Kulit bagian kelamin mengering dan lecet

Izin tanya dok , saya punya keluhan pada alat kelamin saya , kulit mengering , dan terkadang sampai lecet ,lecetnya itu kaya luka sayatan , jadi rasanya perih , kalo pas kulit mengering gitu terkadang rasanya gatal , obatnya apa ya dok ?

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
2

2 komentar

Hallo RC Klaten, terima kasih atas pertanyaan nya.

Keluhan **kulit alat kelamin kering, gatal, lalu pecah/lecet seperti sayatan dan terasa perih** bisa disebabkan oleh iritasi atau dermatitis/eksim, gesekan, infeksi jamur (kandidiasis), atau kondisi kulit tertentu. Karena penyebabnya berbeda, sebaiknya jangan langsung memakai obat antijamur atau krim steroid tanpa mengetahui penyebabnya.


Untuk sementara:


* Hindari sabun, sabun kewanitaan, pewangi, antiseptik, tisu basah, dan scrub pada area tersebut.

* Cuci lembut dengan dan jangan terlalu sering mencuci.

* Keringkan dengan **menepuk perlahan**, bukan menggosok.

* Gunakan celana dalam katun yang longgar dan hindari pakaian ketat.

* Pada bagian kulit luar yang kering, boleh menggunakan **pelembap/emolien tanpa pewangi** untuk membantu memperbaiki lapisan kulit.

* Hindari hubungan seksual sementara jika menyebabkan luka semakin perih atau terbuka.


**Karena sudah sampai pecah seperti luka sayatan dan berulang**, sebaiknya diperiksa langsung oleh dokter kulit atau dokter kandungan/urologi, tergantung apakah keluhannya pada penis atau vulva. Beberapa kondisi seperti kandidiasis atau penyakit kulit tertentu memang membutuhkan obat khusus.

3 minggu yang lalu
Suka
Balas
Keluhan Anda bisa disebabkan oleh kulit penis yang kering dan iritasi, atau bisa juga karena infeksi jamur, dermatitis kontak, eksim, atau gesekan saat berhubungan/masturbasi. Karena sudah sampai lecet seperti luka sayatan dan perih, sebaiknya periksa ke dokter spesialis kulit dan kelamin atau urologi untuk memastikan penyebabnya:

Sementara ini, hindari menggaruk, jangan pakai sabun yang keras, cukup bersihkan dengan air atau sabun lembut, lalu keringkan dengan baik. Gunakan pelembap yang aman untuk area genital, dan bila berhubungan seksual gunakan pelumas berbahan dasar air. Hindari celana terlalu ketat dan pilih bahan katun. Jika ternyata penyebabnya jamur, biasanya perlu krim antijamur. Bila karena radang/eksim, bisa perlu salep kortikosteroid sesuai resep dokter. Jangan memakai obat sembarangan di area kelamin. Segera periksa bila ada bengkak, ruam, luka yang makin banyak, keluar cairan, atau nyeri saat berkemih.

4 minggu yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan