Berbagai Gangguan Mata yang Mungkin Terjadi Akibat Komplikasi Diabetes

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25 September 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Pada penyakit diabetes melitus, gula darah yang terus dibiarkan tinggi tak terkendali dapat mengganggu fungsi organ-organ lain, salah satunya mata. Gangguan penglihatan akibat diabetes awalnya ditandai dengan pandangan yang kabur dan bisa disertai rasa sakit. Apabila gejala mata kabur karena diabetes ini terus dibiarkan, maka bisa menyebabkan komplikasi pada mata bahkan kehilangan penglihatan secara permanen.

Berbagai komplikasi mata akibat diabetes

Gangguan penglihatan merupakan gejala diabetes yang cukup umum dialami oleh penderita diabetes. Jika mulai mengalaminya, Anda perlu segera memeriksakan diri ke dokter mata secara rutin.

Pasalnya, banyak diabetesi (sebutan untuk penderita diabetes) yang membiarkan kondisi ini sampai akhirnya berkembang menjadi komplikasi diabetes yang menyerang mata.

Gejala yang muncul bisa “hanya” berupa penglihatan yang kabur atau bahkan kebutaan. Berikut ini adalah berbagai komplikasi diabetes pada mata.

1. Glaukoma

mata terasa perih

Glaukoma adalah komplikasi diabetes pada mata yang cukup umum ditemui. Risiko diabetesi untuk mengalami glaukoma adalah sekitar 40 persen.

Glaukoma adalah penyakit mata yang disebabkan oleh terlalu banyaknya cairan pada bola mata. Hal ini terjadi karena cairan di dalam mata tidak dapat mengalir dengan benar.

Penumpukan cairan akan mengganggu sistem kerja indra penglihatan Anda dengan menyebabkan tekanan berlebih pada pembuluh darah dan saraf-saraf mata. Inilah yang lama-kelamaan akan menyebabkan kerusakan saraf.

Saat saraf mata rusak, sinyal yang menyampaikan hal yang Anda lihat ke otak akan terganggu. Awalnya gangguan mata karena diabetes ini akan menimbulkan padangan mata buram. Namun, jika diabaikan, lama-kelamaan bisa menyebabkan hilangnya penglihatan atau kebutaan.

Beberapa tanda lain dari glaukoma adalah munculnya blind spot atau titik hitam yang melayang pada penglihatan tengah dan tepi Anda.

2. Katarak

Katarak adalah salah satu penyakit mata karena komplikasi diabetes yang memiliki gejala awal pandangan mata buram. Diabetesi memiliki risiko 60% lebih besar untuk terserang katarak dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki gula darah tinggi. 

Pada mata yang mengalami katarak, pandangan seolah-olah seperti tertutup kabut dan sering kali disertai gejala mata berair. National Institute of Diabetes menjelaskan bahwa komplikasi diabetes yang menyebabkan katarak terjadi karena penumpukan gula darah (sorbitol) pada lensa mata.

Metode penyembuhan yang dapat dilakukan untuk mengobati katarak adalah dengan melakukan operasi pengangkatan lensa yang mengalami katarak.

Nantinya, lensa yang mengalami katarak tersebut diganti dengan lensa implan. Prosedur menjalani operasi katarak cenderung aman dan hanya membutuhkan waktu satu hari.

Apa yang Terjadi Selama Operasi Katarak?

3. Retinopati diabetik

Retinopati diabetik adalah komplikasi diabates yang menyerang retina mata yang berfungsi menangkap cahaya dan mengubahnya menjadi sinyal untuk diteruskan ke otak.

Kadar gula darah yang tinggi dapat membuat pembuluh darah di belakang mata membengkak. Akibatnya, pembuluh darah mata menjadi tersumbat dan menghambat aliran darah.

Ketika pembuluh darah tersumbat, percabangan pembuluh-pembuluh darah baru akan terbentuk. Namun sayangnya, pembuluh darah baru ini lebih rapuh sehingga rentan pecah.

Saat pembuluh darah ini pecah, darah dapat memblok penglihatan. Kemudian terbentuklah jaringan parut pada retina. Jaringan parut pada retina ini selanjutnya dapat menarik lapisan retina hingga terlepas dari tempatnya.

Operasi laser sering kali digunakan untuk mengobati retinopati diabetik. Namun, retinopati diabetik juga dapat diobati dengan cara yang berbeda bergantung dengan perkembangan penyakitnya. 

Obat suntik anti-VEGF dapat pun dapat membantu mengobati retinopati diabetik dengan memperlambat kebocoran pembuluh darah.

4. Edema makula diabetik

sakit kelenjar air mata

Edema makula diabetik adalah suatu kondisi yang disebabkan oleh retinopati diabetik. Menurut American Diabetes Association, komplikasi diabetes pada mata ini disebabkan oleh penumpukan cairan pada makula.

