingkat ‘mum’, dapat mengusir amonia, benzena, formalin, dan xylene dari udara ruangan Anda.

Lidah buaya

Tidak hanya dapat menyembuhkan luka bakar dan menyuburkan rambut, lidah buaya juga terkenal sebagai agen pemurni udara. Lidah buaya dapat menyingkirkan formalin dan benzena yang umum terdapat di cairan pemberih dan cat. Lidah buaya juga berperan sebagai peninjau kadar polusi. Semakin tinggi kadar polutan dalam ruangan, daun-daun lidah buaya akan memunculkan bintik-bintik cokelat di permukaannya.

Penting: lidah buaya akan tumbuh dengan baik jika diletakkan dalam ruangan yang terkena sinar matahari

Bambu

Bambu adalah tanaman rerumputan dengan laju pertumbuhan tertinggi di dunia, rata-rata tumbuh sekitar 3-10 cm per 24 jam. Tanaman ini ampuh untuk mengeliminasi formalin, benzena, trichloroethylene, dan karbon monoksida dalam ruangan Anda. Rutin siram bambu Anda dan letakkan di tempat-tempat yang tidak terkena cahaya matahari langsung.

Lidah mertua

Lidah mertua, atau snake plant, adalah tanaman hias paling tahan banting. Tidak perlu sering-sering menyiram tanaman ini karena lidah mertua akan tetap tumbuh dengan baik di segala kondisi ruangan. Lidah mertua adalah tanaman terbaik untuk menyerap formalin, benzena, xylene, dan trichloroethylene.

Spider plant

Untuk Anda yang pelupa atau masih pemula dalam dunia tanaman hias, cukup taruh beberapa pot spider plant mungil dalam rumah Anda. Tanaman berdaun panjang dan tipis seperti kaki laba-laba ini sangat mudah untuk dirawat. Anda hanya perlu pastikan mereka mendapat cukup cahaya matahari tidak langsung setiap harinya. Spider plant ampuh untuk hilangkan formalin dan xylene yang berkumpul di udara.

English ivy & devil’s ivy (sirih gading)

Sirih gading memiliki rentang hidup yang sangat panjang. Tanaman rambat populer ini bank dicari sebagai tanaman hias dalam ruangan yang selain cantik, juga bersahabat dengan penderita asma dan alergi. Sirih gading dapat menyerap formalin yang mengkontaminasi rumah Anda. Selain itu, sirih gading bisa menyerap urea (uap zat sisa feses dan urin) yang membuat kamar tidur Anda berbau tak sedap. Tapi ingat, sirih gading adalah tanaman beracun, jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan.

Tips: jangan terlalu sering menyiram dua tanaman rambat ini. English dan Devil’s Ivy hanya memerlukan sedikit air dan cahaya matahari tidak langsung. Letakkan 1-2 pot dalam garasi rumah Anda untuk membantu menyerap gas buang knalpot.

Lili

Menurut NASA, jenis lili terbaik yang dapat menyaring polutan dalam ruangan adalah peace lily, flamingo lily, dan lilyturf. Bunga lili termasuk sebagai bunga yang mudah dan hemat perawatannya. Letakkan pot lili Anda di tempat-tempat sejuk yang tidak terkena sinar matahari langsung agar mereka dapat tumbuh dengan baik. Lili dapat menyaring berbagai macam polutan, seperti amonia, benzena, formalin, dan trichloroethylene.

Chinese evergreen (sri rejeki)

Tanaman berdaun lebar dan bergelombang ini sangat efektif untuk menyaring polusi dalam ruangan, seperti formalin, benzena, dan trichloroethylene. Saat mekar, sri rejeki akan berbuah beri merah yang juga bisa menangkal zat polutan jahat.

Tips: Semakin lama Anda memelihara sri rejeki, akan semakin baik kerja tanaman ini untuk menumpas polusi. Jadi, rawatlah sri rejeki Anda dengan telaten untuk mendapatkan manfaat optimalnya.

Pakis

Pakis adalah tanaman hias yang paling banyak ditemukan di banyak pekarangan rumah sebagai peneduh dan penangkal formalin sisa gas buang knalpot. Bagi Anda yang memiliki jenis kulit kering, pakis adalah sahabat terbaik Anda. Pakis menyimpan begitu banyak kelembapan yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesejukan udara. Kelembapan dari pakis juga akan mendatangkan banyak kebaikan bagi kulit kering Anda.

Tips: Letakkan pakis Anda di bawah sinar matahari langsung dan rutin siram dedaunan pakis dengan air.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

    Momen anak disunat menjadi salah satu hal penting, khususnya di Indonesia. Tapi, dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sunat?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hidup Sehat, Tips Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit

    8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

    Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

    Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

    Mimpi buruk bisa datang kapan saja di setiap malam Anda. Ini bisa sangat mengganggu Anda jika sering terjadi. Temukan cara mengatasi mimpi buruk di sini.

    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Hidup Sehat, Tips Sehat 02/07/2020 . Waktu baca 5 menit

    Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

    Banyak mitos membuat infeksi cacing menjadi hal sepele. Cek fakta seputar cacingan yang berbahaya jika dibiarkan, seperti menghambat pertumbuhan anak.

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Willyson Eveiro
    Hidup Sehat, Tips Sehat 29/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    kode wadah plastik pada makanan atau minuman

    Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
    botol plastik hangat

    Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
    manfaat bersepeda

    Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
    kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

    Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit