Lidah Tergigit Bikin Bad Mood? Sembuhkan dengan Cara Ini!

Lidah Tergigit Bikin Bad Mood? Sembuhkan dengan Cara Ini!

Pasti Anda pernah merasakan betapa ngilunya saat lidah tergigit, bahkan mungkin sampai ingin menangis saking sakitnya. Jangan khawatir, berbagai cara di bawah ini bisa segera Anda coba untuk mengobati lidah yang luka karena tergigit.

Mengapa lidah sering tergigit?

penyebab lidah tergigit

Kasus lidah tergigit terbilang sangat umum dan lebih sering terjadi secara tidak sengaja. Lidah Anda mungkin tergigit saat makan atau berbicara dengan cepat.

Kondisi ini juga lebih mungkin terjadi ketika Anda terjatuh, terlibat dalam kecelakaan mobil atau sepeda motor, atau bermain olahraga yang melibatkan kontak fisik.

Selain itu, berikut beberapa kondisi atau penyakit yang juga bisa membuat Anda tak sengaja menggigit lidah.

1. Bruxism

Kebiasaan menggertakkan gigi atau bruxism merupakan salah satu kondisi yang menyebabkan lidah sering tergigit. Dikutip dari laman Bruxism Association, kondisi ini memengaruhi 8–10% populasi dunia.

Bruxism biasanya terjadi saat Anda mengalami stres atau depresi. Gangguan ini juga berkaitan dengan masalah tidur, seperti terhentinya pernapasan saat tidur (sleep apnea).

2. Kejang epilepsi

Sering kambuhnya kejang tanpa penyebab merupakan ciri khas dari epilepsi. Ketika episode kejang epilepsi terjadi, pengidapnya akan kehilangan kendali terhadap tubuh mereka.

Kondisi ini kerap menyebabkan pengidap epilepsi menggigit lidahnya secara tidak sadar. Lidah yang tertarik ke belakang bisa tergigit pada bagian pangkal dan samping.

3. Gigi palsu yang kurang pas

Penyebab lainnya yaitu pemasangan gigi palsu yang kurang pas. Ukurannya mungkin terlalu besar atau tidak melekat pada gusi maupun gigi lainnya.

Jika tidak segera diperbaiki, kondisi ini bisa menyebabkan lecet hingga luka pada lidah. Ditambah lagi, lidah Anda mungkin juga jadi sering tergigit saat makan.

Akibatnya, Anda pun kesulitan berbicara, mengunyah, atau menelan dengan benar.

Cara mengobati lidah yang luka karena tergigit

kumur setelah sikat gigi

Tak hanya lecet, lidah yang tergigit saat makan juga bisa sampai berdarah. Timbulnya luka di mulut bisa membuat Anda merasa tidak nyaman untuk makan atau berbicara.

Lidah memang akan jadi terasa sakit minta ampun. Namun, kondisi ini sangat mudah diatasi dan disembuhkan dengan pertolongan pertama seperti berikut ini.

  1. Berkumur dengan air putih untuk membilas sisa darah.
  2. Cuci tangan dengan sabun dan air sebelum mengobati luka pada lidah.
  3. Menggunakan tangan yang bersih, tekan perlahan area lidah yang berdarah dengan kain atau tisu kering untuk menghentikan perdarahan.
  4. Jika masih berdarah, kompres dingin lidah dengan es batu kecil yang sudah dibalut kain tipis. Tempatkan kompres pada area yang sakit dan jangan langsung memasukkan es ke dalam mulut.

Apabila luka pada lidah cukup parah, rasa sakit dan nyeri yang Anda rasakan bisa bertahan selama beberapa hari hingga minggu.

Untuk membantu mengobati lidah yang tergigit, Anda juga bisa melakukan berbagai cara di bawah ini.

  • Pastikan untuk makan makanan yang bertekstur lembut, seperti sup atau bubur.
  • Hindari makan makanan yang keras dan tajam (seperti kacang atau keripik), pedas, atau terlalu asam untuk sementara.
  • Minum obat pereda nyeri untuk mengurangi rasa sakit dan pembengkakan.
  • Tempelkan kompres dingin pada pipi selama lima menit dalam beberapa kali sehari.
  • Kumur dengan air garam untuk menjaga kebersihan mulut dan mengurangi rasa sakitnya.

Tips menghindari lidah tergigit

Manfaat makan buah

Lidah tergigit disebabkan oleh berbagai hal yang sebenarnya dapat Anda hindari. Berikut ini beberapa langkah pencegahan yang mungkin bisa Anda lakukan.

  • Mengurangi kebiasaan makan sambil berbicara.
  • Jangan makan terlalu cepat. Sebaiknya tetap tenang dan kunyah secara perlahan.
  • Hindari makanan yang terlalu asam, pedas, panas, atau justru terlalu dingin yang bisa membuat lidah kelojotan.
  • Selalu gunakan pelindung mulut, pelindung kepala, atau perlengkapan olahraga lainnya yang sesuai untuk meminimalkan risiko cedera saat olahraga.

Dalam kasus-kasus tertentu, lidah dapat tidak sengaja tergigit bila Anda memiliki kebiasaan menggertakkan gigi saat tidur atau mengidap epilepsi.

Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter untuk mengetahui langkah pencegahan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan Anda.

Umumnya, dokter akan memberikan pelindung mulut (mouth piece) bagi Anda yang mengidap sleep bruxism atau kebiasaan menggertakkan gigi selama tidur.

Dokter juga bisa meresepkan obat epilepsi untuk mencegah kekambuhan dan mengendalikan gejala yang ditimbulkannya.

Kapan harus segera periksa ke dokter?

  • Luka menganga pada lidah atau bibir.
  • Rasa sakit hebat yang tidak membaik dalam dua jam setelah minum obat pereda nyeri.
  • Kesulitan menelan cairan atau air ludah.
  • Ketidakmampuan membuka atau menutup mulut.
  • Tanda-tanda infeksi, seperti demam dan keluar nanah.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Mouth ulcers. (2021). NHS UK. Retrieved October 26, 2022, from https://www.nhs.uk/conditions/mouth-ulcers/

What Is Bruxism?. (2022). The Bruxism Association. Retrieved October 26, 2022, from https://www.bruxism.org.uk/what-is-bruxism.php

Dentures. (2022). Better Health Channel. Retrieved October 26, 2022, from https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/dentures

Epilepsy. (2021). Mayo Clinic. Retrieved October 26, 2022, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/epilepsy/symptoms-causes/syc-20350093

Mesko, M. E., Hutton, B., Skupien, J. A., Sarkis-Onofre, R., Moher, D., & Pereira-Cenci, T. (2017). Therapies for bruxism: a systematic review and network meta-analysis (protocol). Systematic reviews, 6(1), 4. https://doi.org/10.1186/s13643-016-0397-z

Huynh, N. C., Everts, V., Leethanakul, C., Pavasant, P., & Ampornaramveth, R. S. (2016). Rinsing with Saline Promotes Human Gingival Fibroblast Wound Healing In Vitro. PloS one, 11(7), e0159843. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0159843

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Satria Aji Purwoko Diperbarui 4 weeks ago
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.