Di gigit kucing
Dok saya mau bertanya, hari senin kan anak saya habis di suntik rabies karena di cakar kucing, na ini pas hari rabu gak tau kenapa kucing yang berbeda lagi malah yang gigit kaki anak , itu gak apa2 ya? jadwal vaksin ke 2 hari senin lagi tanggal 20,,
























Halo sobat sehat, terimakasih atas pertanyaannya
Belum bisa dipastikan aman tidaknya, namun, vaksinasi adalah salah satu upaya meminimalisir bahaya terkena rabies. jadi lanjutkan saja dosis vaksinasinya sesuai jadwal dan lakukan pembersihan dan pengobatan luka cakar atau gigitnya.
Kucing adalah salah satu hewan yang berpotensi menyebarkan rabies selain dari anjing. tidak semua kucing namun waspada tetap perlu. pada dasarnya untuk mengecek apakah hewan terinfeksi rabies atau tidak adalah dengan melakukan karantina pada hewan tersebut apabila menggigit atau mencakar, apabila dalam hitungan hari hewan takut air cahaya lalu mati maka patut diwaspadai infeksi rabies.
Selain itu, Ada kondisi yang disebut dengan Cat scratch disease dan rabies.
Cat scratch disease dan rabies ada dua penyakit berbeda namun sama-sama bisa disebabkan oleh kucing
Cat scratch disease atau bartonellosis adalah penyakit yang muncul dari cakaran dan gigitan kucing yang telah terinfeksi bakteri Bartonella henselae.
Bartonella henselae merupakan salah satu bakteri yang paling umum menyerang kucing. Biasanya bakteri ini paling banyak terdapat di bagian mulut atau cakar kucing.
Bakteri dapat menyebar ke kelenjar getah bening yang letaknya paling dekat dari luka cakar.
Rabies merupakan salah satu penyakit yang menular dari hewan ke manusia. Hewan yang terinfeksi penyakit rabies akan menularkannya. Hewan utama sebagai penyebab penyebaran rabies adalah anjing, kelelawar, kucing dan kera.
Jika tercakar atau tergigit kucing, maka segera lakukan :
- Bersihkan luka dengan air dan sabun: Cuci luka dengan air mengalir dan sabun lembut untuk membersihkan bakteri yang mungkin masih ada di permukaan kulit.
- Gunakan antiseptik: Setelah membersihkan luka, gunakan antiseptik seperti betadin atau alkohol untuk membunuh bakteri yang tersisa.
- Minum obat pereda nyeri: Jika terasa nyeri, kamu bisa minum obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti parasetamol atau ibuprofen.
Untuk obat salep dan lainnya, apalagi jika sampai bengkak dan nyeri sekali, sebaiknya segera periksakan ke dokter di fasilitas kesehatan terdekat.
Terimakasih
Yang penting:
Related content