🔥 Diskusi Menarik

Batuk berdahak

Hallo dok, saya sudah hampir 3 bulan batuk berdahak bening, tanpa gejala lain dan batuknya hanya waktu pagi/malam saja kadang ada wheezing. Kemarin saya periksa ke dokter paru dan ronsen thorax juga katanya aman, hanya kotor sedikit. Lalu di beri becom c, levofloxantin, dan obat kapsul hijau putih tanpa nama, obat hanya untuk 5 hari. Saat minum obat tdk batuk tapi setelah obat habis batuk lagi, seminggu kemudian saya kontrol dan di beri obat yg sma untuk 5 hari, dan tetep sama lagi dok, setelah obat habis batuk kambuh lagi tapi agak mendingan. Kira" Saya sakit apa dok karena dokter sebelumnya tidak memberi tahu sakit saya. Apakah saya harus ganti dokter ?. Apakah saya boleh beli obat sendiri ?

0
17k
2 komen

2 komentar

Hallo sobat sehat,

Terimakasih atas pertanyaannya.

Ada beberapa alasan mengapa batuk mungkin tidak kunjung sembuh, meskipun Anda sudah minum obat. Beberapa kemungkinan penyebabnya meliputi:

  1. Resistensi Antibiotik: Jika batuk disebabkan oleh infeksi bakteri, seperti bronkitis bakteri, dan Anda minum antibiotik, ada kemungkinan bakteri tersebut menjadi resisten terhadap antibiotik tertentu. Dalam hal ini, perlu berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan antibiotik yang lebih efektif.
  2. Iritasi Lingkungan: Paparan asap rokok, polusi udara, atau alergen dalam lingkungan dapat menyebabkan batuk yang berlanjut. Menghindari paparan lingkungan yang mengiritasi dapat membantu.
  3. Gejala Pascaviral: Setelah mengalami infeksi virus, seperti flu atau pilek, beberapa orang dapat mengalami batuk berkepanjangan sebagai bagian dari gejala pascaviral. Ini bisa berlangsung beberapa minggu setelah infeksi utama mereda.
  4. Alergi atau Asma: Batuk kronis juga dapat disebabkan oleh alergi atau asma. Jika penyebabnya adalah alergi atau asma, perlu dilakukan pengelolaan khusus dan mungkin penggunaan obat-obatan tertentu.
  5. Penyakit Serius Lainnya: Dalam beberapa kasus, batuk yang berkepanjangan dapat menjadi gejala penyakit serius seperti penyakit paru-paru, kanker, atau penyakit jantung. Ini merupakan kemungkinan yang lebih jarang, tetapi perlu dievaluasi oleh dokter.

Jika batuk tidak kunjung sembuh setelah minum obat, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau profesional kesehatan. Dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut, mungkin merujuk Anda untuk pemeriksaan tambahan seperti rontgen dada atau tes fungsi paru-paru, dan memberikan diagnosis yang lebih akurat. Pengobatan yang sesuai akan diberikan berdasarkan penyebab batuk yang ditemukan. Jangan tunda untuk mencari nasihat medis jika batuk berkepanjangan dan menyebabkan ketidaknyamanan atau kekhawatiran.

Semoga membantu,

Salam, dr. Syifa.

6 bulan yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Berdasarkan informasi yang Anda berikan, batuk berdahak yang Anda alami telah berlangsung selama hampir 3 bulan tanpa gejala lain. Anda sudah melakukan pemeriksaan ke dokter paru dan rontgen thorax, namun hasilnya normal kecuali sedikit kotor. Anda juga telah diberikan beberapa jenis obat selama 5 hari, tetapi batuk kambuh setelah obat habis. Dalam kasus seperti ini, sulit untuk memberikan diagnosis pasti tanpa melakukan pemeriksaan langsung dan melihat hasil tes yang lengkap. Namun, beberapa kemungkinan penyebab batuk berdahak yang berkepanjangan adalah infeksi saluran pernapasan yang persisten, alergi, asma, atau kondisi lain yang mempengaruhi paru-paru. Saya sarankan Anda untuk kembali berkonsultasi dengan dokter Anda dan memberikan informasi lebih lanjut tentang perkembangan gejala Anda. Dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut atau merujuk Anda ke spesialis lain jika diperlukan. Penting untuk berkomunikasi dengan dokter Anda dan memperoleh diagnosis yang tepat agar pengobatan yang sesuai dapat diberikan. Tidak disarankan untuk membeli obat sendiri tanpa rekomendasi atau pengawasan dokter. Penggunaan obat yang tidak tepat dapat memperburuk kondisi atau menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan. Jadi, penting untuk mengikuti saran dan petunjuk dokter Anda. Jika Anda merasa tidak puas dengan penanganan dokter sebelumnya atau merasa perlu pendapat kedua, Anda dapat mencari pendapat dari dokter lain. Kedua pendapat dokter dapat membantu Anda mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang kondisi Anda. Saya harap informasi ini membantu. Jika Anda memiliki pertanyaan lain, jangan ragu untuk bertanya.
6 bulan yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Iklan
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan