Vape Rasa Vanili dan Kayu Manis Ternyata Paling Bahaya! Kok Bisa?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 23 Desember 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Sekarang ini banyak perokok yang beralih ke vape alias rokok elektrik. Mereka beranggapan bahwa vape lebih aman dibandingkan dengan rokok. Sebagian lainnya menggunakan vape sebagai cara untuk berhenti merokok. Meski begitu, vape juga memiliki dampak buruk bagi kesehatan Anda. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa perasa yang digunakan dalam liquid vape berpotensi menjadi bagian yang paling beracun dari uap yang Anda hirup.

Apa yang membuat perasa pada liquid vape berbahaya?

bedanya rokok elektrik dan vape

Liquid vape mengandung berbagai bahan kimia yang berbeda pada setiap produk. Menurut Flori Sassano, seorang peneliti utama di Fakultas Kedokteran, University of North Carolina melaporkan bahwa beragam bahan kimia dalam vape beracun bagi sel manusia, tapi yang paling beracun adalah perasa yang terkandung dalam cairan atau liquid vape.

Bahan kimia ini termasuk vanillin dan cinnamaldehyde, yang masing-masing menghasilkan rasa vanili dan kayu manis.

Bahan perasa tersebut sebenarnya telah disetujui oleh Foods and Drugs Administration, yaitu badan POM di Amerika Serikat untuk dikonsumsi lewat mulut. Namun, bukan berarti bahan perasa tersebut aman untuk dihirup dari vape atau rokok elektrik. Bahan perasa ini dikatakan aman ketika dicerna dalam tubuh tetapi bahaya ketika dihirup masuk dalam sistem pernapasan.

Bahaya liquid vape rasa vanili dan kayu manis

liquid vape

Sebagian besar cairan dalam vape terdiri dari propilena glikol dan gliserin nabati.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Frontiers in Physiology melaporkan bahwa liquid vape dengan perasa vanili dan kayu manis termasuk perasa yang paling beracun. Ditambah lagi, mencampur berbagai rasa vape atau rokok elektrik memiliki efek yang jauh lebih parah daripada hanya pakai satu perasa saja.

Penggunaan rokok elektrik telah meningkat selama beberapa tahun terakhir ini, dengan berbagai rasa yang unik. Ketika cairan ini dipanaskan dan dihirup, bahan kimia dalam perasa masuk ke paru-paru dan bisa membahayakan.

Selain itu, bahan kimia perasa ini memengaruhi sel-sel kekebalan tubuh, khusunya sel darah putih yang disebut monosit.

Penulis penelitian ini, Dr. Thivanka Muthumalage, menyatakan bahwa meskipun dianggap aman bagi sistem pencernaan, ternyata perasa tersebut sudah terbukti dapat merusak sistem pernapasan.

Kayu manis dan vanili adalah bahan kimia perasa yang paling beracun. Selain itu, peneliti dari University of North Carolina, Chapel Hill, menemukan adanya pengaruh 13 perasa vape terhadap perkembangan sel paru-paru.

Pengaruh tersebut berlangsung selama 30 menit hingga seharian penuh. Setidaknya ada 5 rasa yaitu kayu manis, banana pudding, kola, vanili, dan mentol yang berdampak pada sel paru-paru.

Ketika Anda mengonsumsinya dalam dosis tinggi, perasa ini dapat membunuh sel-sel normal pada paru. Beberapa sel yang telah terkena efek perasa ini tidak dapat diproduksi ulang oleh tubuh dalam tingkat yang normal. Karena itu, dikhawatirkan fungsi paru akan menurun atau rusak dalam jangka panjang.

Namun, karena ini termasuk bidang penelitian baru, maka masih diperlukan penelitian lebih lanjut. Untuk lebih amannya, sebaiknya Anda hindari dulu penggunaan liquid vape dengan perasa-perasa yang telah disebutkan tadi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Macam-Macam Jenis Vape (Rokok Elektrik) Plus Risiko Bahayanya yang Perlu Anda Tahu

Anda memang tidak salah jika menganggap bahaya vape alias rokok elektrik tidak sebesar rokok tembakau. Namun, bukan berarti tak ada efek samping lainnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 21 Juni 2017 . Waktu baca 12 menit

Vape vs Rokok: Mana yang Lebih Aman?

Peneliti di Jepang menemukan bahwa dalam salah satu rokok elektrik ditemukan 10 kali tingkat karsinogen dibandingkan satu batang rokok biasa.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 24 Mei 2017 . Waktu baca 10 menit

Ini Bahaya Rokok Elektrik untuk Kesuburan Pria

Kita semua tahu merokok tembakau dapat menyebabkan impotensi. Tapi tahukah Anda bahwa bahaya rokok elektrik ternyata tak jauh berbeda?

Ditulis oleh: Thendy Foraldy
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 9 Maret 2017 . Waktu baca 4 menit

Tips Menggunakan Vape untuk Berhenti Merokok

Vape bebas nikotin disebut sebagai salah satu cara ampuh untuk membantu berhenti merokok. Namun, menurut penelitian, bukan begitu caranya.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 21 Januari 2017 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kandungan liquid vape

Daftar Kandungan Berbahaya Dalam Liquid Vape yang Merusak Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 16 Februari 2020 . Waktu baca 6 menit
dampak vape bagi performa seks

Tak Lebih Baik dari Rokok, Vape Juga Memengaruhi Performa Seks Anda

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 21 Agustus 2019 . Waktu baca 3 menit
vape bikin gigi kuning

Betulkah Vape Bisa Bikin Gigi Kuning Seperti Rokok?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 2018 . Waktu baca 4 menit
liquid vape

Awas, Penelitian Ungkap Bahaya Liquid Vape Bagi Kesehatan Jantung

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 12 Desember 2017 . Waktu baca 4 menit