Makula merupakan salah satu bagian dari retina, posisinya terletak di belakang mata. Hampir seluruh fungsi penglihatan utama terpusat di makula sebab sel penerima cahaya (fotoreseptor) terkumpul di sini.

Ketika terjadi retinopati diabetik, pembuluh darah kapiler tidak dapat berfungsi dengan baik untuk mengatur sirkulasi cairan dari dalam dan keluar pembuluh darah. Akibatnya, cairan keluar dari pembuluh darah. Lama-lama, penumpukan cairan ini akan mengganggu fungsi makula.

Gejala edema makula diabetik bisa berbeda pada setiap orang, tergantung seberapa parah kerusakan pembuluh darah pada mata.

Namun gejala utama penyakit mata karena diabetes ini adalah penglihatan mata kabur, bergelombang, dan pandangan ganda.  Terkadang juga bisa disertai dengan rasa sakit. Selain itu, diabetesi mungkin juga akan melihat floater atau bayangan yang melayang-layang.

Fotokoagulasi laser adalah pengobatan yang paling sering dilakukan untuk mengatasi edema makula. Jika dilakukan secara tepat, fotokoagulasi laser dapat mempertahankan ketajaman penglihatan pasien sehingga mengurangi risiko kebutaan permanen.

Meski begitu, prosedur ini jarang bisa memperbaiki penglihatan yang sudah terlanjur parah.

5. Ablasio Retina

Ablasio retina adalah kondisi ketika retina terlepas dari jaringan penyokongnyanya. Ketika retina lepas, retina terangkat atau tertarik dari posisi normal.

Kondisi ini dapat bermula dari retinopati diabetik. Penumpukan cairan karena retinopati dapat menyebabkan retina mulai menarik diri dari dasar pembuluh darah kecil.

Penyakit mata karena diabetes ini di awal tidak menimbulkan rasa sakit, tapi menunjukan gejala pandangan mata buram, berbayang (pada satu atau kedua mata), dan kantung mata yang membesar.

Namun, gejala yang mengganggu biasanya muncul saat kerusakan retina sudah semakin parah. Jika tidak segera diobati, ablasi retina dapat menyebabkan kehilangan penglihatan permanen.

Operasi fotokoagulasi atau cryopexy merupakan pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi komplikasi diabtes pada mata ini.

Namun, tidak semua operasi berhasil mengembalikan penglihatan yang normal. Masih terdapat risiko untuk mengalami penurunan penglihatan atau bahkan kehilangan penglihatan secara permanen.

Jika Anda mengalami gangguan penglihatan karena diabetes ditandai dengan pandangan mata kabur, segera konsultasi ke dokter mata dan terapkan pola hidup sehat yang bertujuan menjaga kadar gula darah tetap normal.

Semakin dini Anda mencegah, peluang Anda untuk terhindar komplikasi diabetes pun semakin besar.

11 Cara Mencegah Diabetes yang Bisa Dilakukan Mulai Hari Ini

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Komplikasi Hiperglikemi Hiperosmolar Nonketotik (HHS) pada Diabetesi

Hyperosmolar Hyperglycemic State (HHS) adalah komplikasi diabetes yang disebabkan kadar gula darah yang sangat tinggi dan dapat berakibat fatal.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Penyebab Luka Diabetes Sulit Sembuh dan Cara Perawatannya

Diabetes kering dan basah sebenarnya merujuk pada kondisi luka yang dialami. Lantas, bagaimana cara mengobati luka diabetes yang sulit sembuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Akantosis Nigrikans, Saat Kulit Menebal dan Menghitam Akibat Diabetes

Akantosis nigrikans adalah gangguan kulit yang ditandai dengan kulit menebal dan menggelap. Kondisi ini bisa menjadi salah satu tanda diabetes.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 5 menit

6 Camilan Sehat yang Aman untuk Orang Diabetes

Punya diabetes bukan berarti tidak boleh ngemil, lho! Ganti keik cokelat favorit Anda dengan camilan yang lebih sehat dan aman untuk penderita diabetes.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

merawat kulit orang diabetes

Berbagai Perawatan untuk Menjaga Kesehatan Kulit

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 8 menit
hipoglikemia adalah gula darah rendah

Hipoglikemia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 15 September 2020 . Waktu baca 9 menit

Batasan Kadar Gula Darah yang Normal dalam Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 15 September 2020 . Waktu baca 8 menit
kaki diabetes diabetik

Kaki Diabetik, Salah Satu Komplikasi Diabetes yang Bisa Berujung Amputasi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 8 September 2020 . Waktu baca 8 menit